Hiiiy… Kisah 5 Pembunuh Berantai Ini saking Sadisnya sampai Diangkat ke Serial TV, Guys!

Serasa kayak baca cerita horor, lho

Apa yang ada di dalam pikiran kalian ketika mendengar kata “pembunuh berantai”? Serem, berbahaya, atau malah menarik?

Untuk sebagian orang, kasus pembunuhan berantai memang menarik untuk ditelusuri. Bagaimana mereka menyembunyikan kejahatannya, bagaimana mereka bersikap agar tidak dicurigai, atau bahkan tentang bagaimana ketika mereka membunuh dengan sadis tanpa rasa bersalah sedikit pun.

Nah, tau gak kalian, Netflix sampai membuat serial TV yang menceritakan kisah seram para pembunuh berantai lewat serial terbarunya, Mindhunter. Di film ini diceritakan bagaimana Behavioral Science Unit FBI berusaha mempelajari cara berpikir para pembunuh berantai dan psikopat pada tahun 70-an.

Kebanyakan kasus yang diangkat dalam film ini terinspirasi dari kisah nyata, dan diambil langsung dari berkas kasusnya terdahulu, lho. Kalau kamu penasaran, di bawah ini ada 5 pembunuh berantai yang kisahnya diangkat oleh serial Mindhunter. Check this out, guys!

1. Co-Ed Killer

via ytimg.com

Seorang pria bernama Kemper dinyatakan bersalah atas pembunuhan 10 orang pada tahun 1964 dan 1973. Selain itu, dia juga mengaku membunuh kakek dan neneknya sendiri pada umur 15 tahun. Kemper ditahan karena kasus pembunuhannya tersebut, kemudian bebas pada umur 21 tahun.

Setelah bebas Kemper bukannya jera, dia malah kembali melakukan pembunuhan. Kemper membunuh enam wanita muda, murid-murid di area Santa Cruz, dan juga ibunya sendiri sekaligus juga teman-teman ibunya.

Cara membunuhnya pun bermacam-macam, mulai dari menembak, menusuk, bahkan hingga mencekik hingga meninggal. Lebih mengerikannya lagi, Kemper mengaku melakukan hubungan badan dengan mayat yang telah dibunuhnya setelah sebelumnya ia memisahkan tubuh dengan kepala mayatnya. Bener-bener sakit kalo ini sih.

Kemper memiliki masa lalu yang kelam karena ibunya ternyata suka melakukan kekerasan terhadap dirinya. Kemper juga pernah hampir meninggal dua kali di tangan saudara perempuannya.

Kemper masih hidup hingga sekarang dan ditahan di California.

2. Monte Rissell

via popsugar-assests.com

Monte adalah seorang pembunuh keji yang sudah memperkosa 12 wanita dan membunuh lima di antaranya.

Dikutip dari Washington Post, Monte memperkosa dan membunuh para korbannya hanya dalam selang waktu sembilan bulan saja. Dia melakukan semua perbuatan jahatnya pada tahun 1976 sebelum akhirnya tertangkap saat umurnya 18 tahun. Namun, Monte mengaku sudah melakukan perampokan dan pemerkosaan sejak umurnya 16 tahun.

Monte mendapat pembebasan bersyarat pada tahun 1995, tapi hingga kini ia masih ditahan di Pochahontas State Correctional Center di Virginia. Monte masih hidup hingga sekarang, umurnya sudah menginjak 59 tahun.

3. Salem shoe-fetish killer

via pinimg.com

Jerry Brudos merupakan pria yang memiliki fetish terhadap sepatu wanita sejak usianya masih sangat muda. Dia pernah ditahan selama sembilan bulan ketika berumur 19 tahun karena melakukan penyerangan seksual terhadap seorang wanita. Namun, ia dibebaskan karena dianggap tidak memiliki penyakit jiwa.

Pada tahun 1968 dan 1969, ketika Brudos berumur 28 tahun, dia diketahui membunuh 5 orang wanita. Setiap wanita yang dibunuhnya adalah wanita muda yang gak dikenalnya. Mereka kemudian dibunuhnya di dalam garasi mobilnya. Setelah itu dia mulai memutilasi dan memakaikan sepatu high heels atau baju lain ke tubuh korbannya.

Brudos mengakui pembunuhan yang dia lakukan. Namun, berdasarkan pengakuannya tersebut, Brudos justru hanya dihukum atas tiga pembunuhannya. Dia ditahan di Oregon Department of Corrections dari tahun 1969 hingga meninggal karena kanker hati pada tahun 2006.

4. Richard Speck

via crimefeed.com

Saat remajanya, Speck keluar dari sekolahnya saat dia berada di bangku SMA. Selain itu, Speck juga seorang pecandu alkohol pada umur 15 tahun. Tahun 1966, saat umurnya 24, Speck berada di Chicago untuk mencari kerja. Tapi, ketika sudah berada di sana, dia pergi dengan kondisi mabuk ke sebuah rumah yang dihuni delapan siswa jurusan keperawatan. Speck memaksa masuk dengan membawa pisau dan mengikat mereka. Lalu Speck membunuh wanita itu satu per satu.

Wanita kesembilan sebenarnya sudah diikat oleh Speck, hanya saja dia bersembunyi di bawah tempat tidur dan Speck lupa untuk membunuhnya.

Ketika ditanya kenapa Speck tega membunuh para wanita itu, dengan enteng dia menjawab, “Mereka sedang tidak beruntung malam itu”. Gila, bayangin kamu dibunuh oleh seseorang dengan alasan kamu lagi gak beruntung malam itu? Kalau saya pribadi, saya bakal ngehantuin tuh orang sampe dia kapok, deh.

Speck meninggal karena serangan jantung pada 1991 ketika berumur 49 dan masih dalam keadaan sebagai tahanan.

5. BTK Killer

via nydailynews.com

Denis Rader adalah seorang pegawai ADT. Dia diketahui telah membunuh 10 orang selama lebih dari 20 tahun ketika tinggal di area Wichita, Kansas, sebelum dinyatakan bersalah dan ditahan pada tahun 2005.

Denis terkenal karena dia selalu mengirimkan surat kepada pihak kepolisian selama bertahun-tahun. Dia juga sangat terobsesi dengan simpul dan ikatan. Maka dari itu, seringkali dia mengikat korbannya hingga sang korban menderita.

Denis masih hidup dan mendekam di tahanan El Dorado Correctional Facility di Kansas. Dia sekarang berumur 72 tahun dan kemungkinan akan bebas paling cepat pada tahun 2180 nanti. Hmm, kalau dia berumur seperti kura-kura mungkin dia bisa merasakan kebebasan, ya.

Nah, tadi itu adalah 5 kasus pembunuhan berantai terbesar pada masanya yang ditayangkan dalam serial TV di Netflix Mindhunter. Kalau kalian penasaran dengan kasus-kasus tadi, kalian bisa langsung tonton deh serial TV-nya, guys!

Sumber: ThisIsInsider

Komentar:

Komentar