Di Balik Keagungannya, Apa Kamu Tahu kalau 7 Lukisan Legendaris Ini Menyimpan Kisah yang Unik?

Beda banget sama lukisan dua biji gunung yang sering saya buat dulu

:

Tujuh lukisan populer yang bakal kita bahas sekarang ini mungkin sudah pernah kamu lihat sebelumnya. Mau itu lewat internet atau secara langsung, kemungkinan besar kamu sudah lihat. Kalaupun kamu belum pernah lihat, minimalnya kamu pasti pernah dengar namanya. Kalaupun kamu belum pernah dengar, astaga… saya nggak tahu harus ngomong apa lagi sama kamu.

Ya iyalah saya bingung mau ngomong apa lagi. Pasalnya, deretan lukisan ini sudah mendapat banyak pengakuan dari penikmat seni dunia. Bahkan beberapa di antaranya punya pengaruh besar buat perkembangan seni lukis modern.

Meskipun begitu, nggak banyak orang yang tahu tentang latar belakang dari 7 lukisan ini. Padahal mengetahui cerita dari sebuah karya seni bisa melengkapi apresiasi kita akan karya tersebut. Seenggaknya itu menurut saya. Entah ya kalau menurut kritikus seni profesional.

Kalau kamu setuju sama pendapat saya, langsung saja kamu simak cerita di balik 7 lukisan populer berikut ini.

1. Mona Lisa, karya Leonardo da Vinci

via en.wikipedia.org

Mungkin sebagian dari kamu ada yang dibuat penasaran sama lukisan fenomenal ini. Apa yang membuat Mona Lisa begitu spesial di mata dunia? Apa yang membedakan Mona Lisa dengan lukisan potrtait lainnya.

Konon katanya, senyuman Mona Lisa itu penuh dengan misteri dan teka-teki. Kamu pun mungkin bakal kebingungan mencari tahu apa makna di balik senyuman si Lisa. Dan nggak cuma senyumannya saja, identitas wanita dalam lukisan Da Vinci itu juga sempat membuat publik bertanya-tanya.

Setelah sibuk menerka-nerka siapa sosok Mona Lisa sebenarnya, para ilmuwan “mungkin” telah menemukan jawaban. Kenapa saya sebut mungkin? Ya, siapa tahu jawaban ini salah dan nanti kita bisa menemukan jawaban yang sesungguhnya. Tapi sejauh ini, bukti menunjukkan kalau wanita dalam lukisan itu sebenarnya adalah Lisa del Giocondo, istri dari Francesco del Giocondo, pedagang kain sutra asal Florentine, Italia. Lukisan tersebut dibuat atas permintaan keluarga Lisa sebagai perayaan kelahiran anak laki-lakinya yang kedua, Andrea.

Ada fakta menarik lainnya di balik lukisan Mona Lisa. Ilmuwan menjelaskan kalau kita melihat mata Mona Lisa dengan mikroskop, ada huruf dan angka-angka kecil yang nampak. Di mata kanan, inisial LV bisa terlihat, sedangkan di mata kiri ada simbol-simbol misterius yang masih diteliti maknanya. Wah, hampir sama seperti di film The Da Vinci Code ya?

2. The Last Supper, karya Leonardo da Vinci

via en.wikipedia.org

Ini dia mahakarya lainnya dari Leonardo Da Vinci. The Last Supper menggambarkan peristiwa saat Yesus meramalkan salah satu dari muridnya akan berkhianat. Di dalam lukisan, para pengikut yang mendengar ramalan Yesus nampak terkejut, cemas, dan ada juga yang terlihat kecewa.

Da Vinci sendiri melukis The Last Supper buat memenuhi permintaan seorang bangsawan dari Milan. Sampai sekarang The Last Supper masih menghiasi dinding di gereja Santa Maria della Grazie, Milan, Italia. Lukisan mural ini cukup besar, ukurannya mencapai 4,5 x 9 meter.

Mungkin lebih besar dari ukuran kamar kost-kostan mahasiswa ya?

3. Starry Night, karya Vincent van Gogh

via en.wikipedia.org

Saya sangat suka sama lukisan van Gogh yang satu ini. Gaya impresionisme van Gogh seakan mengubah langit malam jadi seperti di dunia fantasi. Sok-sokan dikit jadi penikmat seni nggak apa-apa ‘kan ya?

Starry Night merupakan salah satu karya terbaik van Gogh dan punya pengaruh terhadap perkembangan seni lukis modern. Cerita di balik pembuatannya pun nggak kalah menarik. Starry Night sebenarnya adalah pemandangan dari luar jendela rumah sakit jiwa tempat van Gogh dirawat.

Van Gogh memandangi langit malam dari balik jendela kamarnya sebelum matahari terbit. Karena nggak diizinkan melukis di dalam kamar, van Gogh mulai melukis pemandangan itu pada siang hari di studionya. Kalau kamu perhatikan, bintang yang paling benderang dalam lukisan itu sebenarnya adalah planet Venus. Sementara van Gogh mengira kalau benda langit itu adalah matahari pagi. Hal ini diketahui oleh para ilmuwan sebab pada saat lukisan ini dibuat (musim semi, 1889), Venus berada cukup dekat dengan bumi.

