11 Adegan Klise yang Sering Banget Ada di Film, tapi Kerasa Sayang Kalau Dibuang Gitu Aja


Kalau kamu punya banyak waktu, coba kamu hitung udah berapa banyak film yang ditelurkan Hollywood semenjak awal kelahirannya. Jutaan mungkin? Nggak tahu yah, saya sendiri males ngitungnya, hehehe.

Intinya sih, jumlahnya pasti banyak banget.

Dan dari banyaknya jumlah film yang beredar, pasti ada kemiripan adegan antara suatu film dengan film-film lainnya. Saking seringnya adegan tersebut ditemui dalam film, adegan itu udah layak menyandang predikat klise.

Contohnya? Kaya 10 adegan di bawah ini nih. Tapi jangan ngira adegan ini cuma ada di film-film keluaran teranyar, film-film zaman dulu juga diperhitungkan kok.

1. Penjahat yang Terlalu Banyak Omong

spy-byrnepointinggun
via thefilmexperience.net

Bayangkan kamu sedang nonton film action, dan kamu menemukan adegan dimana si tokoh utama tersudut oleh musuh besarnya. Tapi alih-alih langsung menghabisi sang protagonis, si penjahat malah ngajak ngobrol dia:

“Huh! Hahahaha, tamat riwayatmu sekarang (sambil menodongkan pistol ke arah tokoh utama). Kau tahu, aku tinggal menarik pelatuk pistol ini, dan BUM!…. isi kepalamu akan terburai.

“Aku akan melakukannya sekarang juga, tapi tunggu dulu! Aku belum menceritakan rencana jahatku selama ini. Dunia sudah terlalu padat, over populasi. Jadi aku akan bunuh banyak manusia dan hanya bibit unggul yang akan bertahan.

“Hmm? Kau ingin tahu bagaimana aku akan melakukannya? Lihat mesin raksasa di belakangmu. Aku akan menggunakannya untuk ‘membersihkan’ bumi ini dari manusia yang tak berguna. Tinggal colok, mesin itu langsung nyala. Huahahahaha!”

“Sudah cukup penjelasannya. Sekarang aku akan membunuhmu. Tapi tunggu dulu, apa kau penasaran kenapa aku bisa jadi jahat seperti ini? Kau pasti penasaran, aku tahu itu. Baiklah, akan kuceritakan.

“Jadi, sewaktu aku kecil dulu….”

DOR!

Dan si penjahat pun mati ditembak teman si tokoh utama.

2. Makhluk Luar Angkasa = Penjahat

evil_aliens_1
via goingtothemovies.wordpress.com

Entah apa ada film lainnya, tapi satu-satunya film yang menggambarkan makhluk luar angkasa sebagai sosok baik yang pernah saya tonton itu cuma E.T. Sisanya, alien selalu digambarkan punya mental kaya bajak laut: ingin menguasai bumi.

Bayangkan apa yang akan alien rasakan jika tahu makhluk bumi sering ngasih cap negatif pada mereka. Mungkin mereka bakal patah hati. Siapa yang tahu mereka punya hati mulia, dan yang mereka inginkan cuma berteman dengan penghuni bumi.

Malang nian nasibmu, makhluk luar angkasa…

3. Satu Pertanyaan yang Wajib Diucapkan Setelah Nerima Bogem Mentah

punch-in-the-face
via thejaggedword.com

Bentuk pertanyaannya: “Is that all you can do?/Cuma itu yang kau bisa?”. Dan terkadang lebih didramatisir lagi dengan adegan menyeka air liur dari mulut pake tangan.

Padahal lawannya udah mengerahkan seluruh tenaga dan jiwanya dalam pukulan yang dia lancarkan.

4. Resep Mujarab Biar Orang Culun Bisa Jadi Cakep

nu8iuq9knhw68fhw0kpl
via complex.com

Lepas kacamata!

Ya, cuma sesederhana itu. Lepas kacamata!

Mau di-make over serepot apa pun, inti dari perubahan karakter-karakter nerd adalah melepas kacamata mereka. Nggak cuma berubah jadi cakep, mereka pun langsung berubah jadi magnet yang menarik para begundal di sekolah.

Kalau aja orang-orang bisa jadi cakep semudah ini, mungkin kita nggak butuh lagi yang namanya operasi plastik. Dan para ahli bedah oplas pun bakal beralih profesi jadi “Ahli Pelepas Kacamata”, hehehe.

