Mulai Pulpen Narkoba sampai Mister Gepeng, Apa Kamu Masih Ingat 5 Hoax Konyol Ini?

Sayang, Mr. Gepeng pergi tanpa meninggalkan suksesor

:

Sebenarnya nggak bisa dipungkiri kalau berita hoax (dibaca hōks) itu sudah muncul sebelum era internet seperti sekarang. Faktor yang membedakan hanya media dan proses penyebarannya. Karena sekarang akses internet semakin mudah, penyebarannya pun bisa dibilang semakin cepat, liar, dan nggak terkendali. Tapi sebaliknya juga, sekarang hoax cenderung lebih gampang diidentifikasi.

Sedikit beda dengan zaman dulu, terbatasnya akses informasi membuat berita hoax lumayan susah untuk diklarifikasi, sekalipun hoax itu terdengar konyol. Seperti 5 hoax ini misalnya.

1. Pulpen narkoba

Gambar di atas hanya ilustrasi/via kwikku.com

Klaim:

Meski pas SD dulu kita beda sekolah dan beda daerah, pasti kamu tahu sama rumor pulpen narkoba. Katanya pulpen yang tintanya wangi ini mengandung narkoba. Orang yang menghirup aroma tintanya, bisa dibikin kecanduan. Hal itu yang membuat penjualan pulpen ini langsung menurun drastis, padahal sebelum isu beredar penjualannya laris manis.

Fakta:

Sebenarnya pulpen yang tintanya wangi banget ini nggak ada narkobanya. Tapi karena aroma wewangiannya cukup kuat, bisa bikin orang yang menghirupnya jadi pusing. Sama halnya ketika kamu berlama-lama membaui tinta spidol.

Memang sih, mencium bau tinta yang menyengat bisa merusak saluran pernapasan dalam jangka panjang. Zat kimianya berbahaya buat tubuh. Meskipun begitu, bukan berarti pulpen ini mengandung narkoba.

2. Kolor ijo

Klaim:

Katanya sih, kolor ijo terlahir dari pesugihan yang membuat penganutnya menjadi tak terlihat oleh mata biasa. Dampaknya, si kolor ijo ini bisa dengan bebas berbuat cabul (jadi keingat sama Absalom dan buah iblis Suke Suke di One Piece).


Bahkan dulu berita kesaksian korban kolor ijo sempat masuk ke media massa. Ia mengaku diperkosa kolor ijo dan memperlihatkan bukti berupa baju yang “dirobek”. Dua tahun yang lalu (tahun 2017), kabar soal kolor ijo ini sempat viral lagi melalui Facebook.

via turnbackhoax.com

Fakta:

Entah apa tujuan dari pelaku yang menyebarkan hoax kolor ijo, tapi yang pasti polisi sudah mengamankan pelaku pada kasus yang pertama. Polisi merasa kesaksian dan barang bukti yang diberikan korban janggal karena “sobekan” yang diklaim terlalu rapi, seperti bekas digunting.

Sedangkan pada kasus yang terjadi dua tahun lalu, nggak ada kelanjutan apakah polisi berhasil menangkap pelaku penyebaran hoax tersebut atau nggak.

3. Pembantaian oleh ninja

Bukan ninja ini ya via cbr.com/Masashi Kishimoto

Klaim:

Kasus yang sempat mencuat pada tahun 1997-1998 ini bikin banyak orang parno ketika malam hari. Nggak ada yang boleh keluar malam, pintu dan jendela dikunci rapat-rapat, dan tiap RT mengadakan poskamling yang wajib diikuti kepala keluarga. Bahkan katanya kalau ada suara berisik di atap rumah, itu tandanya ninja lagi lewat.

Ada yang bilang pelaku (si ninja) memilih korban secara acak. Ada pula yang mengaitkan pembantaian ini dengan isu politik, di mana ninja ditugaskan untuk menghabisi orang yang menentang keputusan rezim penguasa saat itu.

Fakta:

Pembantaian memang benar terjadi. Hanya saja peristiwa yang sempat terjadi di Tasikmalaya, Situbondo, dan Banyuwangi tersebut menargetkan orang asing yang dianggap sebagai dukun santet dan praktisi ilmu hitam.

Jason Brown, mahasiswa UMM yang melakukan penelitian mengenai kasus itu, mengatakan bahwa pembantaian merupakan siklus yang berulang karena sempat terjadi juga di tahun 1991 dan 1996. Hanya saja, yang menjadi perdebatan adalah status korban yang perlu dipertanyakan: ada ratusan tokoh agama yang turut menjadi korban pembantaian.

4. Anak dikutuk jadi ikan

via kaskus.co.id/originofdrones

Klaim:

Siapa sih yang nggak tahu sama video dan foto legendaris ini? Biasanya foto dan video tersebut disertakan dengan caption “Anak durhaka yang dikutuk ibunya menjadi ikan berwajah manusia,” atau “seorang gadis yang menendang Kitab Suci berubah menjadi makhluk putri duyung yang buruk rupa.”

Fakta:

Kalau diingat-ingat lagi, hoax yang satu ini bikin kita senyum-senyum sendiri. Entah apa maksud pengunggah foto dan videonya, yang hoax tersebut  bisa bikin sebagian besar anak zaman dulu jadi takut melawan orang tua. Apa kamu juga seperti itu?

Tapi yang perlu kamu tahu, ikan dalam gambar nggak dikutuk oleh siapa pun. Ikan tersebut adalah ikan gitar yang masih masuk ke dalam lingkup ikan pari dengan nama ilmiah rhinobatidae. Mentang-mentang wajahnya mirip orang, dicocoklogi jadi ikan kutukan deh.

5. Telepon setan Mr. Gepeng

via Alexas_Fotos

Klaim:

Mr. Gepeng merupakan salah satu legenda urban yang pernah ramai di tahun 90an. Kabarnya sih dulu ada WNA yang mati terjepit lift, sehingga dia menjadi gepeng (pipih). Makanya ia disebut Mister (karena WNA) Gepeng (karena pipih). Kreatif benar ya orang yang bikin namanya.

Ada dua kabar soal keberadaan Mr. Gepeng ini. Yang pertama, jangan pergi ke toilet sekolahan sendirian kalau nggak mau ketemu Mr. Gepeng. Jadilah anak SD dulu selalu ramai-ramai kalau pergi ke toilet.

Rumor konyol yang kedua, orang yang pengin ketemu Mr. Gepeng bisa meneleponnya lewat nomor 7777777.

Fakta:

Cerita soal hantu di sekolah merupakan hal yang biasa. Yang menjadi pembahasan pada poin ini adalah nomor teleponnya. Berkat berita hoax tersebut, nomor 7777777 dianggap sebagai nomor setan. Mereka yang berani memencet nomor itu di telepon bakal mati.

Dulu saya punya teman yang usil dan pemberani. Habis dengar cerita Mr. Gepeng, pas sampai rumah dia langsung telepon nomor keramat itu. Dan ternyata nomor itu nggak nyambung ke mana-mana. Besoknya isu soal nomor telepon setan hilang begitu saja.

Dari sekian banyak hoax yang dulu pernah beredar, rasanya nggak mungkin kalau ada yang nggak tahu sama 5 berita hoax yang cukup fenomenal ini.

Kamu ingat sama hoax lain yang nggak kalah konyol, nggak? Kasih tahu dong di kolom komentar, biar kita bisa sekalian nostalgia gitu.

Komentar:

Komentar