Kisah Nyata 5 Petualang yang Mati Saat Mencari Keberadaan Tempat-Tempat Mitos

El Dorado sudah ditemukan oleh Nathan Drake di Uncharted 2 tuh...

Keberadaan beberapa kota dan peradaban yang hilang pernah dijelaskan dalam dokumen bersejarah dari zaman dulu kala. Kota Atlantis dan peradaban mutakhirnya mungkin jadi salah satu kisah kota hilang yang masih diperbincangkan hingga saat ini. Selain itu ada juga Kota Sodom dan Gomorrah yang pernah diceritakan dalam kitab suci.

Kabar mengenai keberadaan kota misterius pun seringkali mengundang rasa penasaran. Zaman dahulu saja banyak penjelajah dan arkeolog yang melakukan ekspedisi ke lokasi kota-kota hilang yang melegenda. Misalnya Kota Emas El Dorado yang sangat terkenal saat masa kolonialisme Eropa di benua Amerika. Pada masa itu, banyak sekali penjelajah yang mencari keberadaan El Dorado. Tapi tak sedikit pula penjelajah yang malah mati atau hilang di perjalanan menuju kota khayalan mereka itu.

Pada akhirnya kita pun sadar bahwa tempat yang mereka cari hanya sekadar mitos saja.

Oleh karena itu di artikel ini saya ingin mengajak kamu menyimak kisah 5 tokoh yang meninggal dalam upayanya mencari tempat-tempat yang berasal dari mitos masyarakat. Dilansir dari Listverse, yuk langsung saja kita simak daftarnya.

1. Sir Walter Raleigh

via express.co.uk

Sir Walter Raleigh adalah seorang penjelajah dan tentara asal Inggris yang juga dianggap sebagai pemburu harta karun paling terkenal sepanjang sejarah. Di usianya yang ke-26 di tahun 1578, Raleigh ikut dalam pelayaran menuju New World (benua Amerika). Dan setelahnya dia dianugrahi gelar bangsawan oleh Ratu Elizabeth I.

Saat berada di Amerika, Raleigh mendengar rumor tentang ‘City of Gold’ yang terletak di sekitar Amerika Selatan. Lalu bersama Antonio de Berrio, dia akhirnya melakukan ekspedisi menuju Danau Parime di dataran tinggi Guiana. Raleigh percaya kalau tempat itu adalah lokasi kota emas Manoa (atau yang lebih dikenal dengan sebutan El Dorado) yang banyak dicari oleh para penjelajah Eropa pada waktu itu. Tapi ekspedisi Raleigh di tahun 1595 itu tak membuahkan hasil apa pun.

Raleigh sempat dipenjara selama 13 tahun karena dituduh ikut berkonspirasi menentang Raja James 1 setelah kematian Ratu Elizabeth. Setelah bebas di tahun 1616, Raleigh kembali melakukan ekspedisinya yang kedua ke kota Manoa. Kali ini bersama anaknya, Walt, dan seorang teman yang bernama Lawrence Keymis. Tapi di awal perjalanan, Keymis mengabaikan perintah Raleigh dan menyuruh anak buahnya untuk menyerang pos pasukan Spanyol. Pertikaian tersebut mengakibatkan tewasnya Walt.

Raleigh yang merasa kecewa dan putus asa akhirnya pulang ke Inggris. Duta besar Spanyol meminta Raja James untuk menghukum mati Raleigh atas kecerobohannya yang mengancam persekutuan antara Inggris dan Spanyol. Raleigh pun mati dipenggal pada tahun 1618.

2. Philipp Von Hutten

via mb.dkn.tv

Pada tahun 1530, rumor mengenai kota emas El Dorado sedang gencar-gencarnya beredar di seluruh penjuru benua Amerika. Salah satu tokoh sejarah yang sangat antusias menemukan tempat legendaris ini adalah Philipp von Hutten. Dia bergabung dengan 600 penjelajah lainnya dalam sebuah ekspedisi yang dipimpin oleh Georg von Speyer. Ekspedisi tersebut memakan waktu tiga tahun (1535-1538) dan di rentang waktu itu pula para penjelajah bergelut dengan kerasnya kehidupan hutan belantara Amerika. Tapi sesampainya di sungai Japura (Brazil), kota El Dorado yang dicari tak kunjung terlihat.

Dua tahun setelah ekspedisi tersebut, von Speyer meninggal. Jabatannya sebagai Kapten Jenderal Venezuela akhirnya diserahkan kepada Philipp von Hutten. Tak lama berselang, von Hutten mencoba lagi peruntungannya menemukan kota El Dorado.

Pada bulan Agustus 1541, dia berangkat dari Kota Coro dan menyebrangi Rio Bermejo bersama beberapa pasukan berkuda. Von Hutten dan rombongannya kemudian bertemu penduduk asli Omagua yang melakukan perlawanan terhadap mereka. Pertempuran berdarah pun pecah. Hasilnya, Von Hutten dan beberapa rekannya yang selamat pulang ke Coro dengan kondisi lemah dan terluka parah.

Setibanya di Coro, von Hutten ditangkap oleh Juan de Carvajal, seorang penjajah Spanyol yang berusaha mengambil alih Venezuela. Tak lama kemudian, von Hutten pun dipenggal.

