Hidup Itu Penuh Kenyataan Ironis, dan 7 Kisah Ini Adalah Cerminan Sempurna dari Ironi

Ironi... ironi di mana-mana.

:

Sebelumnya, mungkin kamu udah pernah lihat ironi yang tersajikan dalam bentuk foto. Masih ingat, nggak? Kalau kamu pengen lihat lagi, kamu bisa buka tautan ini: Hidup Itu Penuh Kenyataan Ironis, tapi Nggak Selucu Ironi dalam 11 Foto Ini.

Nah, sedikit berbeda dari artikel tersebut, sekarang kamu bakal menemukan berbagai contoh ironi kehidupan dalam bentuk cerita. Dan kemungkinan besar kamu bakal merasa ada ketidaksesuaian (yang lucu) antara harapan dan kenyataan jika mendengar ceritanya. Itu wajar, karena ironi emang mengandung kedua sifat itu: ketidaksesuaian dan juga kelucuan, terlepas dari akhir kisah yang terkadang tragis karena melibatkan kematian.

Tanpa buang waktu lagi, langsung aja kita simak kisah ironi dalam kehidupan yang telah dirangkum dari berbagai sumber ini.

1. Racun yang tak bekerja saat tengah diharapkan

via pixabay.com

Kisah ini melibatkan sosok Mithridates VI, pemimpin kerajaan Pontus yang berkuasa pada tahun 120 sampai 63 Sebelum Masehi. Ia adalah raja terakhir dan kerap dipandang sebagai penguasa Pontus yang paling sukses. Musuh besarnya kala itu, Republik Romawi, juga menganggap Mithridates VI sebagai sosok yang tangguh sekaligus segan padanya.

Tapi di balik semua itu, Mithridates VI memiliki ketakutan terhadap racun. Yup, ia takut sewaktu-waktu akan diracun oleh musuhnya. Guna menyiasatinya, ia rutin mengonsumsi racun dalam dosis kecil agar tubuhnya kebal terhadap racun.

Namun di penghujung kekuasaan Mithridates VI, Pontus ternyata berhasil dikalahkan oleh pasukan Romawi. Mithridates VI yang terdesak kala itu memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak racun. Usahanya berujung sia-sia, karena ia sudah kebal dan tak lagi mempan diracuni.

2. Charlie Chaplin yang kurang mirip dengan Charlie Chaplin

via pixabay.com

Kamu tahu komedian legendaris Charlie Chaplin? Dulu ia pernah mengikuti kontes mirip Charlie Chaplin. Tapi sedihnya, ia kalah di kontes tersebut. Dan yang lebih mengejutkannya lagi, ia berada di peringkat 20!


Sekarang coba kamu bayangkan jika ada beberapa orang mengatakan kamu nggak mirip sama diri kamu sendiri. Mereka alih-alih menyatakan orang lain lebih mirip sama kamu. Aaah, benar-benar ironi yang sempurna…

3. Fobia terhadap kata yang panjang

via commons.wikimedia.org

Ini adalah satu jenis fobia yang terdengar aneh (dan ironis)? Yup, fobia itu adalah fobia terhadap kata yang panjang. Nama fobianya: hippopotomonstrosesquippedaliophobia.

4. Arti kata sekolah yang sebenarnya

via nos.twnsnd.co

Sekolah (atau schola dalam bahasa Latin) berasal dari kata schole. Dalam bahasa Yunani kuno, schole punya arti “waktu luang”. Sangat berbeda dari kenyataan saat ini, bukan? Hehehe.

Itu karena cendekiawan Yunani kuno kerap berdebat dan mempelajari perihal filsafat di saat waktu senggang mereka. Tempatnya di mana lagi kalau bukan di schole. Untuk urusan pekerjaan kasar, mereka nggak perlu banyak memikirkannya karena udah ada budak yang mengurusnya. Jadi, mereka punya banyak waktu luang buat berdebat di schole.

5. Pencipta gitar yang tak bisa main gitar

via commons.wikimedia.org

Siapa sih gitaris yang tak kenal gitar Fender Stratocaster atau Tele? Tapi penemu dan pembuatnya sendiri, Leo Fender, nggak bisa main gitar.

6. Aksi protes berujung maut

via unsplash.com

Seorang warga AS bernama Philip Contos merupakan salah satu pemrotes kebijakan yang mengharuskan pengendara motor memakai helm. Bersama orang-orang yang sependapat dengannya, ia pun berpawai mengendarai motor dan melakukan aksi protes di tahun 2011. Tentu saja Philip mengendarai motornya tanpa memakai helm.

Namun di saat menyusuri jalanan Onondaga, New York, ia mendadak terjatuh dari motornya setelah sebelumnya kehilangan keseimbangan. Kepalanya membentur trotoar, dan alhasil, ia harus merelakan nyawanya melayang.

Polisi setempat berpendapat andai saja Philip memakai helm, ia mungkin selamat.

7. Ahli membebaskan korban penculikan diculik

via pixabay.com

Adalah Felix Batista yang diculik pada tahun 2008 di Saltillo, Meksiko. Felix yang tak lain merupakan seorang ahli dalam bernegosiasi dan membebaskan korban penculikan, diculik di hari saat ia harus memberikan kuliah tentang bagaimana menghindari penculikan.

Sebelum diculik, sebenarnya Felix menerima panggilan telepon misterius. Barulah setelah itu ia menghilang. Ia terakhir kali terlihat menaiki sebuah mobil bersama seseorang.

Tapi ironi seolah masih belum puas menampakkan dirinya. Beberapa jam setelahnya, seorang teman Felix yang sebelumnya jadi korban penculikan tiba-tiba dibebaskan oleh penculiknya.

Apa kamu punya contoh lain dari ironi yang sempurna?

Komentar:

Komentar