Pada Saat Usia 12 Tahun, Dia Melakukan Hal Ini. 11 Tahun Kemudian, Ini yang Dia Dapatkan


:

Ada yang berkata lidah adalah pedang paling tajam karena dapat melukai lebih sakit daripada senjata apa pun, namun bisa juga berlaku sebaliknya. tergantung bagaimana kita menggunakannya. Beberapa kata dorongan yang terdengar sepele bagi kita, bisa bermakna sangat spesial bagi orang lain yang mendengarnya. Wanita bernama Raquel ini membuktikan kepada kita betapa pentingnya hal ini.

Raquel via boredpanda.com

Ketika berusia 12 tahun, dia mengasuh seorang gadis kecil selama beberapa tahun. Gadis ini begitu menyukai seni, dan dia bisa menghabiskan waktu selama seminggu untuk mengerjakannya. Ketika karya seninya selesai, dia selalu menunjukkan hasil karyanya kepada Raquel.

Ada satu hal yang selalu dilakukan Raquel setiap kali gadis kecil tersebut memperlihatkan karya seninya, yaitu mengomentari karya seninya dengan menggunakan nada penyiar olahraga, contohnya “Luar biasa! Tingkat pewarnaan ini! Mengapa aku tidak pernah melihat pewarnaan krayon sesempurna ini, dan apa ini? Kenapa Jeff? Ini benar-benar tindakan yang berisiko… Sepertinya dia membuat… Sebuah kanvas pink monokrom… Aku tidak pernah melihat ada yang melakukan ini sejak musim dingin 1932… Dan, harus kukatakan, Jeff, ini benar-benar luar biasa”.

Setelah mengatakan kalimat tersebut, gadis kecil tersebut biasanya cekikikan dan merasa puas. Pada malam harinya, dia akan menanyakan apakah Raquel menyukainya atau tidak. Tentu saja dia menjawab “ya” dan mereka berdua membicarakan tentang karya gadis kecil tersebut. Hal ini berlangsung terus-menerus sampai Raquel tidak lagi mengasuh gadis kecil tersebut.

Setelah 11 tahun berlalu, Raquel mendapat surat yang memberitahukan bahwa gadis kecil tersebut sekarang telah diterima di 3 sekolah seni ternama. Dia melampirkan karyanya dulu, yaitu kanvas pink monokrom dan sebaris kalimat yang bertuliskan “Terima kasih, kepada seseorang yang selalu melihat apa yang terbaik di dalam diriku.”

Sekarang, coba bayangkan kalau seandainya Raquel tidak melakukan hal tersebut, atau malah mencela kegiatan yang dia lakukan. Apa kira-kira yang akan terjadi? Kamu pasti tahu jawabannya.

Nah, sekarang sudah tahu kan betapa pentingnya dorongan dan penyemangat bagi orang lain? Meski terkesan sepele, tapi dampaknya bisa sampai mengubah hidup mereka.


 

 

Komentar:

Komentar