Gak Cuma Legit Aja, 8 Kuliner Khas Imlek Ini Juga Sarat makna Lho!


:

Perayaan imlek atau tahun baru China erat kaitannya dengan tradisi makan-makan dan bagi-bagi angpau. Tradisi makan-makan saat perayaan imlek memang banyak dilakukan oleh warga Tionghoa, mereka akan menyiapkan berbagai menu khusus untuk disajikan saat hari besar tersebut.

Rupanya, selain merupakan simbol dari perayaan imlek, 8 makanan wajib ini sarat dengan makna dan hal positif lainnya. Kita simak yuk, apa aja sih makanan yang wajib disajikan saat merayakan tahun baru Imlek?

1. Kue keranjang

1

Gak bisa dipungkiri, kalau kehadiran kue manis bertekstur lengket ini pasti selalu ada untuk menemani imlek. Bahkan orang yang tak merayakan imlek pun sering membeli kue ini di supermarket sebagai santapan yang lezat. Kue keranjang terbuat dari bahan ketan dicampur gula jawa dan penyajiannya pun lebih enak kalau digoreng terlebih dahulu dengan telur atau tepung.

Ternyata, tekstur kenyal dari kue keranjang ini sarat makna lho, yaitu menandakan bahwa masyarakat China adalah seorang pekerja keras dan pantang menyerah. Kue ini juga merupakan simbol dari persaudaraan yang tak lekang oleh waktu.

2. Siu Mie

3

Siu mie atau yang lebih dikenal dengan mie panjang juga merupakan salah satu penganan wajib saat imlek. Mie ini tidak sama dengan mie pada umumnya, karena memiliki ukuran yang lebih panjang. Sui mie erat kaitannya dengan simbol kebahagiaan, murah rejeki, dan panjang umur. Intinya, segala hal yang baik dan positif terpancar dari kuliner wajib yang satu ini.


3. Jeruk mandarin

2

Kamu pasti juga sering lihat kalau imlek juga dikaitkan dengan kuliner jeruk mandarin. Biasanya jeruk ini juga disajikan di rumah orang yang merayakan imlek sebagai jamuan. Jeruk mandarin ini berwarna oren segar masih memiliki tangkai kehijauan. Makna penting dari jeruk mandari adalah lambang kemakmuran, kejayaan, dan kekayaan. Inilah alasan dari wajibnya jeruk mandarin dimasukkan ke dalam daftar kuliner wajib saat imlek.

4. Yusheng

4

Makanan yang satu ini agak asing di telinga orang yang tidak merayakan imlek. Tapi, yusheng juga merupakan salah satu makanan yang harus ada saat perayaan imlek. Yusheng merupakan salad ikan segar yang disajikan dengan sayuran mentah segar seperti wortel dan lobak. Sajian salad ini pun diberi saos wijen yang dicampur dengan gula pasir dan kayu manis.

Konon katanya, salad ikan ini harus ditata sedemikian rupa supaya tampak tinggi menjulang. Semakin tinggi penataan yusheng, maka semakin tinggi pula peruntungan yang akan di dapat di tahun tersebut.

5. Ayam atau bebek

6

Hampir sama dengan perayaan lain, imlek juga biasanya diisi dengan perjamuan ayam atau bebek. Bedanya, ayam atau bebek saat imlek tidak boleh dipotong-potong. Ayam tersebut harus tersaji dalam keadaan utuh. Filosofinya, ayam atau bebek utuh merupakan lambang dari kelanggengan pernikahan dan ikatan yang kuat dalam keluarga.

6. Dumpling

7

Dumpling yang sering dijadikan salah satu menu di resto China juga merupakan salah satu kuliner yang harus ada saat imlek. Dumpling merupakan pangsit goreng atau rebus yang berisiĀ udang, daging, dan sayuran. Dumpling dibentuk menyerupai koin yang melambangkan kekayaan.

7. Teh dicampur telur

5

Sajian yang satu ini memang agak aneh, tapi benar-benar ada saat perayaan imlek. Kuliner ini berupa telur rebus yang direbus setengah matang lalu direndam dalam seduhan teh yang dicampur dengan kecap asin. Konon katanya sajian ini melambangkan kesuburan.

8. Ikan emas

8

Selain 7 makanan diatas, ada satu lagi makanan yang harus ada saat imel yaitu ikan emas. Sebenarnya ikan emas ini bisa diganti dengan ikan bandeng atau ikan salmon, asalkan dalam penyajiannya tetap harus utuh dari kepala sampai ekor seperti layaknya menyajikan bebek dan ayam. Ikan utuh ini melambangkan sebuah awal yang baik di tahun yang baru. Selain itu, ikan juga melambangkan kemakmuran dan kesuburan.

 

sumber: brilio

Komentar:

Komentar