Hidup Penuh Kesederhanaan, Menteri Termiskin Ini Telah Menghasilkan Karya-karya Fenomenal!

Hikmahnya, jadilah pribadi yang kreatif dan kaya akan karya!

:

Percayakah kamu jika Indonesia pernah memiliki seorang menteri miskin yang tak punya biaya untuk berobat?

Melihat kondisi Indonesia saat ini, tentu hal yang mustahil jika ada menteri miskin. Apalagi, dari hari ke hari makin banyak pejabat pemerintah yang tertangkap karena terlibat kasus korupsi.

Tapi nyatanya, Indonesia memang punya seorang menteri miskin yang hidup penuh kesederhanaan. Dia adalah almarhum Ir. Sutami.

Sutami menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum di era Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto. Meski menjabat selama 14 tahun sebagai menteri, hidupnya sangatlah jauh dari kesan kaya, apalagi bermewah-mewahan.

Singkatnya, seperti inilah gambaran hidupnya…

Atap Rumah Bocor

via x.detik.com

Sutami yang disebut sebagai menteri termiskin ini benar-benar menjalani hidupnya dengan sederhana. Saking sederhananya, atap rumahnya bocor.

Suatu ketika, Sutami kedatangan tamu saat Lebaran tiba. Namun, para tamu malah terkaget-kaget ketika mengetahui kondisi rumah Sutami. Ketika melihat ke atap, banyak kerusakan yang menandakan bahwa atap rumahnya telah lama bocor.


Bahkan, rumah yang ditinggalinya dibeli dengan cara mencicil. Rumah yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat itu baru lunas ketika Sutami akan pensiun.

Meski hidup dalam keadaan demikian, beliau telah menghasilkan…

Deretan Karya-karya Fenomenal di Indonesia

via ytimg.com

Dipercaya sebagai Menteri Pekerjaan Umum selama 14 tahun, tak sedikit karya Sutami yang fenomenal dan masih berguna hingga kini.

Salah satunya adalah kisah tentang pembangunan Jembatan Semanggi yang sempat menuai kontroversi. Saat itu, Indonesia untuk pertama kalinya menerapkan teknologiĀ prestressed concrete.

Tak sedikit yang mendukung penerapan teknologi ini. Namun, banyak pula yang menolaknya dan meragukan kekuatan struktur jembatan tersebut. Sebagai penanggungjawab pembangunan Jembatan Semanggi, menteri termiskin ini pun melakukan aksi heroik untuk membuktikan keraguan yang muncul. Mengendarai sebuah jeep, Sutami melaju ke tengah bentang dan membuktikan kekuatan jembatan tersebut. Bung Karno pun merasa puas dan bangga atas kehebatan menterinya.

Pada tahun 1962 Jembatan Semanggi di resmikan dan masih berdiri dengan kokoh hingga kini.

Tak cuma jembatan Semanggi, kubah gedung MPR/DPR juga hasil dari kemampuannya selaku ahli struktur bangunan. Ia membuat sketsa dan perhitungan teknis dengan sangat mendetail. Hanya dalam waktu singkat, bangunan megah ini tercipta dan digunakan untuk menggelar Conference of the New Emerging Force (Conefo).

via notepam.com

Selain kedua bangunan fenomenal tersebut, menteri termiskin ini juga ikut andil dalam pembangunan Jembatan Ampera di Sungai Musi, Proyek Listrik Tenaga Air di Maninjau, Fakultas Teknik Universitas Indonesi, Tol Jagorawi, Waduk Jatiluhur, hingga Bandara Ngurah Rai. Hebat, kan?

Kisah hidup Ir. Sutami tentu menjadi pengingat bagi kita bahwa kekayaan bukanlah simbol kesuksesan bagi seseorang. Seperti menteri termiskin ini, sukses itu seberapa bermanfaat karya yang telah dihasilkan, bukan seberapa banyak uang yang didapatkan. Hikmahnya adalah meski memiliki kekurangan, jadilah pribadi yang kreatif dan kaya akan karya!

Komentar:

Komentar