5. Lihat Orang Histeris, Tampar Saja Pipinya. Biar Ramai…

hysteriaslap
via wired.com

Cara efektif buat mengehentikan orang yang jerit-jerit nggak karuan adalah dengan menampar mukanya. Seenggaknya cara itu efektif di film.

Andai aja cara ini sama efektifnya di kehidupan nyata. Jadi kalau kita liat orang nyebelin lagi teriak-teriak, kita tampar mukanya keras-keras. Kalau dia marah, kita tinggal bilang “Maaf, saya kira kamu lagi histeris.”

Naah, nggak mungkin efektif kayanya.

6. Hantu yang Senang Mejeng di Cermin

929537966
via scoopwhoop.com

Adegan ini biasanya ada di film horor, dimana adegan dimulai saat si tokoh utama membuka kotak obat yang ada di atas wastafel/menatap bayangan diri di cermin dandan.

Sewaktu kotak dibuka, nggak ada bayangan setitik pun yang terpantul di cermin. Tapi saat kotak ditutup, barulah ada penampakan hantu di cermin. Anehnya!… saat si karakter utama membalikkan badan, dia nggak melihat apa pun di belakangnya.

Waktu saya masih kecil, mungkin saya bakal ketakutan setengah mati liat adegan kaya gitu. Waktu masih kecil…

7. Adegan Syur yang Nggak Penting

FIFTYSHADESOFGREY
via terbagi.com

Saya nggak masalah sih liatnya. Cuma terkadang saya suka terkekeh-kekeh sambil bertanya dalam hati kalau liat adegan macam ini di suatu film, “Penting banget ya ada adegan panas di film ini?”

Padahal tanpa disertai adegan syur pun beberapa film bisa tetap dinikmati. Mau bicara soal pengaruh ke jalan cerita? Pengaruhnya juga nggak ada!

Masih mending kalau adegannya bagus dan ‘full’. Kalau cuma ‘setengah hati’ mah, mending nggak usah disertakan dah. Bikin canggung kalau nonton bareng keluarga.

8. “Halooow”

Lights-Out
via tasteofcinema.com

Sama kaya poin nomor 6, adegan ini juga sering muncul di film horor. Contoh kasarnya seperti ini:

Seorang karakter sedang berada di rumah sendirian. Tiba-tiba dia merasa ada kehadiran orang lain di rumahnya, terbukti dengan adanya suara-suara di ruangan lain. Dia pun mengendap-endap mencari sumber suara itu. Lalu tiba-tiba ia berteriak, “Halooooow, ada orang di sana?”

Kalaupun ada orang jahat yang menyelundup masuk, nggak mungkin lah dia ngejawab pertanyaan konyol kaya gitu. Apa dikiranya si orang jahat bakal jawab, “Oh ya halo juga, saya ada di lantai atas, di kamar tidur. Hei, apa kamu punya baju yang ukurannya lebih gedean dikit? Saya mau pinjam. Baju saya basah, kehujanan tadi.”

 

9. Klise dalam Film-Film India Zaman Dulu

hal-hal-yang-akan-terjadi-saat-inspektu-b88f56
via kapanlagi.com

Selalu ada inspektur. Polisi selalu datang terlambat, sampai-sampai stereotip ini dijadikan bahan lelucon oleh para penggemar film India.

Nama karakter-karakternya, kalau nggak Ajay, Vijay, ya Rahul.

10. Klise dalam Film-Film Vampir Tiongkok/Hong Kong Zaman Dulu

image0062
via duniaku.net

Selalu ada Guru yang memakai baju pendeta Tao. Selalu ada murid yang jumlahnya bervariasi; kalau nggak dua, ya tiga. Ada murid yang bijak dan cerdas, ada juga murid yang polos dan ceroboh.

11. Klise dalam Film-Film Zaman Dulu dengan Setting Abad Pertengahan

10d5b63b2d75a7f00fe918a50124bb54
via pinterest.com

Kalau yang ini saya lupa-lupa ingat. Tapi jika ingatan saya nggak salah, bentuk klisenya bisa dijabarkan sebagai berikut:

Usahakan agar duel satu lawan satu di akhir film memakai pedang. Usahakan juga duelnya terjadi di atas tangga. Jadi kalau si penjahat kalah, dia bakal jatuh terguling-guling menuruni tangga dengan dramatis.

Apa yang ditulis di atas cuma opini saya. Mungkin ada di antara kamu yang nggak merasa adegan-adegan di atas pantas disebut klise. Tapi saya pribadi sering menemukannya dalam film.

Hmm… apa ada adegan klise lain yang saya lewatkan? Tolong bantu ingetin saya, dong.

 

Komentar:

Komentar