Hobi Traveling Tanpa Harus Mengabaikan Si Kecil? Ini Triknya!


:

Saat ini traveling sudah bukan hanya menjadi hobi bagi kebanyakan orang, aktifitas tersebut kini sudah bermetamorfosa menjadi gaya hidup yang melekat sebagai kebutuhan utama. Bagaimana tidak, nyatanya traveling adalah salah satu solusi paling efektif untuk kamu yang ingin melakukan penyegaran sejenak dari setumpuk rutinitas harian. Menghilangkan penat, meningkatkan mood, menikmati suasana baru, melarikan diri dari hiruk-pikuk kota, menenangkan jiwa, dan lain sebagainya, adalah efek-efek positif yang bisa otomatis didapatkan ketika kamu melakukan aktifitas traveling.

Banyak orang yang beropini bahwa saat sudah berkeluarga dan mempunyai anak, kita akan mengalami kesulitan untuk memenuhi keinginan untuk traveling. Karena bagaimanapun alasannya, anak, terutama ketika masih bayi, adalah hal paling prioritas di atas kepentingan apapun, maka kita tidak bisa semena-mena memutuskan untuk berangkat berjalan-jalan meninggalkan rumah dan kewajiban mengurus anak. Padahal sebenarnya ada berbagai tips dan trik yang bisa kamu lakukan untuk tetap menjadi traveler sejati yang tentu saja tidak semata-mata lantas mengabaikan kewajiban mengurus si kecil di rumah. Mau tahu? Ini dia caranya.

 

Persiapkan Rencana Traveling Sejak Jauh Hari

Tidak ada istilah repot dengan membawa serta bayimu ketika bepergian jauh untuk berlibur. Ya, tentunya kamu harus merencanakan sematang dan secermat mungkin tentang segala detil persiapan traveling yang akan dilakukan bersama si kecil. Kemana destinasi yang akan dikunjungi, jenis traveling apa yang aman dan memungkinkan untuk mengajak si kecil turut serta, kapan waktu yang tepat untuk berangkat, alat transportasi apa yang digunakan, seberapa jauh jarak tempat tujuan dari rumah, konsultasi ke dokter anak untuk pertimbangan baik dan buruknya, sampai ke pembagian tugas ayah dan ibu ketika sampai di destinasi traveling.


 

 

Jangan Lupa Membawa Perlengkapan Inti Bayi

Makanan bayi, popok, dan mainan. Ketiga hal tersebut adalah hal penting untuk menghindari bayimu rewel selama dalam perjalanan. Segala kemungkinan bisa terjadi, apakah itu udara terlalu panas atau terlalu dingin, terlalu lama berada dalam kendaraan, medan perjalanan yang tidak mulus, popok bocor, kelelahan atau kelaparan, tentu akan membuat si kecil tidak nyaman. Pintar-pintarlah menyiasati. Sediakan makanan yang memadai dan praktis bagi si kecil, baik makanan utama maupun makanan sebagai pelengkap/camilan, dan perlengkapan menyusui. Jangan sampai bayimu terlambat makan dan kelaparan di tengah perjalanan. Selain itu, pastikan perlengkapan inti bayi seperti mainan selalu tersedia dalam tasmu, terutama comforter. Apa itu comforter? Comforter adalah benda kesayangan si kecil yang sifatnya menenangkan, bentuknya bisa boneka, bantal kecil, guling, atau apapun.

 

Pastikan Si Kecil Nyaman Berada Dalam Jenis Kendaraan Apapun

Jenis kendaraan yang digunakan pada saat perjalanan traveling adalah salah satu hal yang wajib diperhatikan para traveler-parents yang mengajak bayinya ikut. Jika menggunakan pesawat, pastikan kamu telah menyusui si kecil hingga kenyang sebelum pesawat lepas landas, sehingga si kecil akan duduk tenang bahkan tertidur pulas selama perjalanan, sebagai antisipasi si kecil rewel karena terganggu dengan tekanan di telinganya selama dalam pesawat. Jika pergi dengan kereta, pastikan memilih kelas yang paling nyaman untuk si kecil, karena biasanya bepergian dengan kereta memakan waktu lebih panjang dibanding naik pesawat. Nah, jika kamu bepergian dengan mobil, jangan lupa membawa kursi bayi (baby seat) agar si kecil tetap duduk nyaman dengan ukuran dan posisi yang benar.

 

Hindari Aktifitas Berlebihan di Destinasi Traveling

Traveling sendiri dengan traveling mengajak bayimu adalah tentu saja hal yang berbeda dalam aplikasinya. Ada lebih banyak hal yang harus diperhatikan terutama ketika sampai di tempat tujuan. Jangan sampai kamu terlalu asyik beraktifitas sementara bayimu diabaikan kenyamanannya. Oleh karena itu, hindari jenis traveling yang cenderung beresiko dan minimalkan aktifitas yang dirasa cukup berbahaya atau mengancam kondisi si kecil. Destinasi yang paling tepat untuk traveling keluarga adalah tempat yang tenang, tidak terlalu sesak pengunjung, tidak ada aktifitas berbahaya, dan yang memiliki udara sejuk. Perhatikan terus kondisi si kecil. Apabila muncul gejala sakit, segera berikan obat, periksakan secepatnya ke dokter/klinik terdekat, atau bahkan persiapkan dirimu untuk melakukan perjalanan pulang untuk menghindari hal yang lebih buruk lagi.

 

Bagaimana, tidak serumit yang dibayangkan, bukan? Sejauh kamu paham dan cermat dalam menjadikan si kecil sebagai prioritas, jangan kuatir mengajaknya traveling bersamamu. Karena kegiatan tersebut juga merupakan cara yang baik untuk memperkenalkan si kecil terhadap dunia luar, bukan hanya lingkup rumah.

Komentar:

Komentar