Kenapa Kita Bisa Nggak Suka sama Orang Tertentu? Bisa Jadi Karena 7 Hal Ini

Benci deh aku, benciiii

:

Kemungkinan besar (ya, kemungkinan besar) semua manusia di dunia ini pengin disukai banyak orang. Rasanya sulit juga membayangkan ada manusia yang punya cita-cita dibenci banyak orang.

551
via knowyourmeme.com

Meskipun begitu, mungkin saat ini ada orang lain yang nggak suka sama kamu. Atau mungkin kamu sendiri yang menaruh rasa nggak suka sama orang tertentu. Lalu kenapa hal macam itu bisa terjadi? Apa alasannya seseorang itu bisa nggak disukai sama orang lain?

Menurut penelitian, penyebabnya bisa jadi karena tingkah laku dan sifat yang dimiliki. Seenggaknya 7 perilaku yang dikutip dari Big Think ini termasuk ke dalam perilaku yang bikin seseorang dijauhi.

1. Humblebragging atau merendah untuk meroket/meninggi

21d2f2194e7eb6925d
via shakeology.com

Perilaku ini ditandai dengan keinginan seseorang yang pengin menyombongkan diri. Tapi ia melakukannya dengan cara yang diperhalus karena nggak mau niatnya itu ketahuan orang lain.

Meskipun ada anggapan umum kalau perilaku ini efektif untuk menonjolkan diri sekaligus terlihat rendah hati, penelitian dari Harvard Business Review menemukan hal itu “justru bisa jadi senjata makan tuan, karena humblebragging tidak terlihat sebagai suatu hal yang dilakukan secara tulus di mata orang lain.”

2. Grammar Nazi atau suka membetulkan typo tanpa diminta

3875143_16db7f66a8b685
via atlantico.fr

Nggak masalah jika yang melakukan hal itu adalah editor atau proofreader, karena itu memang kerjaan mereka. Tapi, jika seseorang merasa dirinya sudah memberikan bantuan dengan sering membetulkan typo dan kesalahan penggunaan kata (bahkan tanpa diminta), itu bisa mengindikasikan bahwa orang tersebut sulit diajak kerja sama, kata penelitian dari Universitas Michigan.

Jady, apa kmu termasuk orang yangg sering betul tipo tanpa diminta?


3. Menyembunyikan jati diri

TrueSelf02
via brewminate.com

Salah satu cara ampuh buat mendekati kenalan baru adalah dengan membicarakan topik tentang lawan bicara. Tapi, jika itu dilakukan secara berlebihan, hasilnya malah nggak bagus lho. Cara seperti itu cenderung seperti interogasi; kita sepenuhnya bertanya, mereka sepenuhnya menjawab.

Penelitian dari Universitas Illinois mengungkap bahwa Idealnya, dua orang yang terlibat pembicaraan seharusnya membuka diri mereka masing-masing secara seimbang.

4. Mengaku kenal atau punya hubungan dekat dengan orang terkenal

liar-liar-liar
via rinatim.com

Hal ini dilakukan untuk membikin orang lain terkesan. Tapi penelitian dari Universitas Zurich menemukan bahwa orang yang suka melakukan ini malah ngasih kesan sebagai individu manipulatif dan nggak kompeten di mata orang lain.

Eksperimen pernah dilakukan untuk meneliti perilaku ini di tahun 2009. Dan hasilnya, semakin seseorang mengaku punya hubungan dekat dengan figur terkenal, orang itu juga semakin nggak disukai.

5. Terlalu banyak dan terlalu cepat dalam membagi informasi tentang diri sendiri

rumors-10
via networkworld.com

Bayangkan jika kamu baru bertemu dengan seseorang. Meskipun kalian baru kenal, teman barumu itu langsung menceritakan segala hal tentang dirinya. Ia bahkan menceritakan rahasia hidupnya yang seharusnya nggak perlu kamu tahu.

Nah, bakal gimana tuh perasaan kamu?

Kalau merujuk ke penelitian dari Universitas Illinois, hal seperti itu bisa bikin pendengarnya jadi nggak nyaman. Meskipun kita baiknya membuka diri saat berkenalan dengan orang baru, tapi terlalu terbuka juga bisa jadi bumerang yang menjatuhkan diri kita. Karena bukannya kalian itu baru kenal?

6. Terlalu periang

composing-2925179_960_720
via pixabay.com

Ini mungkin bikin bingung. Bukannya sifat riang gembira itu bagus?

Ya, orang yang periang memang dinilai positif. Tapi mereka seringkali nggak dianggap serius sama orang lain. Alasannya, orang dengan kepribadian yang sangat periang dipandang naif bila dibandingkan orang yang biasa-biasa aja. Selain itu, orang yang sangat bahagia juga dianggap suka menghindari diri mereka dari berita dan informasi negatif yang menyelimuti dunia ini.

Seenggaknya ada tiga penelitian yang membahas soal perilaku ini. Penelitian itu berasal dari Universitas New York, Universitas Chicago, dan Universitas Pennsylvania.

7. Terlalu gugup

airplane_sweat
via pando.com

Keringat yang membasahi tubuh karena diserang rasa malu dan takut bukan sesuatu hal yang bagus. Hal itu udah dibuktikan sama penelitian dari Monell Chemical Senses Center.

Dalam penelitian, para responden ngasih nilai yang jelek pada orang-orang yang mengeluarkan keringat dingin pertanda gugup. Penilaiannya sendiri terbagi dalam tiga kategori: kompetensi, rasa percaya diri, dan bisa dipercaya.

Perlu diingat, semua perilaku di atas nggak serta merta bikin kamu dijauhi orang kok. Hanya saja, kalau kamu terlalu sering berperilaku seperti itu 7 contoh di atas, orang lain mungkin bisa dibuat kurang nyaman.  Menurut kamu gimana? Apa kamu setuju sama hasil penelitian?

Komentar:

Komentar