Psst, Dengan Mengetahui 8 Fakta ini, Kamu Dapat Menyelamatkan Diri Sendiri dan Orang Lain!

Kira-kira apa saja ya fakta-faktanya?

Yah, yang namanya musibah atau kecelakaan memang tidak bisa dihindari. Semua sudah sesuai dengan kehendak-Nya. Tapi, bukan berarti kita hanya bisa pasrah berdiam diri tanpa melakukan apapun, kan? Salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah melakukan pencegahan dan mengetahui tindakan yang dapat dilakukan apabila sewaktu-waktu musibah atau kecelakaan tersebut datang menimpa kita atau orang terdekat kita. Naudzubillahimindzalik, semoga hal itu tidak terjadi, ya.

Nggak ada salahnya kan kalau kita mengetahui apa yang harus dilakukan apabila terjadi suatu musibah atau bencana? Dilansir dari Insider, di bawah ini ada beberapa fakta yang harus kamu ketahui dan apa yang bisa kamu lakukan kalau kamu atau orang lain berada pada situasi yang sulit.

Apa saja itu? Ini dia daftarnya.

1. Otakmu tidak dapat menangani dua kegiatan sekaligus

Akibat berjalan sambil memainkan smartphone via mirror.co.uk

Nggak perlu bangga kalau kamu bisa multi-tasking, karena sebenarnya otak kita tidak akan pernah bisa melakukan multi-tasking. Murali Krishnan mencontohkan, apabila kita berjalan sambil memainkan smartphone, hal itu dapat memaksa otak kita untuk melakukan sejumlah besar upaya kognitif. Sehingga, kamu tidak bisa benar-benar fokus kepada kedua hal tersebut, karena ada yang namanya “inattention blindness“.

Kamu mungkin bisa melihat ada apa di depanmu, tapi otakmu tidak dapat memproses bahwa (misal) ada motor yang sedang melaju kencang ke arahmu. Hal ini juga sama ketika kamu berjalan sambil mengunyah permen karet atau mendengarkan musik. Otak kita hanya akan benar-benar fokus kepada salah satu hal saja.

2. Kalau pesawatmu harus mendarat darurat di air (water landing), jangan langsung ‘menggembungkan’ life jacket-mu

Water landing via nydailynews.com

Apabila sewaktu-waktu kamu mengalami kejadian seperti pesawat harus melakukan water landing, yang harus kamu lakukan adalah tetap tenang, ikuti prosedur keamanan, dan keluar dari pesawat terlebih dahulu. Baru setelah itu kamu bisa menggembungkan life jacket yang kamu kenakan. Alvin Yip memperingatkan bahwa apabila kamu menggembungkan life jacket saat masih di dalam pesawat, hal tersebut akan menyusahkanmu saat akan bergerak keluar dari pesawat.

3. Batas tubuh manusia mengikuti “rule of 3

via youtube.com/watch?v=EwSrpxMJ3LU

Pada poin ketiga ini, seorang survivalist bernama Ruchin Agarwal mengungkapkan bahwa tubuh manusia mempunyai batasan berdasarkan rule of 3. Yaitu, manusia dapat bertahan hidup 3 menit tanpa udara, 3 jam tanpa perlindungan di cuaca yang ekstrim, 3 hari tanpa air, dan 3 minggu tanpa makanan.

4. Matikan kompor dan gunakan panci untuk mematikan api saat ada kebakaran di dapur

via flickr.com

Ruchin Agarwal melarang siapapun yang memasak di dapur untuk memadamkan api, apabila terjadi kebakaran, dengan air. Karena api yang telah tercampur dengan minyak goreng akan membuat membuat molekul air tenggelam ke dasar penggorengan dan menguap pada saat itu juga. Selain itu, hal tersebut juga dapat membuat api semakin besar. Dengan menutup penggorengan dengan panci, hal tersebut dapat memutus oksigen dan membuat api padam.

5. Kalau kamu tertusuk benda tajam, jangan langsung dicabut

via anime.stackexchange.com

Thomas Mei menjelaskan bahwa apabila kamu menarik benda tajam dari tubuhmu, hal tersebut dapat menyebabkan tubuhmu kehilangan darah lebih banyak. Coba tutup luka dan hentikan pendarahan sembari menunggu petugas medis profesional datang.

6. Kecelakaan pesawat biasanya terjadi 3 menit setelah take off atau 8 menit sebelum landing

via abcnews.com

Menurut Sanket Shah, keselamatan penerbangan memiliki aturan +3/-8, yaitu 3 menit setelah take off dan 8 menit sebelum landing. Karena 80% kecelakaan pesawat terjadi pada rentang waktu tersebut. Jadi, daripada sibuk mendengarkan musik atau tidur, pada rentang waktu tersebut cobalah untuk tetap waspada dan perhatikan di mana pintu darurat untuk berjaga-jaga.

7. Penyebab korban meninggal pada kebakaran bukan karena terbakar

via flickr.com

Harsh Sharma mengungkapkan bahwa mayoritas penyebab korban meninggal pada saat terjadi kebakaran adalah asap yang terhirup ke dalam tubuh kita. Jadi, apabila terjadi kebakaran, rendahkan dirimu (tiarap) supaya asap tersebut tidak terhisap sembari mencari jalan keluar.

8. Senjata terbaik dalam menghadapi jambret atau perampok adalah lampu senter yang terang

via wickedlasers.com.ua

Daripada membawa pisau atau alat bela diri lainnya, lampu senter yang terang dapat dijadikan sebagai alat pertahanan diri saat berhadapan dengan perampok atau jambret. Menurut Sanket Shah, lampu senter yang mengarah langsung ke mata dapat kamu jadikan peluang untuk kabur dari pelaku. Selain itu, apabila ternyata terjadi kesalahpahaman, tidak akan ada yang terluka dan kamu tidak akan dituntut atas tuduhan apa pun.

Nah, itu dia 8 fakta yang harus kamu ketahui. Kira-kira ada yang mau menambahkan lagi nggak, nih?

Komentar:

Komentar