Makan Enak Boleh Saja, tapi Sebenarnya Berapa Takaran Sodium yang Pas supaya Terhindar dari Hipertensi?

Karena yang berlebihan itu nggak baik

Belakangan ini, banyak kasus hipertensi, kolesterol, atau diabetes yang diderita oleh mereka yang masih berusia muda. Kira-kira kenapa ini bisa terjadi? Ya, ini bisa terjadi karena kemudahan akses dalam mendapatkan makanan yang kita inginkan. Ingin beli gorengan? Tinggal sebrang jalan. Makanan sehat terlalu mahal? Yuk, makan mie! Ingin makanan cepat saji? Ada banyak warung geprekan dimana-mana. Memang rasanya enak, tapi konsekuensinya itu bisa fatal kalau tidak diperhatikan.

Dibandingkan zaman dulu, penyakit-penyakit yang disebutkan di atas bisa dibilang penyakitnya orang kaya. Hal ini mungkin karena dulu bumbu dapur seperti garam, gula, rempah-rempah, dan bahkan penyedap instan itu termasuk barang mahal.

via pexels.com

Nah, karena sekarang bumbu dapur bisa didapatkan dengan mudah, nggak heran kalau penyakit-penyakit tersebut sudah bisa ‘dinikmati’ oleh hampir semua orang. Sedap! 

Salah satu penyakit yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Sebenarnya apa sih yang membuat hipertensi ini bisa terjadi?

Salah satu tugas ginjal adalah mengeluarkan air dari sel darah supaya darah bisa mengalir dengan lancar di dalam tubuh kita. Ketika kita mengkonsumsi terlalu banyak sodium, air tersebut tidak bisa dengan mudah dikeluarkan karena sifat sodium yang mengikat air.

via verywellfit.com

Alhasil ketika volume darah membesar dan kesulitan melewati pembuluh darah, maka secara otomatis tekanan yang dihasilkan untuk ‘mendorong’ darah tersebut juga akan semakin tinggi. Dan ketika tekanannya meninggi, dinding arteri akan menebal supaya dapat mengatasi tekanan ini. Tapi karena dindingnya menebal, otomatis jalannya menjadi semakin sempit untuk dilalui. Lambat laun pembuluh darah bisa tersumbat dan menyebabkan beberapa komplikasi penyakit seperti serangan jantung.

Penjelasannya ribet? Hmm.. Kalau mau gampang, coba bayangkan Nobita dan Giant yang ada di Doraemon, ya. Bayangkan kalau darah yang normal itu seperti Nobita, darah yang terikat air itu seperti Giant, dan pembuluh darah adalah pipa yang ada di taman. Ketika mereka memasuki pipa tersebut, siapa yang lebih gampang untuk melewatinya?

Image result for pipa taman doraemon

Tapi perlu kamu ingat, sodium hanya berbahaya apabila dikonsumsi terlalu banyak. Kalau dalam porsi yang wajar sih malah banyak manfaatnya bagi tubuh kita.

Kalau begitu, berapa banyak dosis sodium yang tepat untuk tubuh kita?

Menurut American Heart Association (AHA), sodium yang kita konsumsi kalau bisa nggak lebih dari 1500 miligram per harinya. Soalnya tubuh kita sebenarnya hanya butuh 500 miligram saja per harinya. Anggap lah kamu makan sehari 3 kali (sarapan, makan siang, makan malam), kamu bisa membagi rata menjadi 500 miligram per sesi atau menyesuaikan sesuai kebutuhanmu.

Kalau kamu sering nyemil yang asin-asin, maka kurangi porsi sodium pada saat kamu makan. Perhatikan makanan seperti keju, daging asap, seafood beku, dan saus pabrikan karena biasanya makanan tersebut mengandung banyak sodium.

Untuk memudahkan memotong suplai sodium ini, coba setiap hari kurangi sedikit demi sedikit sampai kamu terbiasa. Nggak perlu langsung menghentikannya, karena sodium juga masih dibutuhkan oleh tubuh kita, kok. 

- Advertisement -
Shares 6

Komentar:

Komentar