7 Penyakit Paling Langka yang Aneh dan Mengerikan Ini Harus Kamu Ketahui

Semoga cepat disembuhkan!

Dari berbagai macam penyakit yang ada di dunia ini, tentunya kamu udah gak asing dong sama penyakit-penyakit ringan semacam flu, migrain, masuk angin, dan diare. Kemungkinan besar kamu juga pernah mendapat penyakit semacam itu. Tapi kali ini kita nggak akan ngomongin soal penyakit yang “tergolong” ringan (walaupun seringan-ringannya penyakit kalau enggak ditangani dengan tepat, ya bisa merugikan diri sendiri), melainkan penyakit yang udah masuk status langka dan berbahaya.

Yup, penyakit langka yang mungkin belum pernah kamu denger sebelumnya, dan belum ada obatnya. Jangankan bicara soal obat, penyebabnya aja bahkan belum diketahui secara pasti.

Daripada penasaran, yuk kita simak 7 penyakit paling langka ini.

1. Microcephaly

abcnewsgocom mocrocephaly
via abcnews.go.com

Microcephaly adalah kondisi kelainan pada bayi yang diderita semenjak masih di dalam kandungan. Penyakit ini mengakibatkan ukuran kepala bayi tidak normal, alias lebih kecil dari ukuran semestinya. Anak yang mengidap microcephaly biasanya bakal mengalami gangguan kesehatan lain. Mereka juga mempelajari kemampuan-kemampuan alami (seperti berdiri, duduk, berjalan, dsb) dengan lambat karena ukuran otaknya yang lebih kecil dari ukuran normal.

Microcephaly bisa disebabkan karena beberapa hal seperti kelainan gen, infeksi pada masa kehamilan, kekurangan asupan gizi, dan gangguan pada penyediaan darah ke otak bayi saat masih di dalam kandungan. Penyakit ini termasuk langka, dan hanya menjangkiti 2-12 bayi dari 10.000 kelahiran bayi di Amerika.

2. Alien Hand Syndrome

alien hand syndrome lolwotcom
via lolwot.com

Apa kalian pernah nonton film Idle Hands? Itu lho, film tentang tangan yang bisa bergerak sendiri tanpa dikendalikan sama pemiliknya. Kebayang gak kalo tangan kamu juga kayak gitu? Ternyata cerita di film tersebut memang bisa kejadian di dunia nyata. Ya… tapi gak sedramatis versi filmnya sih.

Alien hand syndrome (AHS) adalah kelainan pada syaraf otak yang mengakibatkan satu tangan bergerak dengan sendirinya tanpa disadari pengidapnya. Penyakit ini termasuk aneh dan langka karena cuma sedikit orang yang tercatat pernah mengidap AHS. Penyakit ini pun sampai sekarang belum diketahui penyabab pastinya.

Untuk penjelasan lebih lanjut, gejala AHS biasanya meliputi gerakan-gerakan tangan seperti meremas, mengambil barang, dan menyentuh bagian tubuh lain tanpa disadari pengidapnya. Kasus yang lebih ekstrem bisa sampai mencekik leher, merobek baju, sampai menjejalkan makanan ke mulut. Wah, ngeri juga ya.

3. Epidermodysplasia Verruciformis

Epidermodysplasia Verruciformis lolwot
via lolwot.com

Mungkin nama penyakit di atas terlalu sulit dan panjang untuk diucapkan, jadi saya terjemahkan aja ke istilah populernya menjadi sindrom manusia akar/tree man syndrome. Manusia akar adalah kelainan pada kulit yang menyebabkan tumbuhnya kutil raksasa di sekujur tubuh terutama bagian kaki dan tangan.

Kasus manusia akar di Indonesia yang pernah menjadi sorotan media dialami Dede, pria asal Bandung. Sindrom manusia akar yang dialaminya terbilang parah dikarenakan ukuran kutilnya yang tumbuh sangat besar dan panjang sampai terlihat seperti akar pohon. Dede sempat menjalani serangkaian operasi buat ngilangin kutil di tubuhnya. Tapi sayangnya, Dede meninggal pada 30 Januari tahun kemarin di usianya yang ke-45.

Sampai sekarang para ilmuwan belum bisa mendeteksi penyebab penyakit langka ini. Obatnya pun masih belum ditemukan. Penanganan yang biasa dilakukan pada penderitanya yaitu dengan memotong kutil dan menerapkan zat cidovovir untuk mengurangi pertumbuhan virus kutilnya. Namun kutil tersebut bakal terus tumbuh membesar seiring waktu.

