Sebelum Nantinya Menyesal, 5 Hal Ini Harus Kamu Lakukan Sebelum Umur 25

Karena penyesalan itu datangnya di akhir

:

Umur 25 bisa dibilang adalah checkpoint awal di kehidupan kita karena di fase ini kita benar-benar sudah menjadi pribadi yang berbeda, atau dewasa lebih tepatnya. Biasanya pada umur 25 ada beberapa dari kita yang sudah berkeluarga, sudah nyaman dengan pekerjaannya, atau sudah menemukan jati diri. Tapi, nggak banyak juga yang masih belum lulus, belum dapet kerjaan, atau juga masih mencari jati diri.

via StockSnap/pixabay

Nggak ada yang salah, hanya saja dalam menjalani hidup ini ada beberapa hal yang tidak kita sadari dan hal tersebut baru kita rasakan ketika sudah terlambat, seperti Andrew Ferebee ini contohnya. Menginjak usia 30 tahun, dia merasakan ada beberapa hal yang seharusnya dia lakukan sebelum umur 25 tahun, tapi dia tidak melakukannya. Dan sekarang yang ada hanyalah penyesalan dan keinginan untuk kembali memutar waktu.

Emang apa saja sih yang harus dilakukan sebelum umur 25 tahun?

1. Mandiri

Masa kalah sama anak ini? via ParentEdge

Sekilas memang terlihat mudah, tapi sebenarnya tidak. Cobalah untuk belajar melakukan semua hal sendirian dan tanpa bantuan orang lain karena tidak akan ada orang yang bisa menyelamatkanmu kecuali kamu sendiri. Kamu adalah nahkoda kapalmu sendiri dalam mengarungi samudra kehidupan. Tapi bukan berarti kamu menutup diri dan menolak bantuan orang lain, lho. Boleh aja, asal jangan sampai ketergantungan. Kalau bisa kamu lakukan sendiri, kenapa nggak?

2. Orang tua kita tidak mengetahui segalanya

via Huffington Post

Orang tuamu bukan lah seseorang yang tahu akan segalanya, mereka juga sama sepertimu. Ketika mereka menyuruh kita untuk melakukan sesuatu, ada baiknya kita cari tahu dulu hal tersebut sebelum mengiyakannya. Bukannya tidak berbakti, akan tetapi kalau kamu tidak sreg ya utarakan selama ada bukti yang bisa kamu tunjukkan. Karena kamu yang menjalani hidup, nahkoda kapal, maka terimalah saran dan masukan dari mereka dan diskusikan secara baik-baik apabila kamu tidak menyukainya.

Misal kamu hobi menggambar dan ingin menjadi komikus freelance. Ketika orang tuamu menentang keinginanmu, jangan langsung berontak. Diskusikan baik-baik kelebihan dan kekurangannya, kalau bisa ikuti keinginan mereka namun tetap berusaha. Sehingga ketika nanti kamu dapat menunjukkan kepada mereka bukti bahwa kamu bisa, maka mereka tidak akan lagi menentangnya.

3. Kamu tidak spesial dan orang tidak peduli terhadapmu

via Odyssey

Kamu pasti pernah mendengar bahwa setiap orang itu spesial, termasuk kamu. Akan tetapi, kalau kamu mau tahu fakta sebenarnya, kamu tidak lah spesial. Dan orang lain tidak peduli denganmu.


Mau protes? Silahkan.

Karena kalau kamu belum punya apa-apa dan belum bisa melakukan sesuatu yang bakal diingat, kamu sama saja dengan yang lainnya. Kalau kamu ingin menjadi spesial, maka berhenti lah bermimpi dan take action. Dunia ini kejam, bro! Selain itu, banyak orang yang lebih ‘lapar’ darimu.

Kalau kamu hanya berdiam diri, maka jangan sibuk menyalahkan dunia dan orang lain. Lakukan sesuatu yang membuatmu berkesan dan bakal diingat oleh orang lain sehingga kamu bisa mengatakan bahwa kamu spesial dan secara otomatis orang lain bakal peduli denganmu.

4. Jangan tergoda dengan gaya hidup

via delfi.lt

Hanya karena kamu bisa mendapatkan penghasilan 7-8 digit ke atas, bukan berarti gaya hidupmu disesuaikan dengan penghasilanmu. Simpan 15-20% setiap bulannya dan investasikan sebagian dari penghasilanmu supaya kamu bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan di usia 30an ke atas. Ingat, menikah, sakit, sekolah anak, dan kebutuhan keluargamu di masa depan masih dibayar dengan uang, lho.

5. Kamu tidak mengetahui apa pun

via Mamiverse

Kamu tidak lah mengetahui semua hal yang ada di dunia ini. Oleh karena itu, jangan pernah menganggap orang lain bodoh. Kamu bisa belajar apa pun dari semua orang, bahkan anak TK sekalipun. Itu kalau kamu mau membuka diri dan tidak menganggap dirimu terlalu pintar untuk belajar dari siapa saja. Keep curious, keep learning, keep moving!

Ingat ya, kamu menjalani usia 20an dalam hidupmu itu cuma sekali. Oleh karena itu, kenapa harus disia-siakan kalau bisa dicegah? BTW, ingin menambahkan saran-saran yang lain? Coba tulis di kolom komentar, ya.

Komentar:

Komentar