4. Whistler’s Mother, karya James Abbott McNeill Whistler

via en.wikipedia.org

Ini adalah salah satu karya terbaik dari pelukis asal Amerika, James Abbot McNeill Whistler. Sosok wanita dalam lukisan tersebut merupakan Anna Whistler, ibu dari sang pelukis. Lantas apa maksud dan alasan Whistler melukis ibunya? Hmm… jawabannya bakal terdengar konyol sekaligus mengharukan.

Lukisan ini seharusnya menampilkan seorang model wanita. Tapi di hari lukisan ini dibuat, wanita tersebut tak kunjung datang ke tempat Whistler. Karena nggak mau anaknya merasa kecewa, sang ibu berinisiatif menggantikan model tersebut.

Sebelumnya Whistler berniat melukis model yang sedang berdiri. Tapi setelah tahu ibunya ingin menggantikan model itu, Whistler menyesuaikan pose yang lebih cocok dengan ibunya. Tanpa diduga-duga, absennya sang model justru menguntungkan Whistler. Lukisannya mendapat penghargaan dan respons positif dari para penikmat seni pada masa itu.

5. Portrait of Dr. Gatchet, karya Vincent van Gogh

via en.wikipedia.org

Dari poin nomor 3, kita tahu kalau van Gogh sempat menjalani kehidupan di rumah sakit jiwa. Nah, masih berkaitan dengan tempat yang sama, lukisan van Gogh kali ini menggambarkan potret dokter Gatchet. Dia adalah dokter yang merawat van Gogh beberapa bulan terakhir sebelum sang pelukis bunuh diri.

Van Gogh berteman baik dengan Gatchet. Bahkan kabarnya dia terkesan dengan perilaku Gatchet yang menurutnya nyeleneh. Di dalam lukisan, van Gogh menggambarkan Gatchet dengan ekspresi sedih. Alasannya belum diketahui, tapi ada kemungkinan van Gogh sedang mengolok-olok Gatchet di lukisannya.

Saat berada di rumah sakit, van Gogh sempat mengirim surat ke saudaranya. Isi surat itu menceritakan pertemanan van Gogh dan Gatchet. “Pertama-tama, dia lebih sakit (jiwa) daripada aku, atau bisa dibilang sama-sama sakit (jiwa),” tulis van Gogh di dalam suratnya.

6. Guernica, karya Pablo Picasso

via artsintherightplace.wordpress.com

Salah satu seniman terbaik dan paling berpengaruh di abad 20, Pablo Picasso, melukis Guernica untuk menggambarkan dampak dari perang sipil di Spanyol. Guernica merupakan kota di Basque, Spanyol, yang pernah porak poranda akibat serangan pesawat pasukan Jerman dan Italia pada 26 April 1937.

Lukisan Picasso ini pernah dipajang hampir di seluruh dunia untuk mengingatkan masyarakat akan perang sipil yang pernah terjadi di Spanyol. Para penikmat seni menganggap Guernica sebagai cerminan penderitaan dan kesedihan manusia akibat peperangan.

7. The Scream, Edward Munch

via edvardmunch.org

Sekilas, lukisan di atas terlihat seperti adegan di film horor ya? Tapi saat melukis The Scream, apa benar Munch terinspirasi dari kejadian supranatural atau semacamnya? Tentu saja itu nggak benar. Faktanya, Munch mendapat ide lukisan saat dia berjalan kaki di sore hari dan melihat ada sesuatu yang menarik di lingkungan sekitarnya.

Dengan tubuh yang lemas, Munch menelusuri jalanan kota. Saat itulah dia menyadari matahari dan awan di langit tampak berwarna merah seperti darah. Seketika itu pula Munch merasa kalau alam seakan sedang berteriak, melengkapi kegelisahan dan rasa lelah yang sedang dia alami. Tak ingin buang waktu, Munch pun menuangkan insiden tersebut ke atas kanvas.

Buat kamu yang belum tahu, The Scream merupakan salah satu lukisan paling mahal di dunia. Lukisan ini sempat dicuri dua kali, tapi selalu bisa diselamatkan oleh pihak berwenang.

Ada pendapat yang bilang kalau langit merah dalam lukisan terinspirasi dari letusan Gunung Krakatau tahun 1883-1884. Dan ada pula yang menganggap lukisan ini seperti menggambarkan penyakit mental manusia.

Setiap karya seni, apa pun bentuknya, pasti punya asal-usul yang bisa bikin para penikmatnya penasaran. Yaa, seenggaknya sekarang kita tahu cerita di balik beberapa lukisan paling populer di dunia. Kira-kira lukisan mana yang jadi favorit kamu?

37 Shares

Komentar:

Komentar