8 Fakta Ajaib Franz Liszt, Pianis Klasik yang Bikin Banyak Wanita Tergila-gila

Justin Bieber juga kalah sama musisi ini

:

Pada abad-19, jauh sebelum era Justin Bieber atau The Beatles, superstar pertama di muka bumi udah lebih dulu lahir. Ia adalah pianis asal Hungaria, Franz Liszt, pria pertama yang mampu membuat ruangan konser penuh dengan teriakan wanita. Bahkan banyak wanita yang dibuat mabuk kepayang hingga jatuh pingsan. Wah, wah…

Kharisma Liszt di mata para wanita dan pengaruhnya yang kuat sampai melahirkan satu istilah yang disebut Lisztomania. Masih penasaran tentang Franz Liszt dan Lisztomania? Kamu bakal nemuin hal-hal mengejutkan lainnya dalam 8 fakta yang dikutip dari Listverse berikut ini.

1. Saat sedang konser, para wanita melempar pakaian dalam mereka ke arah Liszt

10a-liszt-women
via listverse.com

Para musisi klasik dulu menganggap penonton terhibur tak terkendali jika mereka bertepuk tangan sedikit lebih lama. Tapi begitu Liszt naik panggung, para wanita pasti bakal melemparkan pakaian dalam mereka ke arah panggung. Bahkan ada juga yang dibuat nggak berdaya sampai nggak mampu lagi melempar apa pun ke arah panggung.

Nggak semuanya lempar pakaian dalam sih. Wanita yang lebih bisa mengontrol diri biasanya melempar sesuatu yang lebih sederhana, kayak sapu tangan, bunga mawar, dan sobekan pakaian. Atau kalau nggak, mereka bakal duduk di barisan depan dengan tenang, sembari memandangi Liszt menggunakan teropong yang sengaja mereka bawa.

2. Orang-orang membuat liontin dari puntung rokok Liszt

9a-liszt-locket
via listverse.com

Ketika konser Franz Liszt selesai, kekacauan pun terjadi. Wanita-wanita bakal berkerumun dan mencoba mencuri kenang-kenangan yang bisa mereka dapatkan. Mereka bakal bersaing buat mendapatkan sapu tangan Liszt. Atau jika mereka sedang bermurah hati, mereka bakal menyobek kecil-kecil sarung tangan beludru Liszt, supaya setiap wanita di lokasi konser bisa membawanya pulang.

Beberapa wanita bahkan datang dengan persiapan. Ada laporan tentang wanita membawa botol kaca ke konser sang pianis sehingga mereka bisa memasukkan ampas kopi Liszt ke dalam botol saat konser berakhir.

Seorang penulis menjelaskan kalau dirinya melihat seorang wanita menungut puntung rokok Liszt dari selokan, untuk kemudian memasukkannya ke dalam liontin dengan inisial “F.L.” yang ditulis dengan berlian. Tentu saja liontin itu bau, tapi si wanita tetap memakainya ke mana pun ia pergi.


3. Para pria juga banyak yang dibuat tergila-gila

8-men-entranced-by-liszt
via listverse.com

Bukan cuma kaum hawa yang dibuat tergila-gila; para pria juga mencintai Liszt!

Setelah bertemu Liszt secara langsung, kritikus Rusia, Yuri Arnold menulis: “Setelah tiba di rumah, aku melepaskan mantelku, melemparkan diri ke sofa, dan menyeka air mata dari tangis yang paling manis.”

Nggak cuma Arnold aja, dua orang temannya yang bernama Stasov dan Serov juga merasakan hal yang sama. “Kami bersumpah bahwa sampai saat ini dan untuk selamanya, tanggal 8 April 1842, menjadi hari yang suci bagi kami, dan kami tidak akan melupakan tiap detiknya hingga hari kematian kami,” tulis mereka setelah bertemu Franz Liszt.

Penulis dongeng The Little Mermaid, Hans Christian Andersen, juga sempat berkomentar mengenai Liszt: “Saat Liszt memasuki salon, seolah ada getaran listrik yang melintasinya, rasanya seperti sinar mentari yang menerpa setiap wajah.”

Wah, saya jadi penasaran dan pengen bertemu langsung sama Franz Liszt nih.

4. Mendapat perlakuan lebih spesial dibanding bangsawan

6-liszt-playing-for-royalty
via listverse.com

Nggak cuma masyarakat biasa yang dibuat terpesona oleh Liszt, para bangsawan juga banyak yang menjadi fans beratnya. Seorang kritikus menyebut kalau, “Liszt tidak diperlakukan seperti raja, tapi sebagai raja, bahkan oleh raja yang asli.”

Ketika Liszt meninggalkan Jerman untuk mengelilingi Eropa, raja dan ratu naik ke balkon kastil untuk melambaikan tangan saat ia pergi. Kepergiannya disertai prosesi mewah yang melibatkan pasukan dan kereta kuda kerajaan.

