Terkenal Kejam, 5 Diktator Kondang Ini Ternyata Punya Hobi yang Unik

Hitler kawaiii banget ih, nggak nyangka!

“Rocker juga manusia, punya rasa punya hati, jangan samakan dengan pisau belati.”

Potongan lirik lagu dari band Seurieus tersebut cukup menjelaskan isi dari tulisan ini. Apa pun jenis profesi yang dijalani oleh seseorang, toh pada akhirnya ia tetap manusia biasa. Misalkan nih, aktor yang memerankan karakter manusia cupang di film, pasti nggak akan bertingkah laku seperti cupang di kesehariannya. Itu cuma film. Di kehidupan aslinya mah, mungkin aja ia punya kebiasaan kayak trenggiling, suka nyedot-nyedot semut pas lagi lapar.

Sama halnya dengan menjadi seorang pemimpin. Mungkin kalau sedang melakukan pekerjaannya sebagai orang nomor satu di negaranya, mereka terkesan disiplin dan tegas. Tapi tetap saja mereka adalah manusia biasa yang punya sifat unik tersendiri. Contohya seperti para pemimpin otoriter alias diktator yang ada di daftar ini, mereka punya beberapa hobi unik yang membuktikan kalau mereka juga manusia biasa.

1. Menggambar kartun Disney (Adolf Hitler)

via rarehistoricalphotos.com

Nggak. Kamu nggak salah baca. Sang pemimpin Nazi ini beneran suka banget sama karakter Disney. Buktinya di tahun 2008 lalu, ditemukan sebuah buku yang berisi sketsa beberapa karakter kartun Disney yang digambar oleh tangan Hitler sendiri.

Dan pentolan-pentolan Nazi lainnya tahu soal kegemaran Hitler yang satu ini. Hitler pernah menerima hadiah berupa peralatan kantor bertema Mickey Mouse dari Joseph Goebbels, menteri propaganda Nazi. Dari keterangan di buku harian Goebbels, Hitler senang sekali saat menerima hadiahnya. Sang Fuhrer bahkan langsung memakai aksesoris kuping Mickey Mouse sesaat setelah menerima hadiah tersebut.

2. Ngemil Doritos (Saddam Hussein)

via imgflip.com

Sebagai seorang diktator yang sangat menentang Amerika Serikat, lucu juga sih kalau ternyata Sadam Hussein doyan banget sama cemilan asal negeri Paman Sam itu. Hihi.

Fakta tersebut terkuak dari salah satu penjaga tahanan yang kerap memerhatikan permintaan makanan dari Saddam saat ia jadi tawanan tentara Amerika Serikat. Penjaga tersebut menyadari kalau Saddam sering meminta Cheetos di waktu luang. Bahkan ketika tempat di mana ia ditahan kehabisan stok Cheetos, Saddam sampai ngambek.

Pada akhirnya, Saddam menerima tawaran dari para penjaga untuk mengganti Cheetos dengan Doritos. Kata penjaganya sih, Saddam bisa menghabiskan sekantong besar Doritos dalam waktu sekitar 10 menit. Itu mah kayaknya kelaparan deh, bukan doyan.

3. Menulis lagu cinta picisan (Al Capone)

via architecturaldigest.com

Al Capone bukan pemimpin dari negara, melainkan organisasi kriminal yang sering disebut juga mafia.

Kalau membayangkan imej seorang mafia, saya langsung membayangkan orang yang gahar. Nggak ada ramah-ramahnya deh, apalagi romantis. Tapi siapa sangka kalau Al Capone, sosok mafia paling berbahaya di tahun 1930-an, ternyata punya hobi yang coo cwiiiit banget: menulis lagu cinta. Awww~

Saat Capone ditahan di penjara Alcatraz di tahun 1930-an, ia membentuk sebuah grup musik bernama Rock Islanders untuk mengisi waktu luangnya. Di grup tersebut, Capone berperan sebagai pemain banjo sekaligus penulis lagu. Selama menjalani masa tahanan, Capone berhasil menulis banyak lagu dengan berbagai tema, seperti sosial, pengalaman kriminalnya, sampai percintaan.

Dari sekian banyak lagu cinta yang pernah ia tulis, lagu Madonna Mia-lah yang dianggap paling romantis. Ia mendedikasikan lagu tersebut untuk sang istri. Bisa aja nih, bang Capone!

4. Menggambar pria tanpa busana (Josef Stalin)

via rbth.com

Ketika nggak lagi sibuk memimpin Uni Soviet dan mengirim orang ke Gulag, Stalin mengisi waktu luangnya dengan menggambar. Bukan sembarang gambar lho, ia menggambar pria yang nggak pakai baju alias te-lan-jang.

Berkat torehan tanda tangan yang terdapat di setiap gambarnya, para peneliti sejarah bisa memastikan bahwa gambar-gambar tersebut memang hasil karya tangan Stalin sendiri. Sampai hari ini, belum ada yang bisa memastikan alasan kenapa Stalin sering menggambar dengan menggunakan objek pornografi tersebut.

5. Menonton aksi Michael Jordan bermain basket (Kim Jong Il)

via history.com

Untuk urusan hobinya, mantan pemimpin Korea Utara ini nggak main-main lho. Ia punya koleksi VHS dari setiap pertandingan yang pernah Jordan ikuti saat bermain di Chicago Bulls.

Bahkan ada satu saat ketika Kim Jong Il mengundang Michael Jordan ke Korea Utara untuk mengadakan pertandingan persahabatan dan sekadar menjamunya sebagai tamu. Tapi sayang sekali, Jordan menolak permintaan tersebut.

Ketika Sekretaris Negara Amerika Serikat, Madeleine Albright, mengunjungi Korea Utara di tahun 2000, ia memberikan hadiah yang sangat membuat Kim Jong sangat bahagia. Tebak apa hadiahnya? Sebuah bola basket yang ditanda tangani oleh Michael Jordan. Ashiapppp~

Tuh ‘kan, potongan lirik lagu dari Seurieus di pembuka tulisan ini memang terbukti benar. Apa pun profesi seseorang, pada akhirnya semuanya tetaplah seorang manusia biasa.

Komentar:

Komentar