Bersyukurlah Kamu si Tukang Molor, Hobi Bangun Siang pas Liburan Ternyata Punya Manfaat!

Baik atau buruk ya?

Apa yang biasa kamu lakukan di pagi hari pas liburan atau akhir pekan? Jalan-jalan sama teman, bersih-bersih rumah, atau masih asyik bermanja-manja di pulau kapuk lalu bangun siang?

Nggak sedikit dari kamu pasti memilih jawaban terakhir ‘kan? Memang sih tidur sampai matahari terik di hari libur itu istimewa banget. Kalau di hari-hari biasa kamu harus bersiap ke sekolah, kampus, atau kantor, di hari libur kamu bisa meninggalkan semua rutinitas itu.

Sayangnya banyak yang beranggapan kalau bangun siang di hari libur itu adalah kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan. Padahal penelitian terbaru malah menunjukkan hal sebaliknya lho!

Katanya tidur lebih lama di hari libur bermanfaat

via mnn.com

Kamu yang hobi bangun siang pas hari libur, pasti setuju antusias sama pernyataan di atas.

Ternyata, tidur lebih lama di hari libur bisa menurunkan risiko masalah kesehatan yang disebabkan oleh kurang tidur selama seminggu. Bahkan risiko kematian dini juga bisa menurun secara signifikan.

Ini bukan sekedar pernyataan nggak berdasar, manfaat bangun siang di hari libur ini sudah diteliti oleh tim di Stockholm University di Swedia.

- Advertisement -

Melibatkan 38.015 orang, begini hasil penelitiannya

via 4men.pt

Para peserta yang terlibat dalam penelitian ini diminta untuk mendaftar waktu tidur mereka selama hari kerja dan hari libur. Selain waktu tidur, peneliti juga mendata umur, jenis kelamin, indeks masa tubuh, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol.

Hasilnya, peserta dengan umur di bawah 65 tahun yang tidur kurang dari lima jam tiap malam dalam seminggu punya tingkat kematian 65 persen lebih tinggi dibanding kelompok yang tidur selama enam hingga tujuh jam setiap malam.

Hal tersebut juga berlaku bagi mereka yang tidur dengan durasi pendek selama hari kerja dan tidur panjang selama hari libur. Hasil ini didasarkan pada catatan kematian selama 13 tahun, meskipun perilaku tidur para peserta hanya dicatat di awal periode penelitian.

Tapi, tidur dengan durasi panjang juga nggak sehat

via dreams.co.uk

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sleep Research ini juga menunjukkan hasil lainnya, yaitu tidur lebih dari sembilan jam tiap malam malah meningkatkan risiko kematian dini. Peneliti menduga hal ini terjadi karena durasi tidur yang panjang berkaitan dengan masalah kesehatan lain.

Bisa disimpulkan, kebiasaan mbangkong atau bangun siang hanya akan berdampak baik kalau di hari-hari sebelumnya kamu kurang tidur. Tapi bagusnya sih kamu bisa mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap malam, yaitu antara 7-8 jam. Jangan bilang kamu mengidap insomnia juga nih?

- Advertisement -
Shares 3

Komentar:

Komentar