Inilah Alasannya Mengapa Kamu Tidak Harus Serius Menanggapi Kehidupan Facebook Seseorang


This is why you shouldn't take people's Facebook lives seriously

Okay, setiap orang di Facebook sepertinya selalu memiliki waktu bersenang-senang seperti petualangan yang menyenangkan, romantisme yang mendalam, pekerjaan yang luar biasa. Melihat melalui halaman Facebook-nya saja bisa membuat orang minder walaupun sebenarnya itu hanya bohong belaka. Faktanya, tidak ada satu orangpun yang sebahagia seperti apa yang terlihat di Facebook wall-nya, seperti yang diutarakan oleh Higton Brothers dalam video singkatnya.

Jadi jika suatu saat kamu merasa iri melihat halaman Facebook temanmu yang dengan sangat rendah hati memamerkan kehidupannya yang luar biasa itu, jangan lupa satu hal. Mungkin mereka telah “mempercantik” kehidupannya itu hanya untuk kepentingan sosial media saja walaupun secara tidak sadar.

Pada akhirnya, Facebook menjadi ajang narsis dimana aspek paling baik, paling lucu, dan paling menarik yang ada pada diri kita dipublikasikan dan segala hal yang menyebalkan dan membosankan yang setiap hari dialami tidak akan pernah di posting. Segala posting di wall hampir pasti selalu diedit pada level tertentu dan memiliki dua sisi bertentangan. Di sisi terbaik tampak seperti gambaran cermin cacat dari kehidupan nyata atau di sisi terburuk, tidak lebih dari film khayalan mengenai bagaimana kita menginginkan orang-orang melihat diri kita.

Lalu apa yang harus kita lakukan? Solusinya adalah jalani saja hidupmu, fokus pada kehidupan nyatamu saat ini dan abaikan “parade sirkus” sosial media. Percayalah, dengan begitu hidupmu akan lebih bahagia.

http://sploid.gizmodo.com/this-is-why-you-shouldnt-take-peoples-lives-in-facebook-1595563358

Komentar:

Komentar