Ingin Menghilangkan Bekas Coretan Spidol Permanen? Siapkan Saja Bahan-bahan Ini


17. Marker stains? Not to worry:

Sesuai namanya, coretan dari spidol permanen akan tetap permanen apabila tidak disertai usaha ekstra. Setiap media pun juga memiliki cara pembersihan yang berbeda, mulai dari pakaian, dinding, kayu, karpet, papan white board, keramik, dan kaca. Untungnya bahan-bahannya mudah didapatkan kok, apalagi kebanyakan sudah ada di sekitar kita.

Terus apa saja yang bisa digunakan untuk menghilangkan coretan spidol permanen di berbagai media tersebut? Ini dia jawabannya.

1. Pakaian

Bukan coretan yang keren kayak gini, ya via clipartXtras.com

Bukan coretan yang disengaja seperti pada gambar di atas, tapi coretan yang menempel secara tidak sengaja dan membuat pakaian kita menjadi nggak enak dipandang. Untuk menghilangkannya coretan spidol permanen di pakaian ternyata cukup mudah. Kamu tinggal menyemprotkan hair spray ke area yang terkena coretan. Pakai hand sanitizer juga bisa kok, tapi hand sanitizer yang mengandung alkohol. Kalau nggak mau ribet pakai alkohol langsung aja untuk menghilangkannya.

2. Dinding

Kalau ini sih emang sengaja dicoret via thisismarvelous.com

Kalau ada anak kecil di rumah, biasanya bagian ini rawan banget menjadi sasaran dari luapan kreativitas mereka. Coretan berbagai bentuk dan model pun bisa kamu jumpai dengan mudah. Kalau sudah kejadian kayak gini, hair spray, hand sanitizer, dan spiritus masih bisa menjadi solusi, kok. Selain dua hal tersebut, kamu juga bisa mencoba mengoleskan pasta gigi pada bekas coretan. Hanya saja nggak bisa dipastikan apakah semua dinding bisa.

3. Kayu

via renewedhealthoils.com

Coretan spidol pada mebel atau lantai kayu memang bisa mengurangi daya tarik dan keindahan, kecuali kalau coretan berseni tinggi seperti yang ada pada gambar di poin kedua. Untuk menghilangkan coretan pada permukaan berbahan kayu, kamu bisa mengoleskan spiritus, pasta gigi, atau penghapus cat kuku.

Editor’s Pick

4. Karpet

via Pinterest

Niatnya dipasang karpet supaya rumah terlihat lebih cantik, tapi malah terkena coretan spidol permanen. Nggak perlu khawatir, cara menghilangkannya cukup mudah, kok. Kamu bisa menggunakan hair spray atau mencucinya dengan rendaman cuka putih. Pastikan hair spraynya yang oil free, ya.

5. Papan white board

via doitandhow.com

Kejadian seperti ini sering banget ditemuin pada papan tulis yang ada di ruang kelas. Sebenarnya nggak paham juga sih apa gunanya meletakkan spidol permanen di kelas kalau ujung-ujungnya malah nambah kerjaan yang bersih-bersih. Kalau misal di kelasmu ada kejadian seperti ini, coba deh gunakan penghapus pensil biasa yang terbuat dari karet. Biasanya sih bisa, hanya saja nantinya penghapusmu jadi hitam gara-gara coretan tersebut. Atau kalau mau kamu bisa gunakan spiritus atau hand sanitizer.

6. Keramik dan kaca

via redheadimpostor.wordpress.com

Lagi-lagi spiritus menjadi penyelamat dari bencana coretan spidol permanen di permukaan berbahan kaca atau keramik. Selain spiritus, kamu bisa menggunakan penghilang cat kuku juga untuk menghilangkan coretan yang muncul tiba-tiba seperti rasa suka kepada gebetan.

7. Kulit

via Reddit

Entah kamu memutuskan untuk mencoret mukamu secara sukarela atau karena diisengin, nggak mungkin kan kalau coretan tersebut nggak akan kamu hapus dan tetap menempel di kulit indahmu? Cara menghilangkan coretan di kulitmu ternyata nggak susah-susah amat kok. Cukup sediakan hair spray atau hand sanitizer dan aplikasikan pada permukaan kulit yang terkena coretan. Untuk coretan di wajah, harus hati-hati ya, kalau bisa sih pakai hand sanitizer aja. Nggak mau kan nanti bulu hidungmu ikutan kena semprot hair spray? Oh iya, pastikan hand sanitizernya yang ada alkoholnya, ya.

Dari sekian banyak media, spiritus bisa dibilang merupakan musuh besar dari spidol permanen, ya. Hampir semua coretan di berbagai media bisa dihilangkan dengan menggunakan spiritus.

Selain hair spray, spiritus, pasta gigi, dan hand sanitizer, ada yang pernah mencoba bahan lain untuk menghilangkan coretan spidol permanen? Coba bagikan pengalamanmu, ya.

- Advertisement -
Shares 17

Komentar:

Komentar