Hei Kamu, Simak Baik Baik Nih Nasehat B.J. Habibie Biar Nggak Keterusan Galau!


Mungkin seringkali kamu berpikiran kalau hidup ini kadang tidak adil. Yap benar itu adalah salah satu kenyataan yang tidak bisa dipungkiri. Banyak kejadian di luar harapan yang tidak kita inginkan. Selalu saja ada masalah-masalah yang timbul dalam setiap langkah kita, bahkan ada kalanya kita jatuh tersungkur dalam mencapai sesuatu yang kita ingin capai.

Selain itu, pasti ada saja orang yang tidak suka dengan kita dan berusaha menjatuhkan kita, kalau sudah ketemu masalah seperti ini ingin rasanya menangis kenceng dan menyalahkan keadaan, kenapa bisa begini.. kenapa bisa begitu..

Tapiiii.. ternyata dengan menyalahkan keadaan itu tidak akan menyelesaikan masalah, bahkan bisa saja akan menambah masalah. Atau bisa jadi kita akan semakin terperangkap dan terjebak dengan masalah yang sedang kita hadapi.

Saat kita sudah tidak tahu harus ngapaian dan seperti ingin menyerah saja dengan keadaan, ada baiknya kita ikuti nasihat B. J. Habibie yang dikutip dari buku Tak Boleh Lelah dan Kalah! ini. Dengan membaca buku ini akan membuat kita kembali tersadar bahwa menyerah dan putus asa itu seharusnya tidak pernah ada.

Apa sih 5 nasihat B.J Habibie tersebut?

1. “Utamakan karya nyata, bukan citra.”

 

habibi1

Citra itu bisa diibaratkan seperti kulit luarnya saja yang nampak dan terlihat. Sementara karya merupakan isinya. Hanya mementingkan citra tanpa membuat karya seperti tong kosong yang nyaring bunyinya. Tak ada yang bisa dibanggakan. Sekalipun memberikan kepuasaan, tetap saja tak memberi makna apa-apa. Mungkin pada saat ini kita masih dianggap seperti angin lalu yang tidak berguna dan belum mampu berbuat apa-apa. Tapi jangan langsung merasa putus asa. Tunjukkan dengan karya. Ciptakan karya yang bisa bermanfaat dan dinikmati orang banyak. Buat karya dengan kerja keras dan ketulusan hati yang dalam. Nanti dengan sendirinya citramu akan bersinar. Sosokmu akan dikenal. Jadi, fokuslah untuk terus berkarya daripada hanya meratapi hidup dan menyalahkan keadaan.

2. “Titel kesarjanaan menarik, tetapi tidak menentukan. Yang menentukan adalah kemampuan menyelesaikan masalah yang dihadapi sesuai harapan pemberi tugas dengan pengorbanan sedikit dan biaya serendah mungkin. Ini dapat diperoleh melalui pekerjaannya secara bertahap.”

 

habibi1

Kuncinya adalah berani untuk mengambil langkah menyelesaikan masalah yang dihadapi. Gelar dan status sedikit banyak memang memberi pengaruh. Tapi yang orang butuhkan dari diri kita adalah kemampuan. Apa yang bisa kita lakukan untuk menyelesaikan masalah? Langkah apa yang bisa kita ambil untuk mencari solusi dan jalan keluarnya? Semua ada prosesnya. Segala sesuatunya punya tahapan-tahapannya sendiri. Jika saat ini kamu sedang menghadapi masalah yang sulit, bertahan dan bersabarlah. Jangan malah menyalahkan orang lain atau keadaan. Yang perlu kamu lakukan adalah menunjukkan kemampuan terbesarmu, tunjukkan keberanianmu untuk jadi seorang pemenang.

3. “Keberhasilan akan menjadi penggerak utama semangat. Kegagalan akan menurunkan semangat. Namun, kegagalan akan dapat menggerakkan intensitas berpikir secara rinci, sehingga dalam waktu sesingkat-singkatnya dapat mengubah kegagalan menjadi keberhasilan.”

 

habibi3

Kamu baru saja mengalami kegagalan dan merasa sangat sedih? Oke, itu memang hal yang wajar. Semangat dan motivasimu mungkin juga merosot. Tapi jangan dibiarkan begitu saja. Do something! Dari kegagalan itu pasti ada setidaknya satu hal yang bisa kamu pelajari. Mungkin ada kesalahan yang harus kamu perbaiki. Atau mungkin memang kamu sedang diarahkan ke jalan yang lebih baik dari yang kamu tempuh sebelumnya. Setiap orang besar dan sukses punya lika-likunya sendiri. Ada perjuangan dan pengorbanan besar yang telah mereka lakukan sebelum akhirnya bisa sesukses sekarang. Berhenti menangisi kegagalan, lalu kembali tegakkan kepala dan buktikan kalau kamu orang yang mampu dan berani.

4. “Saya tidak pernah bermimpi. Yang saya kembangkan adalah cita-cita berdasarkan suatu wawasan yang jelas, realistis, mencerminkan kebutuhan masyarakat, juga kepentingan nasional yang disesuaikan dengan kemampuan yang terus saya tingkatkan. Tahap demi tahap, produktivitas, disiplin bekerja, dan kualitas karya saya meningkat.”

 

habibi4

Sungguh unik pernyataan B. J. Habibie yang satu ini. Beliau bisa menyikapi arti mengejar impian dengan sudut pandang yang sama sekali berbeda. Selama ini kita mungkin dilenakan dengan semangat dan motivasi untuk mengejar impian dan bermimpi setinggi mungkin. Tapi kita sering lupa kalau untuk bisa mewujudkannya, ada proses panjang dan jatuh bangun yang harus kita lalui. Sehingga tak banyak dari kita yang bertahan dengan proses itu dan berhenti di tengah jalan. Boleh kita punya mimpi besar. Tak ada yang melarang untuk memiliki impian luar biasa. Tapi kita juga harus bisa dan berani membuktikan diri bahwa kita mampu mewujudkannya. Jangan sampai setiap impian berakhir jadi omong kosong belaka. Disiplin diri, berusaha tanpa henti, melakukan yang terbaik di setiap usaha yang kita lakukan. Proses itu akan terus berputar dan kita alami sebelum mencapai garis akhir kesuksesan besar.

5. “Yang diperlukan oleh anak muda Indonesia untuk terus menjaga semangat dan tak pernah putus asa mengejar cita-cita serta agar mampu menghalau hambatan-hambatan yang dilaluinya adalah SUKSES dalam membuat karya nyata!”

 

habibi5

Cita-cita dan impian itu hanya akan jadi angin lalu kalau kita tak berani membuat karya nyata. Percuma menyalahkan keadaan, karena tidak akan memberi kebaikan apa-apa untuk kita jadi gunakan waktu yang ada untuk membuat karya baru, menciptakan sesuatu yang baru bukannya malah terus berkeluh kesah atau menyerah.

Suka dengan nasihat B.J Habibie di atas? Jangan lupa berikan komentar dan bagikan ke teman-teman kamu ya..

Sumber : kaskus

Komentar:

Komentar