5 Bangsawan dalam Sejarah yang Punya Gaya Hidup Nyeleneh nan Konyol

via dailymail.co.uk

:

Di artikel ini saya pengin ajak kamu mengintip kehidupan para bangsawan di Inggris. Tapi kita nggak akan membahas tentang Ratu Elizabeth II. Lagian fakta-fakta serta rahasia sang Ratu sudah banyak dimuat di media-media lain, ‘kan? Mending kita bahas yang lain deh.

Nah, sekarang kita coba mundur beberapa abad untuk melihat kehidupan aristokrat dan bangsawan Inggris tempo dulu. Sama seperti yang kamu bayangkan, kehidupan bangsawan Inggris nggak lepas dari harta dan kekayaan yang melimpah. Tapi uniknya, di balik limpahan harta yang dimiliki, beberapa bangsawan Inggris malah mengadopsi gaya hidup yang ganjil dan terkesan konyol.

Kalau suatu hari nanti kamu jadi kaya raya seperti 5 bangsawan di bawah ini, apa kamu bakal meniru gaya hidup mereka? Oh, kamu masih nebak-nebak gimana kekonyolan yang mereka perbuat dengan harta dan gelarnya? Kira-kira begini…

1. Henry Cyril Paget membangun teater supaya orang-orang bisa nonton ia menari

via dailymail.co.uk

Henry Cyril Paget merupakan Bangsawan ke-5 Anglesey, Inggris. Ia lahir dari keluarga (yang katanya, entahlah) terhormat dengan sejarah panjang di bidang pelayanan militer Inggris.

Meskipun begitu, sosok Paget sama sekali nggak mencerminkan kalau ia berasal dari keluarga militer. Malahan Paget punya penampilan yang agak feminim. Wajahnya nggak luput dari sentuhan riasan, badannya selalu digantungi banyak perhiasan, dan pakaiannya selalu mencolok.

Setelah sang ayah meninggal, Paget yang kala itu berusia sekitar 20 tahun, mendapat warisan harta yang jumlahnya mencapai lebih dari 50 juta pounds. Layaknya wanita, Paget pun punya hobi belanja. Ia pernah menghabiskan jutaan pounds untuk membeli emas, perhiasan, gaun mewah, dan kostum di London. Setiap kali berpetualang di pusat perbelanjaan demi memenuhi hasrat fashion-nya, Paget selalu ditemani anjing pudel berpita pink.

Sisi feminim Paget semakin terpancar di kala sedang menari. Ya, selain belanja, menari adalah hasrat terbesarnya. Bahkan sebuah kapel di rumah keluarga Paget disulap menjadi teater supaya orang-orang Eropa bisa menonton tariannya. Teater mewah berkapasitas 150 penonton itu dipakai oleh beberapa perusahaan (pertunjukan) teater yang sengaja disewa Paget buat mengisi acara. Alhasil di setiap acara, Paget selalu kebagian tampil buat menunjukkan tarian andalannya, Butterfly Dance.


2. “Mad Jack” Mytton punya 2000 anjing peliharaan dan pernah mencoba menunggangi beruang

via learninghistory.co.uk

Semenjak kecil, John Mytton tergolong anak yang nakal. Ia sempat beberapa kali dikeluarkan dari sekolah karena sering adu jotos dengan guru-gurunya. Bahkan suatu ketika, Mytton dengan sengaja “memarkir” kudanya di kamar guru pribadi kaum bangsawan. Tapi meski punya catatan akademik yang buruk, Mytton akhirnya berhasil masuk kuliah di Universitas Cambridge.

Namun di sana ia berulah lagi. Mytton tergolong anak kuliah yang suka berpesta, dan itu pula yang jadi alasan tindakan bodohnya membawa 2000 botol anggur ke kampus. Nggak heran kalau akhirnya ia dikeluarkan dari Cambridge.

Kehidupan bangsawan Mytton yang terkesan seperti anak berandalan pun berlanjut. Berjudi, membuat onar, dan menghasut anak-anak buat melakukan hal yang berbahaya adalah kegiatan favorit Mytton di waktu senggang. Yaah, tapi seenggaknya, Mytton merupakan pencinta hewan. Mungkin saking sayangnya Mytton sama hewan-hewan piaraannya, 2000 anjing peliharaannya diberi makan steak dan sampanye. Ia juga mengizinkan kudanya berkeliaran di lorong-lorong rumah.

Tapi kejadian paling epik adalah saat Mytton mencoba menunggangi beruang. Hasilnya bisa ditebak, beruang liar itu ngamuk dan menggigit kaki Mytton. Salah satu pelayan Mytton yang hendak menolong juga ikut diserang oleh beruang.

