Sedang Merencanakan Liburan? Atur Strategi Memilih Destinasi Wisata Terbaik dengan Trik Ini

Koper buat liburan sudah disiapkan belum, tuh?

Tahun 2018 sudah ada di depan mata. Kamu pasti susah sibuk membuat catatan resolusi yang akan dilakukan tahun depan. Dan tidak ketinggalan pula rencana liburan yang pasti sudah kamu persiapkan mulai dari sekarang.

Tapi, memilih destinasi liburan itu tidak boleh asal, loh. Pemilihan waktu dan tempat yang tepat krusial banget sifatnya, karena hal itu bakal berpengaruh pada kenyamanan dan, yang paling penting nih, bujet liburan kamu.

Untuk itulah kamu wajib mengecek peta liburan dari LastMinuteDengan peta ini, kamu bisa mengetahui kapan cuaca terbaik untuk liburan di berbagai negara, serta kapan waktu high, low dan in-between season di seluruh negara di dunia.

Petanya sendiri ada di bawah ini, nih.

sumber: lastminute

Warna merah pada peta menandakan negara tersebut sedang memasuki masa high season, warna kuning berarti in-between season, dan warna hijau berarti negara tersebut sedang berada pada low season. Liburan pada high season akan memaksamu mengeluarkan budget lebih untuk tiket pesawat dan hotel. Belum lagi kalau mengingat kepadatan wisatawan yang lebih dari biasanya.

Jika kamu mencari liburan yang tenang, nyaman, dan murah, pilihlah low season sebagai waktu liburanmu. Dengan begitu, kamu juga akan bisa menghemat lebih banyak biaya.

sumber: thehoneycombers.com

Sebagai contoh, Indonesia mulai memasuki low season pada bulan Oktober hingga April dikarenakan sudah tibanya musim penghujan, meski faktanya tetap bakal ada kenaikan harga terutama jelang liburan Natal dan Tahun Baru.

Mayoritas wisatawan mancanegara menjadikan Indonesia sebagai destinasi liburan pada bulan Mei hingga Agustus, saat musim kemarau tiba. Pada masa-masa itu biasanya wisatawan, terutama yang dari Eropa, mulai berdatangan. Yups, mereka datang untuk menikmati iklim tropis Indonesia sambil bermandikan sinar matahari.

sumber: leaveyourdailyhell.com

Nah, buat kamu yang penasaran dengan musim dingin di Eropa, kamu bisa memilih untuk liburan pada bulan November hingga Januari. Tapi perlu diingat, musim dingin bersalju tidaklah seindah yang kamu bayangkan. Cuaca dingin membeku justru bisa membuat rencana liburanmu berantakan. Jika kamu tetap kekeuh memilih destinasi liburan yang ‘membeku’, persiapanmu harus lebih ekstra, loh.

Jangan lupa untuk sesuaikan budget yang kamu miliki. Jangan sampai kamu malah menghabiskan tabungan atau berutang hanya karena memilih destinasi liburan yang sedang memasuki high season. Liburan itu bukan hanya soal memilih tempat tetapi juga merasakan pengalaman yang baru, bertemu dengan orang-orang baru, dan menikmati anugerah dari Tuhan.

Yuk, susun rencana destinasi liburanmu dari sekarang.

Sumber: MentalFloss

3 Shares

Komentar:

Komentar