Penting Ya Cewek Harus Bisa Naik Motor? Iya dong, Ini 5 Alasannya

Kamu cewek, bukan?

Sejak zaman R.A Kartini memperjuangkan emansipasi wanita, sudah banyak perubahan yang terjadi bagi kaum perempuan di Indonesia. Para kaum Hawa sekarang jadi lebih mandiri. Contoh kecilnya sekarang banyak perempuan yang mengendarai motor sendiri.

Sebagai perempuan pengendara motor (disingkat saja deh jadi PPM), dulu juga saya pernah mengalami masa-masa malas takut bawa motor. Tapi seiring berjalannya waktu, saya jadi kerepotan juga kalau ke mana-mana harus bergantung sama mamang supir.

Dan akhirnya setelah berlatih intensif di bimbingan belajar, dan berkat rahmat dari Tuhan, saya mulai berani bawa motor sendiri. Saya pun merasa keberanian saya itu sedikit merubah kehidupan saya, walaupun sayangnya masih nggak ngaruh sama status kawin di KTP.

Mungkin di antara kamu ada yang beda pendapat sama saya soal masalah perempuan dan permotoran ini. Tapi saya bakal tetap ngotot, mengendarai motor sendiri itu memberi berkah tersendiri lho buat perempuan.

1. Mencegah uang habis cuma buat ongkos

via freepik.com/@katemangostar

Bepergian menggunakan transportasi online sama artinya dengan mengeluarkan ongkos sejumlah beberapa puluh ribu rupiah. Biasanya, ongkos yang harus dikeluarkan sekitar Rp5.000 sampai Rp30.000 buat pergi ke satu tujuan. Kecuali kamu anaknya suka pakai promo-promo menggiurkan yang bikin ongkos jadi cuma satu rupiah.

Beda ceritanya kalau kamu bawa motor sendiri. Bisa jadi kamu cuma mengeluarkan uang buat beli bensin. Paling banter tambah ongkos buat isi angin + tambal ban. Dengan begitu, kamu bisa pergi ke beberapa tempat tujuan hanya dengan menghabiskan Rp20.000 dalam satu hari. Lumayan ‘kan sisa uangnya bisa buat tambahan beli makeup.

2. Mobilitas jadi lebih cepat

Bos: “Liput kebakaran sekarang!” Saya: “Siap meluncur pak!”/via flickr.com/Danny Carrier

Saya pernah janjian sama teman di satu kafe yang nggak terlalu ternama di Kota Bandung. Waktu itu saya sudah sampai di tempat janjian dan lagi cek makeup di kaca spion motor, ketika teman saya mengirim pesan Was App, “Jeng, kita pindah tempat ya. Di situ nggak ada colokan. Jadinya di kafe XXX aja.”

Bagus, pikir saya dalam hati, pindah tempat cuma karena nggak ada colokan?

Untungnya saya bawa motor sendiri. Setelah mengutuki teman saya yang seenaknya itu, saya langsung meluncur dengan kecepatan 47,5 km/jam. Jalanan yang macet pun tak jadi masalah, karena motor saya bisa selap-selip di antara mobil berplat B. Walhasil, saya bisa sampai di tempat tujuan hanya dalam waktu 20 menit.

Kalau pakai angkot bisa makan waktu jauh lebih lama tuh. Mungkin bisa makan waktu 55 menit 12 detik. Pakai motor sendiri lebih fleksibel ‘kan?

3. Nggak usah khawatir ditinggal hangout bareng teman

via freepik.com/@tirachard

Nilai plus lainnya ketika kamu, para perempuan, bisa mengendarai motor adalah tiap mau jalan sama teman kamu pasti nggak akan kelewat buat diajak. Karena apa? Karena kamu punya motor yang bisa ditebengi.

Entah ini menguntungkan atau malah jadi merugikan, semuanya balik lagi ke kamu sendiri. Satu saran saya: sesekali suruh si penebeng buat bayar bensin motor kamu.

4. Waktu kencan jadi lebih efisien

via pinterest.com/@herinterest

Andaikan saja akhir pekan ini kamu punya janji kencan sama pacar di rel kereta api. Dan yang namanya weekend, kondisi jalanan kemungkinan macet parah gara-gara… entah kenapa, akhir pekan itu selalu macet.

Nah, sebagai cewek, apa kamu mau nunggu dijemput atau langsung cabut pakai motor sendiri?

Dari kasus di atas, ada nilai plus yang bisa kamu ambil jika memilih opsi kedua. Wakuncar a.k.a waktu kunjung pacar jadi lebih efisien. Kamu nggak perlu nunggu jemputan yang bisa jadi malah kejebak macet. Ujung-ujungnya malah batal kencan, soalnya doi keburu lumutan di jalan.

5. Alternatif kegiatan buat menghabiskan me time

via pinterest.com/Rian Awni

Coba deh jalan-jalan mengarungi kota sambil naik motor sendirian. Pilihan waktunya ada dua: antara pagi hari di saat jalanan masih sepi dan udara masih segar, atau ketika jam-jam sibuk.

Melihat raut muka orang-orang yang bete karena kejebak macet, mendengarkan senandung merdu dari klakson kendaraan, menyaksikan ABG ugal-ugalan yang dipersenjatai dengan knalpot motor yang suaranya menyejukkan hati, semua itu bisa jadi hiburan tersendiri lho. Saya sudah membuktikannya. Beuh… mantap betul!

Begitulah kira-kira beberapa keuntungan yang bisa di dapat buat para perempuan yang jadi pengendara motor. Asalkan ingat, bawa motornya jangan kayak yang ada di artikel di bawah ini ya.

- Advertisement -
8 Shares

Komentar:

Komentar