Terjebak Friendzone? Jangan Baper, Gini Cara Mengatasinya


:

Pada dasarnya, friendzone (atau bisa dikatakan teman tapi mesra?) adalah sebuah hubungan dengan kondisi dimana seseorang ingin menjalin sebuah hubungan asmara, namun orang yang menjadi target untuk dijadikan pacar justru tidak mau atau tidak bisa terlibat didalamnya. Banyak penyebab terjadinya hubungan ini. Tapi, bagi kamu yang terlanjur jatuh hati, friendzone bisa jadi sangat menyiksa karena perasaan kamu bertepuk sebelah tangan.

Kadang friendzone memang bisa bikin baper to the max. Cobalah untuk mengatasinya dengan cara-cara ini.

1. Jalani Dengan Normal

iStock_000003224782_Small
via mentalfloss.com

Tetaplah menjadi dirimu sendiri. Meskipun sulit, jangan mendedikasikan seluruh waktu dan perasaan kamu untuk si dia agar kamu tidak merasa dirugikan setelah hubungan friendzone tersebut berakhir. Cobalah untuk mengalihkan perhatian kamu sebisa mungkin, seperti mencari orang lain untuk dijadikan pacar. Tapi ingat, jangan sampai selanjutnya kamu malah pindah ke hubungan yang tidak jelas juga, ya.

2. Cuek          

woman-ignores-man
via qlove.biz                            

Jangan terlalu menanggapi si dia. Beri saja dia perhatian seperlunya. Sekali-kali kamu juga perlu menghilang darinya. Dengan cara seperti itu, kamu bisa menakar seberapa jauh dia membutuhkan dirimu. Jika dia santai-santai saja, kamu perlu berpikir ulang untuk terus dekat dengannya. Tapi, jika dia mencari-cari kamu karena merasa kehilangan, berarti setidaknya ada sedikit harapan buat kamu untuk menaklukan hatinya.

3. Menjadi Lebih Baik

iStock_000019996822Small-760×505
via fullydevotedfamily.com

Kamu bisa memanfaatkan situasi friendzone ini untuk introspeksi diri. Mungkin sedikit banyak kamu memang harus berubah. Yang perlu diingat adalah, bukan berarti kamu berubah total demi dia, tapi berubahlah sedikit demi sedikit untuk kebaikan diri kamu sendiri. Siapa tahu lama-kelamaan hatinya mulai terbuka, tapi jangan terlalu ngarep. Alasan lainnya, bisa jadi sedikit perubahan dalam dirimu bisa membuat orang lain kesengsem sama kamu.

4. Anggap Dia Sebagai Teman Biasa

gallery_big_Man_And_Woman_Friendship
becomegorgeous.com

Meskipun sulit karena kamu terlanjur baper sama dia, tapi kamu juga harus tahu batas. Kamu bukan pasangannya yang sah, jadi buat apa selalu mengistimewakan dia. Katakan ‘tidak’ jika kamu harus berkata tidak, ucapkan ‘ya’ jika kamu bisa. Hal ini perlu dilakukan agar dia juga sadar bahwa hubungan ini hanya sebatas friendzone, tidak lebih. Jika dia complain karena perlakuan kamu tersebut, bisa jadi itu tanda-tanda bahwa sebenarnya dia juga berharap sama kamu.

5. Mengungkapkan Perasaan

1
Shutterstock.com

Nantinya, pasti kamu bakalan merasa lelah dengan semua drama yang terjadi dalam hubungan friendzone kalian. Jangan biarkan dirimu larut dalam kegalauan, guys. Sudah saatnya untuk jujur sama si dia dan diri kamu sendiri. Ungkapkan semua yang kamu rasakan padanya. Lakukan dengan perasaan nothing to loose. Ingat, lebih baik move on daripada kamu berada dalam sebuah hubungan tidak jelas yang berlarut-larut. Sisi baiknya adalah, mungkin saja ternyata dia telah membuka hatinya untuk kamu dan sudah saatnya kalian meresmikan hubungan.


Banyak alasan mengapa orang terjebak dalam friendzone. Jika kamu memang merasa nyaman dengan hubungan seperti itu, tidak ada salahnya untuk kamu nikmati saja. Tapi, kamu juga harus tahu batasan-batasannya dan di momen tertentu, kamu juga harus siap untuk move on dari…’teman’ kamu itu 😉

Komentar:

Komentar