Masih Jadi si Pemalu? Yuk, Percaya Diri Dengan 5 Kebiasaan Orang yang Gemar Interaksi Sosial Ini

Tidak selamanya diam itu emas loh!

Menjadi si pemalu bukan berarti sama sekali tidak bisa melakukan interaksi sosial, hanya saja mungkin sangat terbatas frekuensinya. Si pemalu biasanya punya keinginan untuk bergabung dengan beragam lingkaran sosial, tapi ia merasa takut dan bingung harus berbicara apa dan apakah mereka akan menerima si pemalu dengan baik. Tenang, bukan berarti si pemalu akan tetap berada di pojokan dan menjadi silent listener karena ternyata di lingkungan pergaulan manapun 5 kebiasaan dalam interaksi sosial ini selalu sukses membawamu jadi anak gaul.

1. Kualitas itu lebih baik dibanding kuantitas

via merchantcentric.com

Mungkin kamu menganggap mereka yang memiliki ribuan teman di Facebook, Twitter, atau Instagram adalah mereka yang interaksi sosialnya sangat baik. Eits, banyak jumlah tidak menjamin bahwa kualitas pertemanan juga baik karena bisa saja hanya sekedar formalitas untuk saling menerima pertemanan di media sosial. Tapi mereka yang sesungguhnya sukses dalam berinteraksi sosial dengan baik adalah mereka yang memiliki hubungan pertemanan erat satu sama lain dan biasanya terikat pada satu atau beberapa lingkaran pertemanan.

2. Saling bertemu dan mengobrol face to face

via groundswellinternational.com

Bukan melalui chat, video call, atau segala fasilitas berkomunikasi melalui teknologi, tapi interaksi sosial yang baik adalah interaksi yang saling bertatap muka alias face to face. Memang dengan kecanggihan teknologi komunikasi bisa lebih mudah meski tidak bertatap muka langsung, tapi ada nilai lebih yang tidak bisa tergantikan dari berkomunikasi secara bertatap muka. Dan perlu diingat, selagi kamu saling mengobrol, usahakan masukkan handphone ke dalam tas atau saku sehingga obrolan lebih berkualitas.

3. Mereka berbagi dan mendengarkan

via shutterstock.com

Berbagi tidak harus dalam bentuk benda, tapi bisa berupa saling berbagi ilmu atau pengalaman. Si pemalu tidak perlu takut untuk mulai berbicara dan saling berbagi, dengan begitu orang lain jadi mengerti keinginan si pemalu. Begitu pula menjadi pendengar yang baik. Diam dan mendengarkan cerita seseorang juga merupakan kunci sukses para orang gaul. Dengan menjadi pendengar yang baik, orang lain akan senang dan nyaman untuk berbagi cerita atau pengalaman.

4. Mereka bertanya

via boon.hu

Bertanya juga bisa menjadi indikasi kamu tertarik pada suatu hal yang sedang menjadi topik pembicaraan. Dalam interaksi sosial, pertanyaan yang sedikit personal (baca: halus) akan lebih baik dibandingkan kamu menanyakan suatu pertanyaan langsung tanpa tedeng aling-aling.

5. Jangan khawatir akan penolakan

via conversion-rate-experts.com

Ditolak adalah ketakutan utama yang membuat si pemalu enggan melakukan interaksi sosial secara aktif. Padahal belum tentu semua lawan bicara akan menolak keberadaan si pemalu. Cobalah positif dan melakukan pendekatan sedikit demi sedikit. Jika kamu merasa nyaman dengan lingkungan yang ingin kamu coba masuki, maka teruskan, tapi jika tidak masih banyak loh lingkungan pergaulan yang pas dengan keinginan si pemalu.

Tips dari Psychologytoday ini tidak hanya berlaku pagi si pemalu saja, tapi bisa buat siapa saja yang ingin menambah relasinya. Yuk, dicoba!

Komentar:

Komentar