Kalau Liszt tidak mendapatkan penghormatan dari kerajaan, ia bakal memintanya. Saat ia bermain untuk Tsar Nicholas I di Rusia, Liszt merasa kesal sebab sang Kaisar nggak mendengarkan dan malah mengobrol. Liszt menghentikan musiknya kemudian berdiri menatap Tsar Nicholas sambil berkata, “Musik sendiri seharusnya diam saat Nicholas berbicara.”

Berani banget kau, Liszt!

5. Karena banyak fans yang meminta rambutnya, Liszt sampai membeli anjing yang memiliki warna serupa dengan rambutnya

5-franz-liszt-the-hair
via listverse.com

Salah satu hal yang bikin Liszt begitu populer adalah rambut panjangnya yang gagah. Nggak ada pianis lain yang bergaya seperti Liszt, sehingga beberapa fansnya sampai terobsesi ingin memiliki rambut Liszt. Fans wanita bakal mengirimi Liszt surat, memohon-mohon agar ia mengirimkan mereka helaian rambutnya untuk disimpan di buku harian atau liontin mereka.

Pada akhirnya, tingkah mereka jadi berlebihan. Tapi karena nggak mau mengecewakan penggemar fanatiknya, Liszt membeli anjing yang warna bulunya sama dengan rambutnya. Ia bakal memotong helaian bulu anjing tersebut setiap kali mendapat surat permintaan dari fan wanitanya. Dan ajaibnya, nggak ada wanita yang dibuat kecewa. Mereka senang-senang aja diberi bulu anjing, asalkan itu dari Liszt.

6. Seorang wanita menghancurkan kamar hotel setelah ditinggalkan Liszt

4-lola-montez
via listverse.com

Lizst pernah beberapa kali menjalin hubungan asmara dengan wanita. Tapi yang paling parah adalah hubungannya dengan Lola Montez. Montez sendiri adalah penari erotis yang juga pernah menjalin asmara dengan penulis The Three Musketers, Andre Dumas, dan Raja Bavaria.

Tetapi Liszt sepertinya nggak terlalu tertarik sama Montez. Setelah tidur berdua di sebuah hotel, Liszt menyelinap keluar hotel di tengah malam, meninggalkan Montez sendirian.

Tentu saja Montez berang. Nggak terima dengan perlakuan Liszt, Montez kemudian merusak setiap barang yang ada di kamar hotel tersebut, sebelum kemudian pergi dengan penuh amarah. Tapi Liszt ternyata sudah tahu lebih dulu akibat dari perbuatannya. Sebelum Liszt pergi, ia memberikan uang ke pemilik hotel, dan memperingatkan kalau kamar hotel tempatnya menginap dengan Montez bakal porak-poranda.

7. Para dokter sampai mencari cara untuk mengobati Lisztomania

2a-19th-century-medicine
via listverse.com

Franz Liszt nggak cuma populer, ia juga merupakan salah satu “penyakit sosial”. Selama hidupnya, orang-orang menulis esai tentang cara Liszt memengaruhi masyarakat. Heinrich Heine, yang menciptakan istilah Lisztomania, menyebut masalah ini sebagai “kegilaan yang sesungguhnya”. Dengan kata lain, orang-orang bisa menjadi gila karena Franz Liszt.

Para dokter menganggap Lisztomania disebabkan oleh kuman yang menyebar di ruangan konser. Ada juga yang mengira kalau itu adalah serangan epilepsi massal. Bahkan beberapa dokter ada yang menulis artikel tentang cara supaya kebal dari Lisztomania.

Meskipun demikian, nggak ada seorang pun yang berhasil menemukan penangkalnya.

8. Lisztomania masih terus dipelajari hingga sekarang

bbc.co.uk
via bbc.co.uk

Saat ini, ilmuwan (dan mungkin kartunis) masih mempelajari bagaimana Franz Liszt berhasil membuat orang tergila-gila. Beberapa teori mereka agak aneh. Seorang peneliti mengatakan bahwa tempo cepat Liszt mungkin punya efek neurologis elektrik pada otak penonton yang mematikan kemampuan mereka untuk berpikir jernih.

Teori yang paling umum mengatakan kalau Liszt membuat banyak wanita pingsan karena pada dasarnya ia memang pria yang sempurna. Penggemarnya nggak tahu cara menghadapi perasaan mereka, sehingga sistem saraf mereka akan berubah terlalu cepat, dari yang tadinya terlalu bersemangat, menjadi mencoba untuk tenang. Perubahan tiba-tiba inilah yang akhirnya menyebabkan para wanita jatuh pingsan.

Nah, itu dia Franz Liszt dan beberapa fakta mengenai Lisztomania. Kalau melihat zaman sekarang, kira-kira ada gak ya superstar yang punya karisma sebesar Liszt? Pasti ada. Tapi menurut saya, yang paling jago bikin wanita kelepek-kelepek cuma Tuan Liszt. Justin Bieber mah lewaat!

Komentar:

Komentar