4 Kisah Manusia Tanpa Identitas yang Paling Misterius Sepanjang Sejarah

Kemunculan dan kepergian mereka diliputi misteri yang belum terungkap hingga kini

“People come and go” (orang-orang selalu datang dan pergi).

Ungkapan di atas mencerminkan kehidupan kita sebagai manusia. Orang-orang datang, masuk ke dalam kehidupan kita dan pergi meninggalkan kenangan. Eits, tapi saya nggak ngomongin tentang asmara ya. Maksud ungkapan di sini tuh lebih universal.

Tapi apa jadinya jika orang-orang yang datang malah memunculkan tanda tanya dan pergi meninggalkan misteri yang lebih besar lagi? Hmm… mungkin itu tandanya kamu lagi berhadapan dengan orang misterius. Bener nggak?

Faktanya, sejarah pernah mencatat beberapa kisah orang misterius yang tak terungkap identitasnya. Kemunculan dan kepergian mereka diliputi oleh misteri yang masih belum terungkap hingga kini. Orang-orang yang sempat menyaksikan atau mengetahui kisahnya hanya bisa berspekulasi mengenai asal-usul orang-orang berikut ini.

Siapa sajakah orang-orang yang dimaksud? Coba kamu simak daftar di bawah ini.

1. The Man in the Iron Mask

via nationalgeographic.com

Di Prancis ada satu legenda tentang seorang tahanan penjara yang tak diketahui identitasnya. Kisah tersebut tergolong misterius lantaran pria yang ditahan itu (dipaksa) mengenakan topeng besi, sehingga tak ada satu pun orang yang bisa mengenali wajahnya. Menurut legenda, sejak pertama kali kemunculannya pria itu sudah memakai topeng besi. Dia ditangkap antara tahun 1669-1670 dan sempat berpindah penjara selama beberapa dekade masa tahanannya.

Konon, semenjak dijebloskan ke penjara pria itu dilarang berbicara kecuali saat minta makan, minum, dan buang air. Tahanan lain menyebutkan kalau dia selalu dikawal oleh dua orang penjaga untuk mencegahnya melepas topeng besi. Tak ada seorang pun yang tahu alasan kenapa pria itu dipenjarakan. Penjara Bastille pun tak menyertakan informasi lebih rinci mengenai pria bertopeng itu. Dia hanya dilabeli ‘tahanan nomor 64389000′.

Pada tahun 1703, The Man in the Iron Mask meninggal di penjara benteng Île Sainte-Marguerite, Prancis.

Sampai sekarang identitas pria di balik topeng itu masih belum terungkap, meski berbagai bukti menandakan bahwa pria itu benar-benar ada. Satu teori yang paling populer mengatakan kalau tawanan tersebut adalah kakak kandung Raja Louis XIV; Raja yang berkuasa di Prancis pada masa itu.

Pada tahun 1998, kisah The Man in the Iron Mask diangkat jadi film yang diperankan oleh aktor tampan Leonardo Dicaprio.

2. Anak hijau dari Woolpit

via look4ward.co.uk

The Green Children of Woolpit (Anak Hijau dari Woolpit) adalah legenda dari masa lampau, tepatnya sekitar abad 12 di Inggris. Legenda tersebut mengisahkan kakak beradik (laki-laki dan perempuan) dari ‘dunia lain’ yang muncul di desa Woolpit. Dua anak misterius itu ditemukan dalam parit di sudut lahan pertanian oleh seorang petani lokal.

Para penduduk yang menyaksikan mereka menyadari adanya beberapa keganjilan: kulit kedua bocah itu berwarna hjau; pakaiannya bukan berasal dari daerah Inggris; dan bahasa mereka tak dapat dimengerti oleh penduduk setempat. Walaupun demikian, penduduk yang merasa iba akhirnya merawat kedua bocah tersebut.

Konon setelah ditemukan, kakak beradik itu enggan memakan berbagai jenis makanan yang ditawarkan penduduk meski mereka terlihat kelaparan. Tapi saat ditawari kacang polong yang baru saja dipanen, akhirnya kedua bocah hijau itu makan dengan lahap.

Beberapa lama kemudian bocah laki-laki menderita sakit parah dan akhirnya meninggal. Sementara itu adiknya terus hidup bersama penduduk Woolpit hingga akhirnya bisa berbahasa Inggris. Saat itulah diketahui bahwa kedua bocah itu berasal dari dataran St. Martin, tempat di mana matahari tak pernah terbit. Mereka tersesat saat sedang menyusuri tepian sungai dan tak bisa kembali ke daerah asalnya.

