5 ‘Dosa Kecil’ yang Pasti Pernah Kita Lakukan Saat Berbelanja di Supermarket

Ngaku deh, pasti ada yang sering ngelakuin ini

Entah kamu mahasiswa, karyawan kantoran, atau ibu rumah tangga, pasti nggak asing sama yang namanya belanja bulanan.

Jika menilik kebiasaan berbelanja bulanannya, manusia itu bisa dibagi jadi tiga jenis. Mereka adalah orang-orang yang suka belanja di supermarket, minimarket, atau warung dekat rumah. Ya buat orang yang kebutuhan bulanannya cuma terbatas di odol dan sabun batang sih, kayak saya, belanja ke warung juga cukup dong.

Kalau belanja bulanan di warung sih enak, biasanya orang nggak bakal beli yang macem-macem. Tapi kalau kamu suka belanja bulanan di supermarket, ini nih yang rawan… rawan melibatkan kesalahan yang dipengaruhi hawa nafsu. Nih baca penjelasannya di bawah.

1. Tergiur promo

via tempo.co

Dari rumah atau kos niatnya mau beli sampo yang di-endorse Cristiano Ronaldo, eh pas sampai di supermarket malah sekalian beli permen, buah, ciki, mi goreng, parfum, dan minuman penyegar panas dalam. Terus sabunnya? Kelupaan. Padahal semua barang yang dibeli itu di rumah stoknya masih banyak, kamunya aja yang tertarik buat beli hanya karena ada promo di supermarket. Terus pas sampai rumah langsung merenung, menyesali:

“Ngapain gue beli sebanyak ini ya?” Sungguh penyesalan yang klasik.

Rata-rata kebanyakan produk yang sering dilabeli promo itu berupa makanan yang kurang sehat. Entah itu biskuit yang banyak gulanya, minuman kemasan, atau soda. Kalau di supermarket kesayangan saya sih gitu, nggak tahu ya kalau di supermarket kesayangan kamu.

2. Tertarik dengan packaging atau kemasan

via tribunnews.com

Selain tertipu promo, biasanya para pejuang belanja bulanan sering tertipu sama kemasan juga. Mentang-mentang lagi awal bulan, terus di rak pajangan ada durian montong yang dikemas super cantik dengan lampu super terang dan harga super promo, kamu langsung masukin 2-3 buah ke keranjang. Pas udah sampai rumah ternyata buahnya nggak sebagus di pajangan, rasanya pun b aja. Nyesel, nggak?

3. Berkunjung di waktu yang kurang tepat

via loop.com

Hati-hati, salah memilih waktu untuk pergi ke supermarket dapat menyebabkan mood jadi hancur berkeping-keping. Sebisa mungkin hindari jam-jam pulang kerja atau akhir pekan. Di waktu-waktu seperti itu supermarket pasti ramai banget. Antrian kasirnya juga nggak manusiawi lagi.

Untuk menanggulanginya, ada satu solusi yang bisa kamu coba: pakai Google Maps! Jadi nanti kamu tinggal cari supermarket tujuanmu di Maps, terus lihat jam sibuknya kapan. Minimarket tertentu bahkan bisa dilihat jam sibuknya. Dan kamu juga bisa lihat bagaimana keramaian saat ini di supermarket idola kamu kalau ada tulisan LIVE.

4. Nggak bawa catatan belanja

Sempet viral nih via seword.com

Salah satu bentuk kekhilafan yang acapkali terjadi pada para penggiat belanja bulanan adalah lupa bawa catatan (prediksi) belanjaan. Terkesan remeh, ya itu benar. Tapi kebiasaan yang remeh ini justru bisa bikin anggaran pengeluaran bulanan jadi membengkak. Karena lapar mata, semuanya dibeli. Terus barang yang harusnya dibeli malah kelupaan.

Apa? Selama ini kamu nggak pernah bikin catatan belanja? Kecuali kamu punya sumur emas yang tersembunyi di ruang bawah tanah rumah, mendingan kamu mulai bikin catatan belanja deh setiap dapat pemasukan bulanan.

5. Belanja waktu perut kosong

via poskotanews.com

Ini juga salah satu kesalahan kecil yang sering dilakukan oleh kita, umat manusia, tapi sering diabaikan. Jika kamu berbelanja dengan perut kosong, kamu jadi gampang banyak maunya. Sebaliknya kalau pas lagi kenyang, pasti kamu nggak begitu seimpulsif pas lagi laper, apalagi kalau menyangkut makanan dan minuman ringan yang lagi promo. Ya, ‘kan?

Kalau dari kelima poin di atas, yang mana nih yang sering kamu lakukan? Jujur, ya.

- Advertisement -
Shares 9

Komentar:

Komentar