Masih Muda Kena Kolesterol Tinggi dan Hipertensi? Ini Dia 5 Cara Mudah untuk Menguranginya

Kalau bukan kita yang memperbaiki, siapa lagi?

via hcmarbella.com

Zaman sekarang cenderung banyak orang yang tergolong masih muda tapi sudah kena kolesterol dan hipertensi. Ya, mereka masih muda, tapi kena penyakitnya ‘penyakit orang tua’.

Salah satu penyebabnya mungkin disebabkan gaya hidup dan pola makan yang nggak teratur. Pola pikir YOLO dan ‘menjalani hidup semau gue mumpung masih muda’ juga turut berperan menyumbang korban dari generasi muda. Meskipun, ada juga sih yang kena dua penyakit ini karena faktor keturunan.

Untuk itu, ada 5 cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi risiko terkena dua penyakit tersebut. Pertama…

1. Rutin jalan kaki minimal 30 menit setiap hari

via mizky.com

Kalau kamu tipe orang yang malas berolahraga tapi ingin sehat, seenggaknya kamu pasti bisa berjalan kaki. Cukup berjalan selama setengah jam setiap harinya kok. Bila selama ini kamu ke kampus atau ke kantor naik motor/ojek online, coba deh diganti dengan jalan kaki.

Yaah… kecuali kalau rumah kamu ada di ujung selatan kota, dan kampus kamu ada di ujung utara. Dalam kasus seperti itu, kamu mending naik kendaraan aja. Nyusahin diri sendiri itu sebenarnya tergolong perbuatan yang kurang lucu lho. Nggak ada yang bakal ketawa lihat kamu mandi keringat.

Tapi jika kamu siap untuk rutin jalan kaki, kamu bisa memeriksa terlebih dahulu estimasi waktu dan jarak dari tempatmu menggunakan Google Maps. Usahakan kamu bisa mencapai 150 menit dalam satu minggu.

2. Pilih-pilih makanan dengan bijak

Kurangi makanan seperti ini ya/via good food.com.au

Apa yang kamu makan menyumbang kontribusi cukup besar untuk dua penyakit ini. Maka dari itu kurangi konsumsi gula dan hindari makanan yang digoreng, terlebih makanan yang digoreng dengan tepung.

Apa yang harus diperbanyak adalah konsumsi kacang-kacangan, ikan, gandum utuh, sayuran hijau, dan makanan rendah sodium. Kamu juga bisa coba gunakan madu murni sebagai pengganti gula. Dan kalau kamu nggak bisa langsung menghindari gorengan, coba kurangi porsinya sedikit demi sedikit, sampai nanti nggak ketergantungan gorengan lagi.

Sekadar catatan: kurangi konsumsi gula, bukan menghindarinya sama sekali. Karena biar bagaimana pun, tubuh kita itu perlu asupan gula, sebagaimana hidung membutuhkan bulu hidung untuk terlihat sempurna.

3. Kurangi tingkat stres

via rte.ie

Nggak hanya melakukan perbaikan dari luar, perbaikan dari dalam juga sama pentingnya. Kalau selama ini kamu menderita stres dari beratnya cobaan kehidupan sehari-hari, atau karena memikirkan kenapa gebetan nngak kunjung balas Whatsapp kamu, coba lakukan teknik penenang seperti meditasi dan latihan pernapasan. Atau bisa juga melakukan apa yang ada di poin pertama: jalan kaki.

Karena kalau nggak dicoba untuk dikurangi, stres bisa menyebabkan naiknya tekanan darah tinggi dan meningkatkan kolesterol. Stres juga mungkin bisa menyebabkan kepala jadi gundul dan mulut kamu melongo tanpa sebab, seperti orang yang ada pada gambar di atas.

4. Hindari rokok

via stanford.edu

Kalau kamu merokok, coba berusaha sekuat mungkin untuk berhenti. Katanya sih berhenti merokok memang nggak mudah, tapi bukan berarti nggak mungkin ‘kan? Memangnya mau perubahan kimia yang didapatkan saat merokok berkontribusi meninggikan kadar kolesterol dan hipertensi?

Hindari pemikiran seperti “Ada kok perokok yang udah tua tapi masih bugar dan sehat.” Kamu yakin dia sehat? Udah pernah diperiksa memang? Atau kamu ikut waktu dia diperiksa?

5. Jauhi alkohol

via nbcnews.com

Kalau kamu bukan peminum, berarti kamu tinggal praktikkan empat cara sebelumnya. Tapi kalau kamu termasuk peminum, coba sebisa mungkin dikurangi dan dihindari deh. Pakar kesehatan saja menyebutkan kalau karbohidrat dan alkohol pada minuman dapat meningkatkan trigliserida dalam tubuh.

FYI, trigliserida ini terbentuk dari gliserol dan tiga kelompok asam lemak. Apabila trigliserida dalam tubuhmu cukup tinggi, nggak hanya kolesterol dan hipertensi, kamu juga bisa terkena stroke. Lagian buat apa sih konsumsi minuman yang malah meracuni tubuh kamu?

“Ngomong sih gampang, tapi ngelakuinnya itu lho, Bung… sulit!”

Mungkin ada yang berpikiran seperti itu saat membaca 5 tips di atas. Tapi seperti yang dikemukakan di poin nomor empat, sulit bukan berarti nggak mungkin. Memangnya kamu berminat kena komplikasi penyakit dan merepotkan banyak orang?

Wah… kalau misalnya ada yang jawab, “Iya, saya berminat banget. Penasaran deh gimana rasanya dapat komplikasi,” saya salut sama kamu.

Kalau 5 cara di atas kamu anggap ribet dan kamu punya cara tersendiri yang bisa dilakukan, coba share di kolom komentar ya. Sekalian diskusi gitu.

- Advertisement -
Shares 8

Komentar:

Komentar