Ketika Restu Orangtua Menjadi Batu Sandungan Terbesar, Apa Jalan Yang Harus Ditempuh?


vimale

Cinta memang sesuatu yang abstrak namun dapat dirasakan oleh semua orang. Menjalin hubungan asmara pun menjadi salah satu cara mengekspresikan rasa tersebut, namun bagaimana jika hubungan tersebut tidak direstui oleh orang tua?

Restu orang tua memang menjadi kunci bagi semua hal, termasuk dalam hubungan asmara. Orangtua tentu menginginkan yang terbaik baik anaknya dan tentunya mereka memiliki alasan ketika mereka tidak juga member restu akan hubungan anda dengan si dia.

Adapun beberapa alasan yang sering menjadi dasar orangtua tidak merestui hubungan asmara sang anak, antara lain:
• Adanya perbedaan iman.
• Adanya hubungan kekerabatan atau keluarga.
• Adanya perbedaan usia yang cukup jauh.
• Pekerjaan yang dirasa kurang sesuai.

Alasan-alasan tersebut sering menjadi alasan orangtua tidak juga memberikan restu pada anaknya dalam menjalin kasih dengan seseorang. Hal yang perlu dipahami adalah jangan merespon secara emosional.

Tentu setiap orang tua ingin yang terbaik bagi anaknya. Mungkin saja, belum saatnya mereka memberikan restu bagi anda, jadi inilah saatnya berusaha untuk mengambil hati mereka dan meyakinkan mereka.

Meskipun demikian, perhatikan dahulu alasan mengapa orangtua belum juga memberikan restu. Setelah itu, buat mereka percaya bahwa si dia adalah sosok yang tepat dan tidak seperti yang mereka takutkan.

Tips dalam menghadapi situasi dimana orangtua belum memberi restu:
•  Bersabarlah dan bersikap tenang tapi pasti.
•  Tetap jaga komunikasi dengan si dia dengan sebaik-baiknya.
•  Perhatikan situasi sebaik-baiknya.
•  Pilihlah waktu yang tepat untuk mengakrabkan orangtua dengan si dia.
•  Ajaklah si dia untuk membuktikan bahwa dia memang pantas untuk anda kepada orangtua anda.

Cara tersebut bukan sesuatu yang rumit. Hal yang terpenting adalah bersabar namun tetap berusaha dan bergerak dengan pasti. Tunjukkan dan buktikan bahwa si dia memang layak untuk anda dengan fakta.

Tetap berusaha mendekatkan si dia dengan orangtua. Tentunya, anda harus cermat dalam memilih waktu dan situasi. Baca gerak-gerik orang tua. Ajak si dia untuk berusaha mengambil hati orangtua dengan beragam cara.

Namun, hindari untuk bersikap terlalu heroik. Biarkan situasi tersebut mengalir secara alami dan apa adanya sehingga orangtua pun akan mencoba menerima si dia dengan baik pula.

51 Shares

Komentar:

Komentar