Sampai saat ini tak ada satu orang pun yang tahu identitas maupun asal-usul anak hijau dari Woolpit. Beberapa spekulasi mengatakan kalau mereka berasal dari dunia paralel dan planet luar angkasa.

3. Kasus Somerton Shud yang masih jadi misteri

via science-rumours.com

Bagaimana mungkin kematian seseorang bisa dipenuhi oleh rangkaian misteri yang tak bisa dipecahkan? Nah, kasus kematian yang bakal kamu simak ini hampir mirip seperti kisah di film detektif.

Pada 1 Desember 1948, mayat berjenis kelamin pria ditemukan di pantai Somerton, Australia. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi tak dapat mengungkap identitas pria tersebut dan tak ada satu pun orang yang bisa mengenalinya. Tapi di saku celana pria itu terdapat potongan kertas kecil yang bertuliskan ‘Tamam Shud’ (bahasa Persia yang jika diartikan menjadi ‘Tamat’ atau ‘Berakhir’). Pertanyaannya, apa hubungan kalimat tersebut dengan kematian pria misterius itu? Dan mengapa korban menyimpan potongan kertas itu di sakunya?

Belakangan diketahui kalau ‘Tamam Shud’ adalah frasa terakhir dari buku Rubaiyat yang ditulis oleh Omar Khyyam. Polisi kemudian menemukan cetakan buku Rubaiyat di dalam mobil dekat pantai Somerton. ‘Tamam Shud’ di bagian akhir halaman buku itu ternyata sudah disobek oleh pemiliknya (kemungkinan oleh korban/pembunuhnya).

Enam minggu kemudian sebuah koper ditemukan dalam mantel yang diduga milik korban. Mantel itu ditemukan di ruangan penyimpanan stasiun kereta api Adelaide, Australia. Tak ada petunjuk berarti di dalam koper yang bisa mengungkap identitas korban. Bahkan, beberapa benda di dalamnya ditandai dengan nama-nama yang berbeda: ‘Kean’, ‘Keane’, dan ‘T. Keane’. Sementara itu polisi tak menemukan adanya kasus orang hilang bernama Kean, Keane, atau pun T.Keane. Sampai sini sudah jelas kalau pria tersebut memang berusaha menyembunyikan identitas aslinya.

Orang-orang yang mencoba mengungkap kasus ini berpendapat kalau mayat pria di Somerton itu adalah seorang agen rahasia atau mata-mata. Tapi kalau pun itu benar, lantas bagaimana cara pria tersebut menemui ajalnya? Apakah ini kasus pembunuhan, atau kasus bunuh diri?

Hmm… entahlah. Mungkin kamu yang sering nonton film detektif tahu jawabannya.

4. Wanita misterius dari Seine

via dailyentertainment.me

Pada tahun 1880, jasad seorang wanita ditemukan mengapung di sungai Seine, Paris, Prancis. Jasad wanita tak dikenal itu segera diangkat oleh polisi kemudian diserahkan ke petugas koroner. Tak disangka, petugas koroner yang bertanggung jawab merasa terpikat dengan kecantikan wanita yang sudah tak lagi bernyawa itu.

Lebih anehnya lagi, petugas koroner kemudian membawa jasad tersebut ke tempat pencetakan gypsum untuk membuat replika wajah wanita Seine. Tak lama kemudian, pelanggan toko lain tak sengaja melihat hasil cetakan petugas koroner itu. Dia pun merasa tertarik dengan keindahan wanita Seine dan ingin membuat duplikasinya. Akhirnya setelah menemui kesepakatan (dengan membayar sejumlah uang ke petugas koroner), wajah mayat wanita Seine mulai diproduksi secara massal.

Cetakan gypsum mulai dimiliki orang-orang Prancis dan Jerman sebelum tersebar ke seluruh penjuru dataran Eropa. Bahkan, pada tahun 1960, perakit mainan asal Norwegia membuat boneka CPR (resusitasi jantung paru) yang bentuk wajahnya terinspirasi dari wanita tanpa identitas tersebut. Sejak saat itu, setiap boneka CPR yang diproduksi dan beredar di masyarakat Eropa punya bentuk wajah yang sama.

Namun meski kecantikan ‘wanita misterius dari Seine’ membuat dirinya populer (dengan cara yang tak wajar), tak ada seorang pun yang tahu asal usul atau pun identitasnya.

Dunia yang kita huni memang dipenuhi oleh misteri. Empat kisah tadi jadi bukti adanya misteri dunia yang belum (atau mungkin tak akan pernah) terungkap. Kira-kira apa kamu tahu asal usul keempat orang di atas? Atau kamu punya pendapat mengenai identitas mereka?

- Advertisement -
Shares 164

Komentar:

Komentar