3 Fase Setelah Lulus Kuliah Ini Pasti Dirasakan Semua Mahasiswa!

via pexels.com

Siapa di sini yang baru lulus kuliah? Mana suaranya? Kalau kamu merasa masuk pada kategori tersebut, kamu pasti pernah melalui atau bahkan sedang melalui fase-fase tertentu. Fase ini ditimbulkan oleh masa-masa euphoria yang dimunculkan setelah lulus yang berubah menjadi masa-masa pencarian jati diri lagi. Pasti yang terlintas dalam pikiran kamu adalah: “Asik saya sudah lulus dan sudah wisuda, tapi tunggu dulu, sekarang saya harus ngapain, ya?” Pasti pertanyaan tersebut sempat terlintas, kan?

Kamu tidak usah merasa sendiri karena dilema tersebut itu sangat umum dialami mahasiswa yang baru lulus. Jika kamu sudah memiliki banyak hobi dan pernah memiliki kerja sampingan atau bahkan pernah freelancing saat kuliah, mungkin kamu tidak akan terlalu kaget ketika harus mulai terjun ke “dunia nyata.” Tapi bagi yang ketika kuliah hanya fokus pada kuliah dan bersosialisasi dengan teman kuliah saja, dan tidak sedikit pula yang seperti ini, mungkin kamu pernah dan/atau sedang mengalami hal-hal ini:

1. Bimbang antara melanjutkan kuliah atau bekerja terlebih dahulu

Confusion via npr.org

Setelah lulus, perasaan bimbang pasti muncul. Pertanyaan seperti “Apakah saya harus melanjutkan kuliah?” atau “Apa saya harus kerja dulu, ya?” itu pasti muncul. Hal yang satu ini bisa membuat kamu merasa galau dan stress karena memang setelah lulus dari satu sisi banyak sekali langkah yang bisa kamu ambil, tapi dari sisi lain memilih langkah yang tepat itu yang paling sulit unutk ditentukan. Setelah lulus alangkah baiknya jika kamu membuat keputusan bulat akan langkah selanjutnya ayang betul-betul tepat buat kamu. Contohnya, jika kamu memiliki tekad untuk melanjutkan kuliah, maka lanjutkanlah.  Atau misalnya jika kamu ingin lebih bisa menghasilkan untuk kebutuhan masa depan, maka lebih baik kamu memilih untuk bekerja. Karena apa pun yang kita lakukan pastinya berdasarkan niat kita melakukan hal tersebut. Pastinya jika tekad kita bulat, hal apa pun yang kita lakukan akan jauh lebih maksimal. Betul, tidak?

2. Mencari kerja yang cocok dengan bekal ilmu hasil kuliah

via pexels.com

Jujur saja, terkadang kita memilih jurusan yang bukan minat kita. Hal ini dapat menimbulkan perasaan bingung ketika mencari peluang kerja setelah lulus. Bisa jadi kamu tertarik dengan perkerjaan tertentu namun perkerjaan tersebut itu berbeda jauh dengan jurusan yang kamu ambil. Hal ini juga sebetulnya sangat umum terjadi. Kembali lagi ke poin pertama, semua itu kembali pada niat kita dan visi kita akan masa depan. Jadi sebetulnya lebih baik memilih apa yang menurut kamu itu paling cocok. Jadi jika pekerjaan tersebut tidak sesuai jurusan tetapi memiliki kualitas tertentu yang pas dengan kemampuan kamu, ya, kenapa tidak? Ngomong-ngomong tentang kemampuan alias skill terkadang pasti kita pernah…

3. Merasa punya skill tertentu yang ingin disalurkan jadi pekerjaan

via pexels.com

Semua orang pasti punya hobi atau passion tertentu yang mereka miliki yang sudah menjadi skill tersendiri yang belum tentu dimiliki orang secara umum. Tapi kamu tahu, ternyata memiliki hobi juga ternyata bisa menghasilkan, lho. Contohnya, kalau kamu memiliki hobi fotografi dan kamu terus menekuninya, bisa jadi kamu dipekerjakan sebagai fotografer khusus travel atau fotografer kuliner. Jadi, lebih baik ambil peluang tersebut jika memang akan berbuah hasil pada jangka panjang.

Inti dari ketiga poin di atas adalah bahwa kamu sebetulnya memiliki banyak potensi untuk melakukan apa pun yang kamu mau dan mampu untuk lakukan apa pun, selama bisa fokus dan memiliki prospek yang baik di masa depan. Bagaimana cara menggali potensi tersebut? Hal itu jika kamu mendukung minat dan bakat kamu dengan beberapa: kelilingi diri kamu dengan orang-orang yang memiliki visi yang sama dan etos kerja yang baik, tidak pernah berhenti belajar dari pengalaman, dan dukung suasana kerja kamu dengan fasilitas yang tepat agar lebih termotivasi.

Ngomong-ngomong tentang fasilitas yang tepat, kamu bisa banget menggunakan coworking space seperti CO&CO Workshare dan CO&CO Space. CO&CO Workshare dan CO&CO space yang terletak di Bandung ini adalah contoh wadah yang tepat untuk menggali potensi diri kamu. Coba tengok poster di bawah ini deh untuk melihat apa saja yang mereka beri:

Gimana? Keren, kan?

Kalau kamu ingin membangun koneksi dan mengerjakan suatu hal dengan lebih produktif, kamu bisa banget menggunakan fasilitas di CO&CO Workshare dan CO&CO space. Di kedua coworking space tersebut kamu bisa menemukan orang-orang yang memiliki etos kerja yang baik yang bisa kamu contoh dan bahkan bisa kamu ajak untuk bekerja bersama. Selain itu, kamu juga tidak usah pusing dengan konsumsi karena fasilitas di sana menyediakan tempat makan yang berkualitas yaitu De’Kantine. Siapa tahu dengan langkah-langkah ini, peluang untuk masa depan cerah bisa terbuka untuk kamu setelah lulus kuliah. Iya, kan?

Selamat mencoba dan semoga sukses, ya!

Rendila: Co-Editor of Selipan.com Bookworm. Foodie. Writer. "Listen with ears of tolerance! See through the eyes of compassion! Speak with the language of love." - Jalaludin Rumi
Related Post
Leave a Comment