4. Exploding Head Syndrome

exploding head syndrome lolwotcom
via lolwot.com

Exploding head syndrome atau Sindrom kepala meledak termasuk gangguan kesehatan yang baru-baru ini ditemukan di dunia medis. Sindrom ini menyebabkan si “korban” mendengar suara-suara semacam dengingan, tembakan, atau bahkan ledakan yang terjadi di kepala. Biasanya suara tersebut didengar oleh pengidapnya pada saat sebelum tidur dan setelah bangun tidur.

Walaupun awalnya enggak berbahaya, sindrom ini bisa memicu stress, depresi, dan insomnia bagi pengidapnya. Dalam jangka waktu lama bahkan bisa memicu gangguan jiwa.

5. Fibrodysplasia Ossificans Progressiva (FOP)

medicalbag Fibrodysplasia ossificans progressiva (FOP)
via medicalbag.com

Fibrodysplasia ossificans progressiva atau disingkat FOP merupakan penyakit super langka yang disebabkan oleh mutasi pada mekanisme pemulihan tubuh.

Normalnya kalau kita mengalami cedera, misalnya pada bagian otot, tubuh kita bakal bereaksi mengganti sel-sel otot yang rusak dengan sel baru untuk memulihkan luka tersebut. Tapi hal yang sama gak terjadi pada penderita FOP. Kalau cedera, tubuh penderita FOP bakal mengganti sel-sel otot yang rusak dengan sel tulang. Hal ini menyebabkan pembekuan otot dan mengurangi fleksibilitas tubuh penderitanya.

Semakin sering cedera, tubuh yang mengidap FOP bakal semakin mengeras dan lumpuh. Penyakit ini belum ada obatnya. Bahkan prosedur operasi buat ngangkat tulang-tulang yang tumbuh sangat tidak dianjurkan, sebab luka pasca operasi bisa memicu pertumbuhan tulang yang lebih banyak. Hmm, serba salah ya.

Oleh karena itu, pengidap FOP dilarang melakukan aktifitas fisik yang berat seperti mengangkat beban dan berolahraga yang bisa memicu cedera otot.

6. Hutchinson-Gilford Progeria

prezicom Hutchinson-Gilford Progeria
via prezi.com

Hutchinson-Gilford progeria syndrome merupakan penyakit kelainan genetik pada anak yang menyebabkan kegagalan pertumbuhan, biasanya gejalanya muncul pada tahun pertama setelah kelahiran. Anak pengidap progeria bakal ngalamin ciri-ciri penuaan kayak orang dewasa seperti perontokkan rambut, perontokkan gigi, keriput, penurunan berat badan, dsb. Selain itu, HGPS juga lambat laun melemahkan sendi-sendi penderitanya dan bisa memicu serangan jantung. Dari kasus-kasus yang tercatat, anak pengidap HGPS rata-rata meninggal pada umur 14 tahun akibat gangguan jantung.

Meskipun mempengaruhi penampilan fisik, HGPS gak berpengaruh terhadap perkembangan kecerdasan dan motorik anak. Jadi anak pengidap HGPS masih bisa belajar dan berkomunikasi dengan baik seperti anak normal pada umumnya.

Pada tahun 2013 jumlah penderita HGPS berjumlah 350 orang dari seluruh dunia. Jadi penyakit ini bisa dibilang sangat langka.

7. Kuru

rstb.royalsocietypublishingorg kuru
rstb.royalsocietypublishing.org

Penyakit kuru pertama kali ditemukan pada suku Fore di Papua Nugini pada awal abad ke-20. Kuru berasal dari bahasa Papua “Kuria” yang artinya gemetar. Itu karena kuru membuat tubuh penderitanya terus menerus gemetaran seperti kedinginan. Penyakit ini menyerang otak dan sistem saraf, dan mengakibatkan hilangnya koordinasi dan kontrol gerak tubuh. Dalam jangka panjang, kuru bisa menyebabkan kelumpuhan, dan kesulitan menelan yang mengakibatkan malnutrisi.

Penyakit ini menyebar seiring ritual kanibalisme yang dilakukan suku Fore. Dahulu, suku Fore mempunyai tradisi memasak dan memakan jasad anggota keluarga yang telah meninggal sebagai simbol penghormatan dan duka cita. Nah, belakangan diketahui penyakit Kuru disebabkan oleh protein prion yang berasal dari otak mayat yang dikonsumsi pada saat ritual kanibalisme tersebut. Suku Fore menghentikan praktek kanibalisme pada tahun 1950 yang menyebabkan menurunnya kasus penyakit Kuru di Papua Nugini.

Nah itu dia 7 penyakit paling langka di dunia yang mungkin belum kamu ketahui sebelumnya. Tapi sekarang udah tau, kan? Semoga aja obat bagi berbagai penyakit langka ini bisa segera ditemukan. Nggak hanya buat 7 penyakit di atas, tapi juga buat semua penyakit langka. Setuju!?

75 Shares

Komentar:

Komentar