5 Tempat Wisata di Yogyakarta yang Bisa Dicapai dengan Jalan Kaki


:

Kamu jenuh dengan kehidupan sekolah atau kampus atau kerja kamu yang penuh dengan kepenatan sehari-hari, dan memutuskan ingin berjalan-jalan, tapi kemudian ingat bahwa kamu tidak punya banyak uang atau waktu? Jangan khawatir! Kamu bisa banget pergi backpacking ke Yogyakarta, dan mendatangi lima situs wisata yang berdekatan dan bisa banget ditempuh hanya dengan jalan kaki ini. Apa saja situs wisata itu?

 

Tugu Yogyakarta. Gambar via jogjareview.net

 

1. Tugu Yogyakarta

 

Terletak di persimpangan Jalan Margo Utomo, Jalan Soedirman, Jalan AM Sangaji, dan Jalan Diponegoro, tugu ini merupakan landmark kota gudeg. Jangan ngaku pernah ke Yogyakarta kalau belum pernah mengabadikan tugu Yogyakarta di kamera ponselmu! Katanya sih, bangunan yang memiliki nilai simbolis ini menghubungkan laut selatan, Keraton Yogyakarta, dan Gunung Merapi. Karena itu, kalau kita melihat tugu ini dari arah Keraton Yogyakarta ke arah utara, kita bisa melihat puncak Gunung Merapi.

 


Keraton Yogyakarta. Gambar via yogyatravel.com

 

2. Keraton Yogyakarta

Susurilah Jalan Malioboro dari Tugu Yogyakarta, dan kamu akan sampai di Keraton Yogyakarta Hadiningrat. Di tempat tinggal Sri Sultan Hamengkubuwono X yang juga Raja Daerah Istimewa Yogyakarta ini, kamu bisa berinteraksi dengan para Abdi Dalem yang sehari-harinya bertugas untuk mengurus segala urusan kekeratonan. Pastikan kamu tidak datang terlambat, karena Keraton hanya buka untuk umum sejak pukul 8 hingga pukul 14, dengan membayar tiket masuk dengan harga yang sangat terjangkau. Kamu juga harus membeli tiket tambahan kalau membawa masuk kameramu.

 

Taman Sari. Gambar via djogjayogyakarta.blogspot.com

 

3. Taman Sari Yogyakarta

Taman Sari Keraton Yogyakarta (ꦠꦩꦤ꧀ꦱꦫꦶꦔꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦡ, Tamansari Ngayogyakarta) berjarak sekitar 10 menit jalan kaki dari Keraton via Pasar Ngasem. Dibangun pada zaman Sultan Hamengkubuwono I sekitar tahun 1758-1765, situs ini digunakan oleh sang Sultan dan para selirnya sebagai tempat peristirahatan, hiburan, dan juga meditasi. Untuk masuk ke tempat wisata ini, kamu hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp5000. Tempat ini dibuka untuk umum sejak pukul 8 hingga pukul 16, jadi jangan datang terlalu sore, ya.

Lampu warna-warni di becak di alun-alun. Gambar via sip-alamnusantara.blogspot.com.

 

4. Alun-Alun Kidul

Dari Taman Sari, berjalanlah ke arah timur dan kamu akan sampai di alun-alun kidul. Di sini kamu bisa puas berwisata kuliner, karena tersedia banyak sekali jenis makanan yang bisa kamu pilih sesuai selera kamu. Di malam hari, ada juga kemeriahan becak-becak yang berhiaskan lampu berwarna-warni. Ada juga dua pohon beringin yang biasa digunakan untuk ritual Masangin, yaitu ritual berjalan di antara dua pohon tersebut sambil memejamkan mata. Konon, yang berhasil akan terkabul keinginannya. Mau coba?

 

Plengkung Gading. Gambar via swaragamafm.com

 

5. Plengkung Gading

Dari alun-alun kidul, sekalian saja kamu berjalan ke Plengkung Gading yang terletak di daerah selatan. Pintu masuk Keraton Yogyakarta dari arah selatan ini dulu bernama Plengkung Nirbaya, yang berarti gerbang tanpa bahaya. Kabarnya, karena pintu ini dilewati oleh rombongan jenazah sultan ketika hendak dibawa ke Makam Imogiri, Sultan tidak boleh melewati gerbang ini semasa hidupnya, lho!

 

Nah, itu dia lima tempat wisata di Yogyakarta yang bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki. Kapan kamu mau mengunjungi kota gudeg?

Sumber: kompas.com

Komentar:

Komentar