Apa yang Harus Kamu Lakukan jika Sering Ngantuk di Siang atau Sore Hari?

Mau bobo siang aja walaupun kerjaan lagi numpuk?

Semua orang pasti tahu kalau tidur merupakan kebutuhan vital yang nggak bisa disepelekan. Orang dewasa seperti kamu bahkan harus tidur sekitar 7-8 jam setiap malam lho. Dan itu waktu paling minimal. Kalau waktu tidur kamu kurang dari 7-8 jam, kamu bakal gampang ngantuk di siang hari pas lagi sibuk-sibuknya beraktivitas.

Tapi bagaimana jika kamu tetap sering merasa ngantuk di siang hari walaupun udah cukup tidur?

Sebelum kita membahas permasalahan itu lebih jauh, kita mesti tahu dulu perbedaan antara: 1) Rasa ngantuk yang disebabkan oleh kelelahan fisik dan pola tidur yang jelek, dan 2) Hipersomnia atau rasa ngantuk yang berlebihan. Jika kamu menderita hipersomnia, kamu bakal:

  • Tidur siang setiap hari tapi nggak pernah merasa segar saat bangun
  • Tidur dengan waktu yang lama di malam hari walaupun siangnya udah tidur
  • Tertidur tanpa sadar di siang hari. Bahkan kamu bisa tertidur ketika lagi makan atau ngobrol dengan orang lain
Ace juga punya masalah hipersomnia kayaknya/Toei Anmation

Artikel ini nggak akan cukup buat jadi solusi bila kamu mengidap hipersomnia. Lebih baik kamu segera konsultasi ke dokter.

Beda halnya jika kamu sering ngantuk di siang hari karena kelelahan fisik dan, terutamanya, pola tidur yang jelek. Biar kamu bisa mendeteksi kualitas tidur dan kadar ngantuk kamu di siang hari, kamu bisa isi Epworth Sleepiness Scale hasil rancangan Dr. Murray Johns yang ada di bawah ini. Caranya, kamu isi seberapa besar peluang kamu untuk tertidur di situasi tertentu.

Buat mengisinya, kamu bisa pakai skala berikut ini:

0: tidak akan tertidur

1: kecil kemungkinan untuk tertidur

2: ada kemungkinan yang sedang untuk tertidur

3: besar kemungkinan untuk tertidur

Beri nilai dari skala 0 sampai 3 untuk aktivitas di bawah ini berdasarkan kemungkinan kamu untuk tertidur.

  1. Saat menonton TV _
  2. Saat duduk sambil membaca _
  3. Saat duduk terdiam sendirian di tempat umum (seperti di bioskop atau di ruang rapat) _
  4. Saat beristirahat di sore hari ketika keadaan memungkinkan _
  5. Saat sedang duduk dan berbicara dengan orang lain _
  6. Saat sedang duduk diam setelah makan siang  _
  7. Saat berada di dalam mobil, ketika kendaraan tengah berhenti karena kemacetan lalu lintas _

Penilaian atas hasil tes di atas sebenarnya agak rumit. Tapi sederhananya, jika nilai kamu kurang dari 10, kadar ngantuk kamu masih “normal”. Jika nilai kamu lebih dari 10, kamu perlu melakukan beberapa perubahan gaya hidup. Perubahan itu pasti nggak akan instan, tapi kamu pasti bisa melakukannya secara bertahap.

Lalu apa yang harus dilakukan?

1. Perhatikan kondisi ruangan tempat kamu tidur

Contoh tidur yang kurang baik/via pexels.com

Semuanya kembali lagi ke pola dan kualitas tidur kamu. Mau kamu coba cara-cara canggih sekalipun, semuanya bakal percuma kalau kualitas tidur kamu jelek.

Yup, sebenarnya masalah dan solusinya bisa kamu temukan di kamar tidur kamu.

Buat mendapatkan tidur yang berkualitas, salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah suhu ruangan. Idealnya, suhu ruangan saat kita tidur berkisar antara 15 sampai 20 derajat celcius. Suhu kamar yang terlalu panas itu nggak ideal untuk kualitas tiduryang baik. Bisa-bisa kamu malah jadi dehidrasi, dan tidur kamu pun nggak bakalan nyenyak.

Faktor lainnya yang harus dipertimbangkan adalah cahaya dan suara. Ada alasan yang bagus kenapa banyak orang suka tidur dalam kondisi kamar yang gelap dan senyap. Jadi jika kamu suka tidur dengan kondisi lampu menyala, kamu tahu apa yang harus dilakukan bukan? Matikan semua sumber cahaya dan suara. Bahkan cahaya dan suara yang berasal dari layar TV pun bisa berpengaruh ke kualitas tidur.

2. Daripada memainkan smartphone sebelum tidur, lebih baik baca buku

Apa sih yang kamu lakukan kalau memainkan smartphone sebelum tidur? Saya yakin sebagian besar waktu kamu habiskan dengan membaca. Mau itu baca status orang, baca komik, baca caption di meme, semuanya itu bisa digeneralisasikan sebagai aktivitas membaca.

Cahaya yang berasal dari smartphone atau laptop pun punya efek yang sama dengan cahaya dari layar TV, mereka sama-sama mempengaruhi otak dan bikin kamu sulit untuk rileks — kondisi yang dibutuhkan untuk tidur yang nyenyak.

Jika kamu memang pengin baca sebelum tidur, mendingan baca buku. Bukunya pun buku cetak, bukan buku elektronik. Membaca buku sebelum tidur itu bisa bikin kamu cepat ngantuk. Dan kamu pun bisa mendapat waktu tidur yang cukup kalau tidur lebih awal, sekaligus juga menjaga waktu tidur yang reguler setiap harinya.

3. Jangan terlalu kenyang saat makan

Makannya juga jangan disuapin sama kuda/via pexels.com

Hindari makan terlalu berat saat kamu lagi di tengah-tengah aktivitas penting, apalagi jika kamu terlalu banyak mengonsumis karbohidrat. Orang setangguh apa pun pasti bakalan ngantuk kalau perutnya terlalu kenyang setelah makan siang. Makan aja secukupnya. Dan buat mengganti jatah makan siang yang dikurangi, kamu bisa menambah porsi makan malam.

Alternatif lainnya, seimbangkan menu makan siang kamu dengan memperbanyak makan sayuran dan buah-buahan sebagai pelengkap menu utama.

4. Solusi terakhir, tidur siang 10 sampai 20 menit

Tidur siang itu nggak perlu lama-lama, cukup 10 sampai 20 menit. Saat terbangun lagi, badan kamu pasti bakal jauh lebih segar.

“Tapi gimana kalau saya kebablasan saat tidur siang?”

Kamu bisa coba metode tidur siang ala Salvador Dali. Untuk lebih lengkapnya kamu baca di sini.

Tapi nggak mungkin juga ‘kan kamu tidur siang setiap hari? Apalagi buat orang yang kerja, bisa-bisa kamu dimarahi si bos tuh. Itu makanya tiga tips pertama harus kamu coba.

2 Shares

Komentar:

Komentar