10 Hantu Indonesia Ini Kurang Populer, tapi Nggak Kalah Seram dari Kuntilanak

Ingat, tak kenal maka tak sayang

Apakah kamu percaya sama keberadaan hantu? Mungkin ada yang percaya dan ada juga yang nggak. Sebagian dari kamu mungkin pernah melihat langsung hantu Indonesia, makanya jadi percaya kalau mereka itu memang ada.

Tapi… kalau kita tanya ke orang “Sebutkan nama-nama hantu Indonesia!”, pasti jawabannya nggak jauh dari kuntilanak, genderuwo, tuyul, jenglot, atau pocong. Padahal nggak cuma kulinernya, Indonesia juga kaya akan jenis-jenis makhluk halus lho.

Pengertiannya sampai ada di KBBI lho/ via kbbi.kemdikbud.go.id

Biar pengetahuan kamu soal dunia perhantuan Indonesia jadi meningkat, saya persembahkan daftar 10 hantu Indonesia yang kurang populer. Kasihan lho mereka. Bertahun-tahun lamanya mereka bersaing dengan kuntilanak, pocong, dan wewe gombel. Tapi hantu Indonesia ini popularitasnya nggak kunjung naik.

1. Banyu dari Samarinda

Hantu banyu biasa nangkring di sungai. Biar bisa sekalian ngintip orang mandikah?/via freepik.com

Dari namanya, mungkin kamu bisa menebak di mana biasanya sosok hantu Indonesia ini nangkring. Yup, hantu banyu biasa muncul di daerah yang ada airnya. Contoh: sungai dan dispenser.

Hmm, contoh kedua lebih baik kamu lupakan deh.

Konon katanya, banyu suka menakut-nakuti orang yang sedang mandi di sungai. Tapi istilah banyu sekarang malah dijadikan nama tim pembersih saluran air oleh pemerintah Kalimantan Timur. Jadi kalau mendengar kata “hantu banyu”, jangan takut dulu. Mungkin maksudnya itu tim pembersih saluran air.

2. Palasik dari Minangkabau

via boombastis.com

Banyak mitos yang berseliweran tentang hantu yang suka mengganggu ibu hamil, salah satunya adalah pelesit. Dalam bahasa Minangkabau, pelesit sering juga disebut palasik. Usut punya usut, palasik adalah manusia biasa. Tapi dengan bantuan bola semangat ilmu hitam, ia bisa mengubah diri jadi palasik.

Menurut cerita masyarakat setempat, palasik bertransformasi menjadi makhluk yang paling ditakuti para Ibu di tanah Minang. Musababnya, palasik dikenal sebagai pemangsa bayi. Terlebih lagi bentuknya yang menyeramkan serupa dengan kuyang, hantu asal Kalimantan yang cuma punya kepala dan organ tubuh doang.

Ngomong-ngomong, gimana cara mereka BAB ya? Kan cuma punya kepala doang.

3. Bayi trek dari Jawa

via terseram.com

Kalau sebelumnya ada makhluk halus yang suka memangsa bayi, yang ini malah bayi itu sendiri yang jadi hantunya. Hantu Indonesia yang satu ini berasal dari arwah bayi-bayi yang keguguran. Tapi saat sudah menjadi hantu, sosoknya nggak lagi terlihat seperti bayi 100 persen, melainkan berubah menjadi belalang besar dengan kepala bayi.

Keberadaan hantu bayi ini biasanya ditandai dengan suara kayu yang pecah. Iya, kayu juga bisa pecah, nggak usah protes.

Kalau kamu sudah terlanjur melihat penampakannya, kamu bisa menangkal dengan melempari hantu itu dengan serbuk garam. Jangan lupa juga membubuhkan garamnya ke sumber suara kayu yang pecah. Katanya sih, biar hantunya kabur.

4. Begu ganjang dari Sumatera Utara

via boombastis.com

Sosok ini dikenal dengan perawakannya yang tinggi. Makanya nggak aneh kalau hantu ini disebut begu ganjang atau hantu panjang. Banyak yang memercayai keberadaan makhluk mistis ini, terutama orang-orang yang ada di Tapanuli Utara.

Begu ganjang sering dijadikan kambing hitam saat ada yang orang meninggal secara misterius dan aneh. Walaupun pada kenyataannya, belum ada sama sekali warga yang melihat sosok begu ganjang secara langsung.

Malah benar kau, begu panjang. Disalahkan melulu, padahal belum tentu punya salah.

5. Reng tua malem dari Madura

Ilustrasi reng tua/via hantupedia.com

Kalau kamu lagi jalan-jalan di tengah malam, kamu harus hati-hati sama sosok tengil dan menyebalkan yang suka disebut begal. Tapi selain begal, ada satu sosok lain yang harus kamu waspadai: reng tua malem.

Reng tua malem bisa diartikan sebagai orang tua yang suka keluar di malam hari. Katanya, sosok ini sebenarnya berasal dari praktik ilmu hitam untuk mendapatkan kesaktian atau kekayaan.

