Masih Nggak Pede sama Diri Sendiri? Coba Kamu Terapkan 7 Cara ini, deh

Kalau bukan kamu yang mengubahnya, lantas siapa lagi?

:

Selamat datang buat kamu yang suka grogi ketika berada di hadapan orang banyak. Selamat datang buat kamu yang sering ragu-ragu ketika ingin mengutarakan sesuatu. Selamat datang buat kamu yang merasa nggak percaya diri ketika bertemu orang baru. Dan selamat datang kepada kamu yang lebih suka memutar arah ketika diharuskan melewati kerumunan banyak orang.

Menjadi sesosok manusia yang kurang percaya diri itu memang merepotkan dan tidak menyenangkan. Mau ngomong, takut salah. Mau melakukan sesuatu, takut dapat respon yang tidak menyenangkan dari orang lain. Tapi bukan berarti kamu nggak bisa berubah. Bisa kok, selama kamu mau berusaha.

Apa aja sih usaha untuk meminimalisir rasa tidak pede ini?

1. Belajarlah menerima pujian

“Kamu cantik, deh” | Thank u, next” via pixabay.com/rawpixel

Seberapa besar tingkat kepercayaan diri seseorang, dapat dilihat dari bagaimana mereka menanggapi pujian tersebut. Tiap orang mempunyai reaksi yang berbeda ketika mereka menerima pujian. Ada yang malu-malu, ada yang senang, dan ada yang cuek bebek. Kalau kamu, yang mana?

Kalau kamu tipe yang malu-malu atau merendah, mending coba ganti reaksimu saat menerima pujian, deh. Cukup ucapkanlah terima kasih, pandang mata orang tersebut, dan tersenyumlah. Nggak usah dipedulikan apakah mereka memang tulus memuji atau ada maksud lain. Dengan melakukan hal tersebut, aura yang kamu pancarkan akan lebih wow dibandingkan ketika kamu malu-malu atau cuek bebek.

2. Coba pertahankan kontak mata saat terlibat percakapan

Jangan seperti ini, ya via pixabay.com/Myriams-Fotos

Secara nggak sadar, kamu pasti sering mengalihkan pandanganmu ke berbagai arah pada saat berbincang dengan orang lain. Buat kamu yang kurang percaya diri, menatap mata seseorang merupakan tantangan yang cukup berat untuk dilakukan. Apalagi ketika kamu menganggap orang tersebut lebih superior dibandingkan kamu, baik dari sisi penampilan atau dari sisi yang lain.

Untuk mengakalinya, coba pindahkan fokus pandanganmu ke hidung mereka, deh. Awalnya memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin, bukan? Seiring berjalannya waktu, pasti kamu bakal terbiasa.


3. Ubah postur tubuh dan cara berjalan

Jangan takut! Luruskan punggung, angkat kepala! via pixabay.com/Free-Photos

Apa kamu pernah mengamati postur tubuh dan cara berjalanmu? Tahu nggak, berdasarkan pengalaman dan pengamatan dari orang-orang di sekitar saya, mereka yang kurang percaya diri itu biasanya mempunyai kebiasaan postur tubuh membungkuk dan sering menundukkan kepala.

Cobalah meluruskan punggung, mengangkat kepala, mulai tersenyum, dan berjalan dengan penuh rasa percaya diri. Setelah itu perhatikan apakah sikap orang-orang di sekitarmu berubah atau tidak.

4. Buang jauh-jauh pikiran negatif

via pixabay.com/Free-Photos

Kebiasaan buruk dari orang yang kurang percaya diri adalah, mereka terlalu memikirkan apa kata orang tentang mereka. Mereka merasa diri mereka serba kekurangan dalam segala hal. Untuk mengatasi masalah ini, coba deh kamu pikirkan pencapaian terbaik yang pernah kamu raih, atau prestasi terbesar dalam hidupmu. Apakah kamu seburuk yang kamu pikirkan?

