10 Fenomena Alam ini Pernah Terjadi di Indonesia, Lho. Pernah Lihat yang Mana?

Nggak penasaran, nih? Yakin?

Fenomena alam yang unik nggak hanya terjadi di luar negeri, di negara kita juga banyak kok. Menyamakan persepsi dulu ya. Disebut fenomena alam karena yang bisa melakukan hanya alam (yaiyalah!) dan kita hanya bisa menontonnya.

Emang yang pernah ada di Indonesia apa aja sih?

1. Api abadi

Mrapen via KSMTour.com

Di Indonesia, api abadi tersebar di beberapa titik, mulai dari Mrapen di Ngrobogan, Api Tak Kunjung Padam di Pamekasan Madura, Api Abadi Kayangan Api di Bojonegoro, Api Abadi Bekucuk di Mojokerto, dan Api Abadi Tanjung Api di Ampana.

Yang bikin unik, api ini nggak bisa padam meski diguyur hujan. Api tersebut bisa terbentuk karena komposisi alam dan gesekan yang terjadi antara belerang dengan oksigen.

2. Api biru

via Tribunnews

Fenomena ini merupakan salah satu fenomena paling langka yang ada di dunia. Api biru dapat kamu nikmati pada dini hari di puncak Gunung Ijen yang terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso.

Selain di Indonesia, api biru juga ada di Islandia. Tapi daripada jauh-jauh ke Islandia, mending pergi ke yang lebih deket aja, kan? Nggak perlu paspor, visa, dan keperluan imigrasi lainnya.

3. Pantai pink

via BroBali.com

Pantai satu ini cukup terkenal dan biasanya jadi target wisata cewek-cewek. Kalo nggak percaya coba tanyain cewekmu deh. Kalo nggak punya cewek? Usaha lah, wkwkwk. Pantai pink ini terletak di Sekaroh, Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat dengan kode pos 83672 (lu kate mau ngirim barang dikasih kode pos?).

Pasirnya bisa berwarna pink karena pasir yang awalnya berwarna putih berbaur dengan serpihan terumbu karang berwarna merah yang tumbuh di perairan dangkal Pantai Tangsi. Udah pernah ke sini?

4. Seruling laut

via rakyatsulsel.com

BUKAN SERULING SAKTI WOI! KERAD JUGA YANG NULIS INI, YUK GELUD!

via Ulinulin.com

Nah, ini baru bener. Semburan di Pantai Klayar yang terletak di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan ini bisa menghasilkan bunyi seperti seruling, lho. Kalau nggak percaya coba cek video di bawah ini.

Ya kan.

5. Ombak Bono

via Travel Kompas

Fenomena yang terjadi di Sungai Kampar Riau ini bisa dibilang cukup langka. Karena ombak yang biasanya terjadi di laut, bisa muncul di sungai juga dengan kecepatan yang bisa mencapai 40 km/jam. Ombak ini bisa masuk ke arah hulu sungai sampai sekitar 60 km jauhnya dan akan berakhir di Tanjung Pungai.

via bonokampar.com

Proses terjadinya ombak karena terjadi benturan antara air pasang dari laut dengan air dari Sungai Kampar yang menyebabkan adanya gelombang seperti ombak. Jadi kalau nggak ada air pasang dari laut ya nggak bakal ada. Apalagi kalau hujan, tambah gede tuh ombaknya.

Lanjut ke halaman selanjutnya.

Komentar:

Komentar