Farmhouse Lembang, Tempat di Mana Kamu Bisa Menikmati Perpaduan Dua Budaya

Saat budaya Indonesia dan Eropa berpadu menjadi satu

:

Bandung sebagai ibu kota dari Provinsi Jawa Barat merupakan kota dengan sejuta pesona. Kota yang terkenal dengan sebutan Paris Van Java ini memiliki banyak sekali obyek wisata yang sangat menarik, salah satunya adalah Farmhouse Lembang.

Segala sesuatu tentang tempat wisata Farmhouse Lembang ini akan diulas secara panjang lebar di bawah ini.

Sekilas Tentang Farmhouse Lembang

Namanya Farmhouse Lembang, maka nggak salah kalau lokasi dari obyek wisata ini berada di daerah Lembang, Bandung. Farmhouse Lembang ini sebetulnya merupakan tempat wisata yang baru saja dibangun, belum lama diperkenalkan pada masyarakat.

Farmhouse Lembang nggak cuma jadi tempat liburan yang sangat menyenangkan buat masyarakat Bandung dan sekitarnya, tapi juga buat masyarakat dari luar kota, dan nggak menutup kemungkinan juga bagi turis mancanegara.

Farmhouse Lembang merupakan sebuah taman yang sangat luas yang dibangun dengan menggunakan konsep ala Eropa. Lokasinya yang sangat strategis, berada di ruas jalan utama antara Bandung – Lembang, menjadikan Farmhouse Lembang menjadi salah satu obyek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan lokal dan wisatawan asing.

Farmhouse Lembang merupakan suatu obyek wisata yang memasukkan unsur Indonesia asli dengan dunia barat, khususnya benua Eropa. Oleh karena itulah desain dari Farmhouse Lembang didominasi oleh bangunan dengan arsitektur Eropa serta taman yang dibuat dengan gaya Eropa.

via instagram/@yy.indah

Banyak sekali spot foto menarik yang Instagramable bisa kamu temukan di Farmhouse. Orang-orang yang berkunjung ke taman yang mulai dioperasikan kurang lebih tiga tahun yang lalu ini memanfaatkan waktunya sebaik mungkin buat berfoto-foto, mau selfie ataupun beramai-ramai. Lalu foto itu mereka share ke beberapa media sosial, seperti Instagram dan Facebook.


Daya pikat dari Farmhouse Lembang nggak hanya terletak di perpaduan dua unsur budaya Indonesia dengan Eropa, melainkan juga Rumah Hobbit, hewan-hewan ternak seperti sapi, biri-biri, kelinci, burung dan landak, kostum khas negara Belanda yang bisa disewa dan dipakai untuk berfoto, dan susu sapi segar.

Rumah Hobbit sendiri adalah sebuah rumah seperti yang ada di film The Lord Of The Ring. Penataannya begitu rapi dan indah sekali. Nggak mengherankan, banyak pengunjung yang rela antre lama hanya untuk mengambil foto di sini.

via instagram/@gloriasteviana

Para pengunjung yang datang ke sini bisa mencicipi kesegaran dari susu sapi yang langsung diambil dari sapi di peternakan yang lokasinya berada di dalam lingkungan Farmhouse. Selain bisa meminumnya di lokasi, para pengunjung juga bisa membelinya untuk dibawa pulang sebagai buah tangan.

Karena dibangun dengan konsep atau gaya Eropa, Farmhouse menawarkan, atau lebih tepatnya menyewakan kostum khas salah satu negara yang ada di benua Eropa, yaitu Belanda. Setelah mengenakannya, mereka bisa berfoto-foto di tempat khusus yang sudah disediakan atau bisa juga di tempat lain sesuai dengan yang diinginkan.

via instagram/@mayloafdrasar

Setelah puas berkeliling dan berfoto-foto, para pengunjung yang merasa haus dan lapar bisa langsung datang ke berbagai kafe yang ada sambil beristirahat. Selain di kafe, para pengunjung bisa bersantai sambil menikmati pemandangan di bangku-bangku di taman yang disediakan oleh pihak pengelola sebagai tempat untuk beristirahat.

Membeli Tiket Masuk Ke Farmhouse Lembang Melalui Traveloka

Para pengunjung yang datang ke Farmhouse Lembang sudah pasti akan dikenakan tiket masuk. Tapi, setiap pengunjung tentu saja ingin mendapatkan tiket masuk yang lebih murah dan dengan cara yang praktis, nggak perlu antre lama.

Ada cara yang paling tepat buat kamu yang ingin datang ke Farmhouse Lembang untuk mendapatkan tiket masuk dengan harga murah, yakni dengan memesannya melalui Traveloka. Dengan membeli tiket masuk di Traveloka, para pengunjung bisa mendapatkan harga yang lebih murah dan nggak perlu berdesak-desakan di loket. Sungguh praktis.

Setelah memesan tiket di Traveloka, begitu sampai di  tempat tujuan,  tukarkan voucher Traveloka yang sudah dicetak sebelumnya dengan tiket fisik di loket. Penukaran voucher kalau bisa dilakukan selambat-lambatnya satu setengah jam sebelum waktu tutup.

Komentar:

Komentar