Kalau kamu tetap merasa insecure, coba tuliskan apa saja yang membuatmu tidak percaya diri. Setelah itu, tanyakan kembali apakah kamu layak tidak percaya diri karena masalah tersebut. Kalau iya, coba cari cara untuk menyelesaikan masalah tersebut sehingga rasa insecure pada dirimu bisa hilang. Misal, kamu kurang percaya diri karena penampilanmu. Solusinya, mulailah merawat diri, merapikan rambut, berolahraga, mengenakan pakaian yang pantas, dan lain sebagainya.

5. Catat semua pencapaianmu

via StartupStockPhotos / Pixabay

Untuk membantu membuang rasa insecure pada dirimu, catat semua pencapaian yang telah kamu lakukan. Ambil contoh kamu merasa penampilanmu kurang kece, dan kamu memutuskan untuk mengubah hal itu. Setiap harinya, kamu bisa menuliskan semua kegiatan dan usahamu dalam memperbaiki hal tersebut. Mulai dari makanan yang kamu makan, aktivitas yang kamu lakukan, sampai siapa saja yang kamu temui pada hari itu. Kamu bisa membaca ulang catatan ini untuk meningkatkan rasa bangga pada diri sendiri dan mengingatkanmu tentang semua kerja keras yang telah kamu lakukan.

6. Filter media sosialmu

via pixabay.com/LoboStudioHamburg

Tujuan utama dari media sosial sebenarnya adalah sebagai media untuk saling berinteraksi dengan orang lain. Namun makin kesini, media sosial malah kerap digunakan sebagai ajang pamer. Mulai dari pamer tubuh, pamer mobil baru, pamer pacar baru, sampai pamer anak. Mungkin mereka yang membagikan postingan tersebut tidak punya maksud tertentu selain berbagi kebahagiaan. Tapi untuk orang-orang seperti kita, hal ini bisa mempengaruhi rasa kepercayaan diri.

Mobil dia bagus banget, ya. Lah gue cuma punya motor lama, bekas pula.

Anjir! Pacar dia cantik banget, sedangkan cewek aja nggak ada yang mau sama gue.

Semakin kamu merasa seperti ini, maka kamu akan semakin merasa tidak percaya diri. Ada dua hal yang bisa kamu lakukan. Bersikap masa bodoh atas apa yang dimiliki atau dilakukan orang lain, atau memfilter konten-konten yang sekiranya bisa merusakmu. That’s your choice, my man.

7. Mulailah berinteraksi dengan orang asing

Jangan interaksi seperti ini, ya! via pixabay.com / MabelAmber

Cara terakhir ini merupakan cara paling sulit, namun paling efektif. Kalau kamu nggak ingin selamanya terkurung dalam rasa tidak percaya diri, maka jangan ragu-ragu untuk melakukan hal ini.

Sebagai langkah awal, pergilah ke tempat umum yang ada di kotamu. Bisa ke event-event tertentu, taman, perpustakaan, atau mall. Nah, ketika sudah berada di tempat tersebut, tersenyumlah kepada setiap orang yang kamu lewati. Kalau nggak ingin dianggap creepy, senyum sewajarnya, ya. Jangan kayak gini…

via medium.com

Kalau udah berani mencoba senyum, sekarang coba sapa seseorang, ajak mereka ngobrol. Jangan sekalian modus ya, levelmu belum cukup tinggi untuk itu. Obrolin aja masalah sehari-hari atau pakai tips ini.

Mencoba untuk menghilangkan rasa nggak pede memang nggak mudah, perlu niat dan motivasi yang kuat untuk berubah. Saya dulu juga seperti itu, kok. Sekarang? Bisa dibilang sudah berubah drastis kalau dibandingkan dengan dulu.

Kalau kamu nggak ada keinginan untuk menjalankannya, ya bakal seperti itu terus sampai kapan pun. Nggak mau kayak gitu, kan?  

Komentar:

Komentar