Selain Touring, Ada Satu Cara Unik untuk Mempererat Hubungan dengan Teman: Road Trip!

Saatnya untuk mencoba tidur di dalam mobil atau di pom bensin!

Road trip itu apa sih?

Sebelum membahas soal road trip, apa kamu tahu definisinya? Buat yang hobi jalan-jalan, pasti nggak asing lagi dong sama istilah ini. Road = jalan, trip = perjalanan.

Jadi, road trip sama dengan perjalanan di jalan?

Kayak gini maksudnya?/via pixabay.com/Free-Photos

Hmm, bisa jadi. Tapi lebih tepatnya, road trip adalah perjalanan darat jarak jauh dengan menggunakan mobil.

“Harus pakai mobil ya? Nggak bisa pakai kendaraan umum seperti bis, travel, kereta, atau pesawat gitu?” Nggak bisa. Soalnya kalau kamu pakai kereta, namanya jadi rail trip. Rail trip ini beneran ada lho, dan bahasannya beda lagi sama road trip.

Terus bagaimana dengan kendaraan yang lain? Kita bahas perbedaannya ya.

Tujuan dari road trip itu lebih ke menikmati momen-momen yang dilalui bersama teman sepanjang perjalanan. Beda ‘kan dengan perjalanan biasa? Coba ingat-ingat kalau kamu bepergian berdua dengan teman pakai motor. Pasti kamu penginnya cepat sampai. Bahkan lampu merah pun  diterobooos…!

Naik kendaraan umum pun sama saja. Lagian kalau kamu pakai kendaraan seperti kereta atau bis, rutenya pasti sudah ditentukan sebelumnya. Beda dengan road trip: kamu dan teman-temanlah yang menentukan rutenya.

Jika sebelumnya kamu belum pernah road trip, tanyakan deh ke mereka yang sudah. Biasanya cerita pengalaman road trip itu berkisar antara:

1. Menentukan siapa orang yang bakal nyetir; siapa orang yang jadi navigator; dan siapa orang yang duduk di bangku belakang (tugasnya hanya tidur dan bersantai sambil makan camilan)

2. Berebut playlist musik

3. Mencari-cari kamar mandi umum karena orang yang bertugas duduk di bangku belakang kebelet pengin BAB

4. Ngopi di warkop pinggir jalan sambil berceloteh

5. Ketemu orang asing yang awalnya kelihatan bengis, tapi ternyata hatinya mulia bak malaikat

6. Ketemu lawan jenis yang cakep, ngajak kenalan, lalu ditolak

7. Nyasar ke tempat antah-berantah.

Makanya sedia ini biar nggak nyasar via pixabay.com/stevepb

Momen-momen kecil selama perjalanan itulah yang dicari orang saat road trip. Sedangkan destinasi akhir, itu bisa dianggap sebagai bonus. Yang penting adalah momen kebersamaan selama perjalanan.

Dan yang lebih menariknya, kamu percaya nggak kalau road trip udah dibuktikan secara ilmiah bisa meningkatkan hubungan sosial antar manusia?

Road trip bisa bikin bahagia

via pixabay.com/rawpixel

Jurnal yang dibuat oleh tiga mahasiswa University of Arizona (Matthias R. Mehl, Shannon E. Holleran, dan C. Shelby Clark) menyebut manusia bisa bahagia hanya dengan rutin melakukan percakapan substansial.

Apa itu “percakapan substansial”? Itu, jujur saja, frasa yang canggih buat saya.

Percakapan substansial di sini maksudnya obrolan yang mendalam, baik dari sisi emosi maupun isi. Ketika road trip, untuk membunuh waktu mau nggak mau kamu bakal bercakap-cakap dengan teman.

Dan kualitas percakapan kalian pasti bukan yang remeh seperti “Cuacanya bagus ya,” atau “Kamu gimana kabarnya?” Obrolan kalian pasti lebih mengarah ke percakapan panjang yang mendalam dan berbobot.

Memang ada guyonan yang sesekali terlontar, tapi pasti ada momen-momen serius yang tercipta selama perjalanan. Percakapan seperti itulah yang bisa mempererat hubungan persahabatan antar manusia.

Apa road trip sama dengan touring?

Keduanya hampir mirip, tapi nggak sama. Bila kamu touring bersama teman-teman (mau itu pakai mobil atau motor), kalian pasti bawa kendaraan masing-masing. Dengan kata lain, kalian bakal terpisah satu sama lain hampir sepanjang perjalanan.

via pixabay.com/steelfish

Di sinilah letak keunggulan road trip ketimbang touring. Road trip mengharuskan kamu dan teman-teman berada dalam satu mobil yang sama. Otomatis kalian bisa menghabiskan lebih banyak waktu buat memperdalam hubungan pertemanan.

Dan berdasarkan penelitian milik Wouter Wolf, Jacques Launay, and Robin I. M. Dunbar dari University of Oxford, orang-orang yang memandang sesuatu dari sudut pandang sama cenderung bakal lebih gampang mempererat hubungan.

Itu juga berlaku di road trip, di mana kamu dan teman-teman pasti memerhatikan pemandangan yang sama dari balik jendela mobil. Dan di atas segalanya, pengalaman yang kalian dapat juga identik satu sama lain. Pengalaman yang sama itulah yang nantinya bisa mempererat hubungan kamu dengan teman-teman.

Sama seperti yang dialami empat sekawan di film Road Trip/via youtube.com/DreamWorks Pictures

Tertarik nggak buat mencoba? Rencananya mau road trip ke mana nih?

- Advertisement -
Shares 7

Komentar:

Komentar