3. Juan Ponce de Leon

via biography.com

Juan Ponce de Leon merupakan conquistador dan penjelajah Spanyol yang terkenal akan misinya untuk menemukan Fountain of Youth (mata air keabadian). De Leon pertama kali datang ke Amerika dalam ekspedisi Christopher Colombus yang kedua saat masih berusia 19 tahun. Keahlian Leon di bidang politik dan militer menjadikannya salah satu orang terhormat pada masa kolonialisme di Amerika. Ia diberikan izin oleh Colombus untuk menjelajahi pulau Puerto Rico dan akhirnya menjabat sebagai gubernur yang pertama di sana.

Pada tahun 1513, Leon melakukan ekspedisi untuk memperluas eksporasinya sampai ke pantai Florida. Menurut rumor, ekspedisi tersebut dilatarbelakangi juga oleh Fountain of Youth; mata air misterius yang punya kekuatan penyembuhan. Sebab pada saat itu kisah tentang Fountain of Youth seringkali diceritakan dari mulut ke mulut di kalangan penjajah Eropa.

Tapi pada penjelajahan terakhirnya di Florida tahun 1521, Juan Ponce de Leon dan bawahannya diserang oleh tentara Calusa. Leon meninggal akibat tertusuk panah beracun di bagian paha.

4. Percy Fawcett

lacodamine-exploration.org

Ini dia tokoh sejarah yang dianggap menginspirasi tokoh petualang fiktif di film Hollywood, termasuk Indiana Jones. Kolonel Percy Harrison Fawcett merupakan seorang geografer, pembuat peta, dan arkeolog berkebangsaan Inggris. Keahliannya membuat peta didapatnya dari pengalaman selama bergabung dengan Royal Geographical Society di tahun 1901.

Atas permintaan RGS, Fawcett menjalani tugas di Amerika Selatan untuk membuat peta hutan di perbatasan Bolivia dan Brazil. Saat di sana pula dia mendengar rumor tentang kota hilang bernama ‘Z’. Merasa tertarik, dia pun lalu melakukan penelitian.

Berdasarkan pengamatannya, Fawcett mendapat petunjuk mengenai lokasi kota ‘Z’ yang hilang. Di tahun 1925, dia berangkat bersama anak laki-lakinya dan seorang teman menuju bagian hutan Mato Grasso, Brazil, untuk menemukan kota ‘Z’. Tapi nahas, ketiga orang itu hilang secara misterius dan tak pernah terlihat lagi. Sekitar 100 orang yang mencari Fawcett juga mengalami nasib tragis; hilang atau mati di hutan.

Kota ‘Z’ yang dimaksud Fawcett diduga terinspirasi legenda Kuhikugu. Pada awal abad 21 sebuah situs kuno Kuhikugu ditemukan di hutan belantara Brazil. Situs tersebut membentang sejauh 19,900 kilometer persegi dan pernah dihuni oleh sekitar 50.000 penduduk.

5. Admiral Richard E. Byrd

via admiralbyrd.com

Richard E. Byrd adalah seorang pilot andal dari Angkatan Laut Amerika Serikat. Dia pernah memimpin ekspedisi ke bagian-bagian terasing di bumi seperti Samudra Atlantik, Samudra Arktik, dan dataran Antartika. Di tahun 1926, Byrd menjadi orang pertama yang terbang melintasi Kutub Utara. Saat kembali ke Amerika, dia dianggap pahlawan dan dianugrahi Medali Kehormatan oleh Presiden Calvin Coolidge. Pangkat Byrd pun dipromosikan menjadi komandan.

Prestasi yang ditoreh Byrd, membuatnya berencana untuk melakukan tiga ekspedisi ke Kutub Selatan; di tahun 1928, 1934, dan 1939. Tak diragukan lagi, Byrd sangat tertarik dengan bagian ujung bumi yang penuh misteri.

Namun ketertarikan Byrd tersebut kabarnya berhubungan dengan teori Hollow Earth yang dicetuskan oleh Dr. Raymond Bernard. Teori ini menyebutkan kalau di kedua kutub bumi ada jalan masuk ke alam bawah tanah di mana terdapat makhluk hidup dan peradaban manusia yang belum ditemukan.

Beberapa fakta ilmiah mendukung teori ini. Misalnya, suhu udara menjadi lebih hangat di bagian tengah kutub ketimbang daerah sekitarnya. Burung-burung tropis pun terbang menuju Utara saat musim dingin. Nah, karena teori ini, Byrd diduga mencari jalan masuk menuju Hollow Earth (atau mungkin sudah menemukannya). Byrd meninggal akibat penyakit jantung di tahun 1957.

Menurut kamu, apakah tempat yang dicari oleh 5 tokoh di atas benar-benar ada? Atau kamu pernah mendengar tempat legendaris lainnya? Hmm… kalau iya nggak ada salahnya lho mencari. Siapa tahu di tempat itu tersimpan kekuatan magis atau harta karun yang bisa bikin kaya raya. Yaa, siapa tahu.

- Advertisement -
Shares 56

Komentar:

Komentar