Cowok Pemalu di Dunia Fiksi vs Dunia Nyata, Sama Imutnya Nggak sih?

Di dunia fiksi sih mereka imut banget, tapi di dunia nyata?

Kamu pasti pernah nonton film atau kartun yang karakter utamanya cowok cupu dan pemalu. Entah kenapa karakter cowok pemalu di film sering banget digambarkan imut dan punya daya pikat misterius. Biasanya mereka juga punya gebetan yang hanya berani dipandangi dari jauh. Tapi begitu film mau selesai, si cewek gebetan (yang biasanya paling populer di sekolah) pasti jatuh hati sama si cowok pemalu.

Mau dikasih contoh? Kamu tengok deh film-film seperti Spiderman, Transformers, atau kartun legendaris The Lady and The Tramp. Di anime pun banyak banget karakter cewek populer yang justru jatuh hati pada cowok pemalu; karakter di Hajimete No Gal, Gamers, dan Renai Boukun. Atau jika kamu lebih suka baca ketimbang nonton, kamu bisa lihat contohnya di webtoon Girls of the Wild’s.

“Ya Tuhan, aku cinta dia. Dia imut. Tapi kenapa dia suka pakai baju warna pink!?”/via aminoapps.com/webtoon

Kira-kira kenapa ya karakter cewek yang populer bisa jatuh cinta sama cowok pemalu gitu. Apa kalau di dunia nyata bakal segampang itu? Daripada bertanya-tanya, mari kita bahas fenomena tersebut bareng-bareng yuk.

Daya jual fiksi

Pernah dengar istilah “Nggak ada yang nggak mungkin di film kartun?” Yup, hal-hal yang sulit atau sama sekali nggak mungkin terjadi di dunia nyata, bisa saja terjadi di dunia fiksi.

Topik tentang cowok pemalu di dunia fiksi pernah jadi bahasan di forum Reddit. Pada dasarnya, salah satu kunci kesuksesan dari pembuatan film adalah dengan membuat karakter yang bisa dihubungkan dengan penonton. Iron Man atau Tony Stark tentu nggak akan terlihat menarik kalau nggak punya kepribadian. Makanya Tony Stark dibuat sebagai karakter kaya raya, arogan, playboy,  dan pintar bersilat lidah.

“Pepper, apakah perasaanmu padaku masih tetap sama jika aku jatuh rendah hati?”/via screenrant.com/Walt Disney

Di kehidupan sehari-hari pun kamu pasti punya kenalan yang punya sifat-sifat mirip dengan Tony Stark bukan? Lalu bagaimana dengan cowok pemalu? Kamu juga pasti punya kenalan seperti itu. Atau jangan-jangan kamu sendiri termasuk cowok pemalu?

Dalam karya fiksi, karakter cowok pemalu juga berfungsi untuk jadi penghubung antara karya dengan penonton/pembacanya. Mereka mewakili persona yang baik hati, jujur, dan gampang disukai. Biasanya, mereka juga bakal bersaing dengan karakter yang jahat, tengil, dan biadab untuk memperebutkan cewek pujaan. Dan akhirnya, kebaikan yang diwakili karakter pertama selalu menang melawan kejahatan.

Semua itu mirip dengan plot dongeng pengantar tidur ya? Yup, kenyataannya sampai berumur dewasa pun kita masih suka dijejali cerita ala dongeng.

Alasan lain dari dibuatnya karakter cowok pemalu dalam dunia fiksi adalah untuk memuaskan harapan atau imajinasi penonton maupun pembaca. Kalau cewek populer jatuh cinta dengan cowok yang cakep, keren, dan jago basket (atau jago main golf), ceritanya bakal cenderung datar.

Tapi bagaimana jika si cewek populer memalingkan perhatiannya pada si cowok pemalu?

Michael Myers juga termasuk karakter cowok pemalu. Dia jarang ngomong/via geek.com/Universal Pictures

Para cowok pemalu di dunia nyata mungkin berharap nasibnya akan serupa dengan cowok pemalu di karya fiksi. Tanpa harus berbuat banyak pun, mereka pasti didekati oleh cewek. Toh cowok baik diam-diam selalu jadi idaman para wanita.

Itu baru pengaruh ke cowok di dunia nyata, sedangkan untuk para cewek? Mereka bisa mendapat pesan moral untuk jangan selalu menilai orang dari penampakan luarnya doang. Kebaikan hati dari seorang pria pasti selalu lebih baik ketimbang faktor kekayaan, kekuatan, atau status.

Tapi…

Realita nggak selalu seindah yang digambarkan karya fiksi

Namanya juga kenyataan, tentunya nggak seajaib dan semudah seperti yang tergambar di film atau komik. Kalau cowok pemalu di dunia fiksi nampak menggemaskan dan gampang banget dapat cewek populer, lalu bagaimana di dunia nyata?

Mau diakui atau nggak, realitanya cowok pemalu di dunia nyata justru sering dipandang sebelah mata. Seenggaknya berdasarkan pengalaman saya sebagai cewek selama ini, begitulah realitanya.

Lebih parahnya lagi, mereka nggak jarang dianggap aneh. Bahkan dalam beberapa kasus, mereka bisa bikin cewek kesal bukan main. Gimana nggak bikin kesal kalau saat diajak ngomong, si cowok langsung salah tingkah, heboh sendiri, atau nggak berani menatap mata lawan bicaranya.

Hey, Bung! Mata kamu lagi lihat apa? Nggak usah pura-pura malu di depan cewek/via menwit.com

Selain itu lumayan susah juga untuk mengajak cowok pemalu untuk melakukan hal-hal yang nggak biasa mereka lakukan. Kalau di dunia fiksi, si karakter cewek biasanya akan memaksa atau menyeret si cowok. Tapi di dunia nyata nggak semudah itu. Bisa-bisa mereka merasa nggak nyaman kalau kita tarik ke sana ke mari.

Dan kamu pun pasti sadar keberanian adalah salah satu hal penting yang harus dimiliki di dunia nyata. Sifat itulah yang jarang dimiliki cowok pemalu. Saya sendiri nggak akan peduli kalau ketemu cowok yang punya kekuatan super laba-laba kayak Spider-Man. Hal yang bakal saya perhatikan dari seorang cowok adalah keberaniannya untuk bersikap dan mengambil inisiatif layaknya pria sejati.

Percuma dia punya kekuatan super kalau dikit-dikit malu, dikit-dikit malu. Suka sama perempuan tapi malu dan nggak berani buat mendekatinya, itu sama saja bohong. Seseorang nggak akan dapat apa-apa kalau nggak berani bergerak.

Begitulah perbedaan cowok pemalu dan di dunia fiksi dan di dunia nyata. Nggak semua cowok pemalu di dunia nyata itu seimut yang digambarkan di dunia fiksi.

Saat menulis artikel ini, saya sama sekali nggak punya niat untuk bilang kalau sifat pemalu itu jelek. Toh semua orang pasti punya sifat malu. Yang membedakannya hanyalah kadarnya.

- Advertisement -
4 Shares

Komentar:

Komentar