Reng tua terkenal akan keseramannya. Karena kalau lagi keluyuran, itu artinya ia sedang mencari mangsa atau tumbal. Tapi di sisi lain, orang banyak mencarinya. Seram kok malah dicari ya?

Ternyata ada mitos yang menyebutkan, kalau kamu berhasil mengambil rokok yang ada di mulut reng tua, kamu bakal jadi orang yang sakti mandraguna.

Hahaha, jadi sakit mandraguna hanya dengan bekal rokok hasil curian. Dunia ini nggak semudah itu, bukan?

6. Welthok dari Surabaya

Kalau hantunya kaya gini orang-orang dijamin gak akan takut/via picruby.com

Hantu asal Surabaya ini bisa dibilang paling unik dari hantu Indonesia yang lain. Pasalnya welthok digambarkan punya badan yang kecil dan tanpa tempurung kepala. Sebagai gantinya, ada api yang berkobar membara di kepalanya.

Selain itu, rumornya welthok senang nongkrong di daerah sungai untuk mencari udang yang lalu dia bakar dengan saus barberque api di kepalanya. Nggak tahu tuh apakah setelah dibakar, udangnya bakal dimakan, dibuang, atau dipajang.

Selain mencari udang, welthok juga suka mengajak main anak kecil yang masih berkeliaran di waktu petang menuju malam. Katanya nih si anak yang diajak main bisa sampai lupa waktu sebelum diculik sama welthok ke alam gaib.

7. Balum Bili dari Aceh

Jembatan di Sungai Arakundo/via wikipedia.com

Ada satu sosok yang dikenal jadi penunggu di Sungai Arakundo di Aceh. Namanya Balum Bili. Sebelum terkenal gara-gara Balum Bili, Sungai Arakundo sudah jadi buah bibir warga lantaran pernah jadi tempat pembuangan jasad dari tragedi Idi Cut pada tahun 1999.

Kini cerita tentang tragedi itu sudah jarang kedengeran lagi. Malah desas-desus Balum Bili yang bakal kamu dengar kalau bertanya tentang Sungai Arakundo ke masyarakat Aceh. Ia dikenal sebagai pemangsa anak-anak dan takut dengan suara senapan api. Gampang-gampang susah ya buat mengusirnya?

Dari cerita yang beredar, saat Balum Bili sedang menampakkan diri, wujudnya akan seperti hamparan tikar berwarna merah yang mengambang di air.

8. Hantu pirau dari Jambi

Cerita rakyat “Raja Jambi Penakluk Hantu Pirau”/ via ceritarakyatnusantara.com

Namanya memang hantu. Tapi ditilik dari cerita masyarakat Jambi, hantu pirau lebih cocok masuk kategori monster. Pirau digambarkan punya bentuk tubuh yang kerdil dan menyerupai kera. Bagian kakinya juga terbalik; letak tumit jadi di depan sedangkan jarinya di belakang.

Konon katanya, hantu pirau merupakan makhluk penghuni hutan yang pemalu dan nggak suka mengganggu manusia. Walaupun begitu, tetap saja orang bakal lari ketakutan kalau ketemu hantu pirau karena bentuknya yang gak lazim.

Selain jadi cerita mistis masyarakat Jambi, ternyata hantu pirau ada di salah satu cerita rakyat yang berjudul Raja Jambi Penakluk Hantu Pirau. Bedanya, di cerita itu hantu pirau dikejar oleh raja lalu ditangkap supaya berhenti mengganggu warga. Kalau versi aslinya mungkin belum ada yang seberani itu buat mencari hantu pirau.

9. Suwanggi dari Papua

via theplunplun.blogspot.id

Menurut cerita masyarakat setempat, suwanggi sebenarnya manusia yang memiliki ilmu hitam yang kuat. Wujudnya sendiri pun punya banyak versi. Ada yang bilang suwanggi itu manusia yang punya mata merah menyala, dan ada juga yang beranggapan suwanggi berbentuk bola api.

Suwanggi juga dipercaya bisa membunuh manusia untuk membalaskan dendam si empunya ilmu hitam. Saking menakutkannya, seringkali suwanggi dihindari sebagai topik obrolan. Katanya sih, takut yang punya nama merasa terpanggil.

10. Kisut dari Pacitan

via flickr.com

Namanya kisut, tapi bentuk dari makhluk ini sama sekali nggak ada kisut atau keriputnya sama sekali. Makhluk ini berwujud bayangan hitam kecil yang suka mengikuti pendatang di Pacitan. Kalau si pendatang punya niat jahat waktu datang ke Pacitan, kisut bakal mengikuti ke mana pun orang itu pergi. Bahkan orang itu bisa dibikin nyasar.

Sekian dulu pembahasan tentang hantunya ya. Mudah-mudahan bisa membuat kamu lebih mengenal hantu lokal dan bisa mengenalkan mereka ke kancah internasional. Siapa tahu nanti ada film kolaborasi valak sama begu ganjang. Kan keren tuh.

4 Shares

Komentar:

Komentar