Keren! CEO Muda Ini Punya Trik Unik Agar Karyawannya Berhenti Merokok

Bisa dicontoh nih!

Bagaimana pendapatmu tentang kebiasaan merokok?

Meski nggak sedikit yang melakukannya, pasti lebih banyak yang nggak menyukainya bukan? Kebiasaan merokok selain dianggap tak sehat juga menganggu orang lain di sekitar.

Di setiap bungkus rokok pun terpampang peringatan efek buruk bagi penggunanya. Bahkan, sejumlah gambar mengerikan yang menunjukkan efek merokok juga dipasang. Meski begitu, masih banyak perokok yang nggak sadar bahwa kebiasaan mereka membawa efek buruk bagi diri sendiri maupun orang-orang disekitarnya.

Lantas, bagaimana cara terbaik untuk menanganinya, ya?

Seorang CEO asal Jepang punya cara unik agar karyawannya berhenti merokok

rokok
via viral4real.com

CEO Piala Inc., Takao Asuka, kerap mendapat laporan dari para karyawan yang nggak merokok, bahwa kebiasaan ini menyebabkan budaya kerja yang nggak efisien dan menganggu.

Bahkan, Juru Bicara Piala Inc. menyebut bahwa karyawan yang nggak merokok berulang kali melaporkan masalah tersebut melalui kotak saran perusahaan.

Melihat saran tersebut, CEO asal Jepang ini juga memikirkan kesehatan para karyawannya. Sebab, di dunia bisnis, kesehatan adalah faktor penting. Karyawan yang sehat, pasti akan bekerja lebih baik dibanding mereka yang sakit-sakitan.

Dari sini, ia membuat sebuah kebijakan unik untuk para karyawan. Takao memutuskan untuk memberi 6 hari libur tambahan bagi karyawannya yang nggak merokok.

Siapa sangka, kebijakan ini sukses besar di kantornya. Sejak kebijakan ini dibuat, sedikitnya 30 karyawan telah berhenti merokok di tempat kerja. Bahkan, ada 4 karyawan yang benar-benar berhenti merokok sejak saat itu.

Akankah berhasil di Indonesia?

pexels-photo
via pexels.com

Kesuksesan Takao ini tentu bisa menjadi inspirasi bagi sejumlah perusahaan di Indonesia. Tak dapat dipungkiri, kebiasaan merokok di Indonesia tergolong cukup tinggi.

Jangankan orang dewasa, nggak sedikit anak-anak di usia sekolah dasar yang sudah mengenal rokok dan terbiasa merokok.

Bagaimana menurutmu, akankah trik Takao ini berhasil mengurangi jumlah perokok di Indonesia?

31 Shares

Komentar:

Komentar