3. William Cavendish membangun terowongan bawah tanah untuk menghindari interaksi sosial

via thevintagenews.com

Cavendish merupakan aristokrat asal Portland, Inggris. Hal yang paling mencolok dari Cavendish adalah kepribadiannya yang anti bersosialisasi dengan publik. Saat bepergian dengan kereta api, ia selalu enggan keluar dari dalam kereta kudanya. Ia bahkan sampai meminta kereta kudanya dinaikkan ke dalam gerbong! Hebat!

Cavendish biasa memakai topi dan payung buat menghindari kontak mata dengan orang lain. Suatu saat ia pernah mencoba menutup jalan umum yang melintasi tanahnya demi menjauhkan dirinya dari orang-orang. Tapi usahanya itu dihalangi oleh pemerintah.

Pantang menyerah, Cavendish langsung membuat terowongan bawah tanah yang menghubungkan tempat-tempat di atas lahan yang ia miliki. Salah satu terowongan terpanjang membentang sejauh 2,4 kilometer di bawah tanah.

Unik ya, kekayaannya ia pakai demi menghindari komunikasi dengan orang lain. Eh, kamu pernah kepikiran kayak gitu nggak?

4. Henry de la Poer, aristokrat yang senang melihat kekacauan

via ranker.com

Bangsawan asal Waterford ini mungkin jadi orang yang paling “gila” dalam daftar. Henry de la Poer adalah seorang pemabuk yang gemar berkelahi dan membuat kerusuhan. Ia adalah pria bengal yang merasa senang saat melihat orang lain babak belur dan kesakitan.

Suatu ketika, de la Poer menulis surat (yang disertai uang) ke perusahaan kereta untuk mengatur kecelakaan. Dengan begitu, ia bisa menertawakan orang-orang yang jadi korban kecelakaan. Tapi untungnya, rencana tersebut tak berhasil terlaksana.

De la Poer pernah mendirikan sebuah bar di pasar jerami di mana ia membagikan minuman keras ke orang-orang secara gratis. Tak heran kalau bar milik de la Poer segera menjadi arena perkelahian para pengunjung yang mabuk. Saat kekacauan mulai terjadi, de la Poer bakal menonton sambil tertawa terbahak-bahak.

Bangsawan bengal ini kembali membuat onar dengan menunggang kudanya di jalanan yang dipadati orang-orang. Saat di persidangan, de la Poer memaksa jaksa penuntut untuk bertanya pada kudanya. Sebab ia tak tahu seberapa cepat kuda itu berlari. Hmm… Poer, Poer.

5. Lord Rokerby, bangsawan eksentrik yang terobsesi dengan khasiat air putih

via commons.wikimedia.org

Berpendidikan, berpenampilan nyentrik, dan mencintai air putih. Mungkin begitu jika saya harus menggambarkan sosok Lord Rokerby. Janggutnya yang panjang sampai lutut seringkali menarik perhatian orang-orang yang berpapasan dengannya.

Lord Rokerby sendiri adalah lulusan Universitas Cambridge yang punya pemikiran-pemikiran inovatif tentang kehidupan. Salah satunya ya itu… gagasan mengenai pentingnya air dalam kehidupan sehari-hari.

Rokerby sangat terobsesi dengan pemikirannya itu sampai-sampai ia membangun pemandian pribadi dari gelas kaca. Pemandian itu berisi mata air alami, lengkap dengan kolamnya. Ia pun membangun beberapa air mancur  di atas lahannya. Kalau Rokerby melihat ada seseorang yang minum dari air mancurnya, ia bakal menghadiahi orang itu dengan sejumlah uang. Wow!

Rokerby juga selalu mengajarkan orang untuk lebih banyak meminum air putih. Kopi, teh, dan alkohol adalah minuman yang paling ia hindari. Selama hidupnya, Rokerby selalu berusaha menyayangi binatang dan mengonsumsi makanan hasil industri lokal.

Kayaknya ini satu-satunya bangsawan dalam daftar yang mengajarkan hal baik buat orang lain, meskipun caranya agak nyentrik.

Ada satu pelajaran yang bisa dipetik nih: gelar dan kekayaan nggak menjamin kecerdasan seseorang. Lebih parah lagi kalau hartanya berlebihan, dan si empunya memiliki banyak waktu senggang. Kalau sudah gitu, pasti muncul cara-cara aneh buat menghabiskan uang yang kita punya.

Sumber: Ranker

bayubaharul :