Menurut Neil DeGrasse Tyson, Kamu Belum Resmi Jadi Orang Cerdas Kalau Belum Baca 8 Buku Ini.


Ada yang kenal dengan Neil DeGrasse Tyson? Kalau belum yuk kenalan dulu dengan pria berumur 57 tahun ini. Menurut wikipedia Neil deGrasse Tyson ini adalah astrofisikawan dan komunikator ilmu pengetahuan kelahiran Amerika Serikat. Ia adalah kepala Hayden Planetarium di Rose Center for Earth and Space dan pembawa acara televisi Cosmos: A Spacetime Odyssey yang disiarkan oleh National Geographic Channel. Wuih serem abis.

Neil DeGrasse Tyson via www.thedailybeast.com

Tyson bahkan pernah mengungkapkan bahwa yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah empati, aritmatika, menulis, dan membaca. Coba bayangkan jika manusia tidak mempunyai salah satu dari 4 hal tersebut, semaju inikah teknologi kita?

Tyson mengungkapkan bahwa mereka yang mengaku cerdas seharusnya membaca 8 buku ini, setidaknya sekali seumur hidup. Apa saja itu?

1. Kitab suci

via jurnalpatrolinews.com

Mengajarkan kita bahwa lebih mudah diceritakan oleh orang lain apa yang dipikirkan dan dipercaya daripada berpikir untuk dirimu sendiri.

2. The System of the World oleh Isaac Newton

via www.amazon.com

Mengajarkan kita bahwa alam semesta adalah tempat yang dapat diketahui.

3. On the Origin of Species oleh Charles Darwin

via www.nlm.nih.gov

Mengajarkan kita tentang kekerabatan kita dengan makhluk hidup lain di bumi.

4. Gulliver’s Travels oleh Jonathan Swift

via www.sffaudio.com

Mengajarkan kita secara satir bahwa kebanyakan manusia itu kasar, berisik, dan penuh kekerasan.

5. The Age of Reason oleh Thomas Paine

via www.deism.com

Mengajarkan kita bahwa bagaimana kekuatan dari berpikir secara rasional adalah sumber utama dari kebebasan di dunia ini.

6. The Wealth of Nations oleh Adam Smith

via www.amazon.com

Mengajarkan kita bahwa kapitalisme adalah ekonomi yang rakus dan kekuatan alam tersendiri.

7. The Art of War oleh Sun Tzu

via www.vereenvoudigers.nl

Mengajarkan kita bahwa membunuh sesama manusia dapat diangkat menjadi sebuah seni.

8. The Prince oleh Niccolo Machiavelli

via www.overdrive.com

Mengajarkan kita bahwa seseorang yang tidak mempunyai kekuatan/kekuasaan akan melakukan segala hal yang mereka bisa untuk mendapatkannya, sedangkan mereka yang telah mempunyai kekuatan/kekuasaan akan melakukan segala hal yang mereka bisa untuk mempertahankannya.

Tyson juga berkata bahwa jika kamu membaca 8 buku diatas, maka kamu akan mendapatkan wawasan yang mendalam tentang sebagian besar hal yang telah mendorong sejarah negara bagian barat.

Masih belum pengen membaca? Coba baca quote dibawah ini.

“You don’t have to burn books to destroy a culture. Just get people to stop reading them. (Kamu tidak perlu membakar buku untuk menghancurkan suatu peradaban. Cukup biarkan saja orang-orang berhenti membacanya.)”

Apakah kalimat yang diucapkan oleh Ray Bradbury diatas sudah cukup untuk menamparmu dan membuatmu untuk mau membaca buku?

Ray Bradbury via www.theguardian.com

Komentar:

Komentar