Berniat Tinggalkan Rokok? Kalkulator Ini Bisa Prediksi Waktu yang Kamu Butuhkan untuk “Sembuh”

Ini yang bakal kamu alami

Dilaporkan VOA Indonesia, Sabtu (19/5/2018) lalu, berdasarkan data Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak, selama 2008 hingga 2012 jumlah perokok anak dibawah usia 10 tahun di Indonesia mencapai 239.000 orang. Sementara itu, jumlah perokok antara usia 10-14 tahun mencapai 1,2 juta orang.

Tak hanya itu, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait juga menyebutkan bahwa perokok anak di Indonesia rata-rata menghabisakan 40 batang rokok perhari. Bahkan, ada perokok anak di Sumatera Selatan yang telah merokok sejak berusia 11 bulan.

Bagi orang dewasa, merokok mungkin adalah hal yang dianggap biasa untuk melepas penat. Tapi, kalau jumlah perokok di bawah umur mencapai 1,4 juta, tentu nggak bisa dianggap biasa lagi.

Seperti yang kamu tahu, ada banyak dampak negatif dibalik sebatang rokok. Contoh gampangnya, bisa kamu lihat dan baca di setiap bungkus rokok.

Tapi, tahukah kamu apa yang bakal terjadi saat seseorang berhenti ngerokok?

Sebulan pertama

via familywellnesscentre.com.au

Empat minggu awal setelah berhenti ngerokok adalah masa yang paling sulit. Kamu mungkin merasa benar-benar nggak nyaman dan merasa “sakit”.

Denyit jantung mulai menurun dan menyebabkan kamu merasa pusing. Kamu juga bisa mengalami kecemasan, kegelisahan, dan sulit berkonsentrasi.

Semakin lama jangka waktumu merokok dan makin banyak rokok yang telah kamu hisap, makin parah juga efek yang bakal kamu rasakan.

Setahun pertama

via health.com

Meski awalnya sangat sulit, setelah setahun berhenti ngerokok kamu akan merasakan tubuhmu lebih baik. Tekanan darah akan normal seiring dengan menurunnya risiko serangan jantung dan stroke. Tapi, biasanya gigi akan keropos di tahun pertama ini.

Setelah bertahun-tahun

via runsociety.com

Tubuh punya cara unik untuk meyembuhkan diri sendiri. Begitu juga saat kandungan nikotin dalam darah mulai berkurang.

Setelah 5 tahun berhenti merokok, risiko diabetes pada wanita menjadi seperti mereka yang tak pernah merokok. Risiko pendarahan di sekitar batang otak juga turun sebesar 59 persen.

Setelah 10 tahun, risiko diabetes pada pria akan seperti mereka yang tak pernah merokok. Selain itu, risiko kanker paru-paru juga akan menurun.

Kondisi ini akan terus membaik dari tahun ke tahun setelah kamu berhenti bersahabat dengan rokok.

Kalau kamu penasaran dengan kondisi tubuhmu tanpa cek ke dokter, kamu bisa mencoba Smoking Recovery Calculator dari Omni Calculator.

Kamu cukup memasukkan jenis kelamin, usia, jumlah rokok perhari, jangka waktu merokok, dan rencana untuk berhenti merokok. Kalkulator yang satu ini akan menghitung berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk benar-benar “sembuh”.

Kamu juga bakal tahu, risiko apa saja yang bakal kamu hadapi gara-gara kebiasaan yang dianggap sepele ini.

Yuk, mari mulai mencoba berhenti merokok untuk pola hidup yang lebih sehat!

Komentar:

Komentar