Belum Terlambat buat Kamu Menguasai Beberapa Bahasa Asing, asalkan Tahu Caranya

Nggak gampang sih, tapi nggak mustahil juga

:

Sedari zaman SD dulu kita pasti sudah diajari bahasa bahasa Inggris. Ditambah lagi sebagian SMA mengajarkan bahasa asing lainnya macam bahasa Jerman, Prancis, Jepang, atau Arab. Tapi mengapa… mengapa kemampuan bahasa asing kita nggak mengalami kemajuan alias stagnan? Padahal kita belajar bahasa Asing dari dulu. Apa yang salah dari cara belajar kita?

Jawabannya ternyata banyak!

Belajar bahasa asing itu berbeda dengan belajar ilmu pasti macam matematika atau fisika. Jadi kita nggak bisa memakai teknik satu metode untuk semuanya saat belajar bahasa. Belajar bahasa itu ada caranya sendiri, nggak bisa disamakan dengan ilmu-ilmu yang lain.

Kalau nggak percaya coba kamu simak penuturan dari Luke Pancoe (yang menguasai bahasa Italia dalam waktu satu tahun, bahasa Prancis dalam waktu 4 bulan, dan bahasa Spanyol dalam waktu 3 bulan) dan Matthew Youlden (orang Inggris yang menguasai 9 bahasa). Khusus buat kamu yang kesulitan belajar bahasa asing, saya akan merangkum bagaimana cara mereka bisa menguasai bahasa-bahasa baru dengan lebih menyenangkan.

1. Temukan motivasimu

Tentukan apa faktor yang membuat kamu ingin mempelajari suatu bahasa. Apakah karena pengin kuliah ke luar negeri, pengin jadi traveler/pengembara/musafir, nyari jodoh orang luar, atau karena pengin bisa nonton film tanpa harus baca subtitle? Hey, ada lho teman saya yang sengaja ambil kelas bahasa Korea supaya bisa nonton K-drama tanpa subtitle.

Dulu, motivasi saya belajas bahasa Inggris pun bisa dibilang remeh: pengin tahu deskripsi di kartu Yu-Gi-Oh!

via yugiohrulings

Karena saya suka main Yu-Gi-Oh! sama orang yang jago bahasa Inggris, saya sering dikibulin. Berawal dari pengalaman traumatis itulah saya jadi bertekad buat belajar bahasa Inggris. Akhirnya dalam beberapa minggu saya tahu sebagian arti dari tiap-tiap kartu. Ya, waktu kelas 5 SD (atau kelas 6 ya, lupa) saya bisa tahu arti dari kata opponent, protect, graveyard, ressurectionlife point.


2. Belajar dari berbagai media

Mau lewat video di channel Youtube Skinnyfabs, belajar bercakap-cakap dengan orang asing lewat Talk With Stranger, atau lewat aplikasi dan situs pembelajaran seperti Duolingo; kamu bebas pilih.

Seperti yang diutarakan Andika pada video di atas, kamu juga bisa belajar bahasa baru lewat game, film, atau lagu berbahasa asing. FYI, selain lewat Yu-Gi-Oh!, saya juga belajar bahasa Inggris lewat game Football Manager 2005 saat di bangku SMP (ketahuan deh rentang umurnya). Jadi di sebelah komputer, saya selalu sedia kamus. Iya, kamus Inggris-Indonesia jutaan atau milyaran itu.

3. Tak perlulah memusingkan grammar

via MyDaily.News

Salah satu kesalahan dalam sistem pendidikan kita adalah kebiasaannya menyamakan metode antara satu pelajaran dengan pelajaran lain. Belajar bahasa itu rawan kesalahan. Pemula malah pasti bakal melakukan banyak kesalahan. Sedangkan kalau di sekolah ketika kita salah menjawab, kita akan mendapat nilai jelek. Kalau dapat nilai jelek, jadi malas sama pelajarannya. Kalau malas sama pelajarannya, jadi benci. Yah, begitulah kira-kira siklusnya.

Oleh karena itu, ketika kamu mempelajari bahasa baru, nggak usah terlalu memusingkan tata bahasa atau grammar. Yang penting praktik dan aplikasinya dulu. Baru setelah kamu pede dengan  bicara dengan orang lain dan menguasai cukup banyak kosakata, kamu bisa pelajari grammar. Seiring berjalannya waktu, grammar akan bisa semakin mudah untuk kamu kuasai.

Coba deh kamu chatting sama orang asing, hitung-hitung meningkatkan kemampuan bahasa. Toh, mereka nggak akan peduli sama grammar (kecuali kamu lagi apes dapet grammar nazy). Mereka malah senang dan bangga kamu punya kemauan buat mempelajari bahasa mereka.

4. Terapkan dan aplikasikan

via Brilio

Setelah punya motivasi dan ada media untuk belajar, langkah selanjutnya adalah terapkan dan aplikasikan! Bisa lewat chat dengan orang asing seperti pada poin nomor 3, berbicara dengan diri sendiri menggunakan bahasa asing, atau ngobrol empat mata dengan orang asing yang kamu temui. Bila kamu nggak pernah (atau malas) memakai bahasa asing, buat apa kamu susah-susah belajar bahasa tersebut?

5. Have fun!

via Your Learning Organisation

Pernah dengar ada orang yang bilang “Kalau saja aku belajar bahasa Inggris dari kecil, aku pasti udah lancar sekarang. Anak kecil itu gampang lho nyerap bahasa asing!”

Nggak! Anak kecil lebih mudah mempelajari bahasa asing itu cuma hipotesis, bukan teori. Belum ada yang membuktikan kalau anak kecil lebih cepat nyerap bahasa asing ketimbang orang dewasa. Menurut dosen saya dulu (ed), anak kecil lebih cepat menyerap ilmu ketimbang orang dewasa, itu karena hidup mereka masih belum dipenuhi banyak masalah. Bandingkan dengan orang dewasa yang otaknya selalu dipenuhi pikiran tentang utang, jodoh, atau cicilan motor.

Jadi jika kamu sudah mantap pengin bisa bahasa tertentu, belajarlah ketika waktunya untuk belajar. Nggak usah memikirkan hal-hal lain yang nggak perlu. Anggap diri kamu adalah anak kecil yang belum punya masalah dalam kehidupannya. Coba bersenang-senang saja saat kamu belajar bahasa asing.

Belajar bahasa asing itu nggak susah kok. Tapi kalau kamu punya tips lain yang bisa membantu orang lain untuk menguasai bahasa baru secara cepat, jangan sungkan-sungkan untuk membagikannya di kolom komentar.

Komentar:

Komentar