Seorang Sarjana yang Menjadi Ibu Rumah Tangga, Apakah Salah?


6. Ketika ada komentar, “Seorang sarjana, memutuskan menjadi ibu rumah tangga, buat apa sekolah tinggi-tinggi?” Di situ kadang kamu merasa sedih.

7

Mungkin kamu bakalan sering mendengar komentar-komentar pedas seperti itu, namun kamu tetap enjoy dengan jalan hidup yang telah kamu pilih. Everything gonna be okey..

7. Kadangkala ketika melihat temen kamu yang masih berkarier, kamu merasa galau.

8

Ketika melihat temen kamu yang masih menjalani kariernya, mungkin ada keinginan juga kamu ingin kembali seperti mereka. kamu merasa kalau dengan begitu kamu akan merasa bebas lepas dari rutinitas di rumah.

8. Namun ketika kamu melihat anak-anakmu tumbuh sehat dan cerdas, kegalauanmu segera hilang.

9

Perasaan galau dan bimbang yang kamu rasakan seketika hilang, melihat anakmu yang pintar dan berkelakuan baik. Anak kamu tumbuh menjadi anak yang penuh limpahan kasih sayang seorang ibu. Anak adalah pelita hati bagi setiap orangtuanya. Kamu merasa sangat beruntung telah menjadi ibunya.

9. Keputusan menjadi full time mother ini juga membuatmu punya banyak waktu bersama dengan suamimu.

10

Dengan banyaknya waktu yang kamu sediakan untuk suami, secara otomatis rasa sayangnya akan bertambah. Suamimu terurus dengan baik, karena kamu sendiri yang melayaninya. Kamu akan punya banyak waktu untuk berdiskusi tentang buah hati, kalau kamu kerja hal seperti ini akan sulit dilakukan, karena kalian ana-sama sibuk.

10. Menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan mulia, maka tak salah kalau “Surga ada di telapak kaki ibu”

11

Seorang Ibu adalah orang yang akan menentukan kemana arah perkembangan anak sebagai penerus keluarga. Kualitas seorang ibu akan menentukan kualitas anaknya. Dengan menjadi Ibu rumah tangga, kamu telah mengabdikan dirimu bagi masa depan anakmu kelak, agar ia menjadi pribadi yang cerdas dan bermoral baik.

Ibu rumah tangga juga harus bisa jadi guru bagi anak mereka, menjadi manager untuk mengatur keuangan keluarga, jadi chef utk makan keluarga, dan berbagai profesi yang sekaligus bisa dikerjakan seorang Ibu rumah tangga.

11. Anak akan lebih dekat denganmu, karena kamu selalu ada buat mereka.

a

Anak yang terbiasa dengan ibunya, akan memiliki bonding yang kuat, mereka kelak akan memperlakukanmu selain sebagai seorang ibu juga sebagai seorang sahabat. Apalagi pergaulan anak jaman sekarang yang sangat mengerikan, seperti narkoba, seks bebas, dan lain-lain.

Kini sudah waktunya kamu dan kita semua berhenti berpikir bahwa menjadi ibu rumah tangga itu bukan sebuah pekerjaan. Ibu rumah tangga itu adalah pilihan sebuah profesi dalam kehidupan yang mulia. Bahkan di KTP pun Ibu rumah tangga dimasukkan ke dalam kriteria pekerjaan.

 

Sumber : idntimes

Komentar:

Komentar