Karena Evolusi, 6 Hewan yang Sering Kamu Lihat Ini Dulunya Punya Tampang Berbeda

Lebih cakep mana, penampakan mereka yang dulu atau sekarang?

:

Pernah dengar tentang teori evolusi Darwin? Itu lho, teori yang membahas tentang perubahan bentuk makhluk hidup dari zaman ke zaman. Tapi nggak cuma manusia doang yang berevolusi (evolusi manusia juga masih jadi bahan perdebatan sebenarnya), hewan juga mengalami perubahan bentuk.

Hewan-hewan yang kamu lihat sekarang ini dulunya punya tampang yang berbeda. Ada yang penampakannya beda jauh dari sekarang, ada juga yang bentuknya masih serupa tapi tak sama. Perubahan-perubahan tersebut biasanya yang didorong oleh dua hal, yakni seleksi alam dan bawaan genetik.

Penasaran nggak hewan-hewan apa ya yang mengalami perubahan bentuk? Mending lihat langsung beberapa evolusi hewan yang dilansir dari Bright Side di bawah ini.

1. Domba domestik/peliharaan

via pxhere.com – via pixabay.com

Yang kita tahu, domba itu berbulu lebat dan berwarna putih atau hitam. Bulunya yang lebat itu juga sering diambil dan dibuat jadi benang wol. Usut punya usut, nenek moyangnya itu namanya mouflon.

Mouflon merupakan subspesies dari domba liar. Namun beda dengan domba yang memiliki bulu lebat, bulu-bulu pendek berwarna cokelat kemerahan menyelimuti badan mouflon dengan strip gelap di punggung. Ironisnya, mouflon kini terancam punah.

2. Jerapah

via commons.wikimedia.org/Apokryltaros  – via commons.wikimedia.org/Bjørn Christian Tørrissen

Salah satu teori Darwin menyebut kalau jerapah itu dulunya terbagi jadi dua jenis: ada yang berleher pendek, ada juga yang berleher panjang. Menurut Darwin, kondisi lingkungan memaksa mereka untuk bertahan hidup dengan memakan daun di ujung ranting pohon yang cukup tinggi.

Kebayang ‘kan, yang bisa mencapai makanan di pohon cuma jerapah berleher panjang doang. Sedangkan yang berleher pendek harus menerima nasib nggak bisa dapat makanan, sampai akhirnya mereka punah.


Hmm, ternyata kesenjangan juga bisa terjadi di dunia fauna.

3. Kuda

via commons.wikimedia.org/Haplochromis – via commons.wikimedia.org/François Marchal

Penampakan kuda zaman now diyakini merupakan hasil evolusi dari Hyracotherium atau Eohippus. Mereka memiliki bentuk kuku kaki yang sama, dengan tubuh yang kecil, bertinggi sekitar 30-60 cm, dan berat hanya 10 kg.

Ada dua hal yang membuat Eohippus berubah menjadi seperti kuda yang sering kamu tunggangi waktu kecil dulu. Pertama, kondisi lingkungan mendesak mereka untuk memiliki kemampuan berlari yang lebih cepat demi menghindari predator.

Kedua, makanan mereka pun berganti dari dedaunan menjadi rumput, sehingga mereka jadi lebih kuat dan awet. Berani coba ngunyah rumput setiap hari? Biar gigi kamu juga awet dan kuat bagai giginya kuda.

4. Sapi

via commons.wikimedia.org/Charles Hamilton Smith – commons.wikimedia.org/via agriflanders

Nggak cuma kita yang punya nenek moyang, sapi juga punya lho. Jika katanya nenek moyang kita itu pelaut, moyangnya sapi namanya Aurochs.

Sapi kuno ini pernah hidup di Eropa, Asia, dan Afrika Utara. Sayangnya, sejak abad ke-17 Aurochs telah punah. Yang bisa kita lihat sekarang adalah generasi penerusnya saja, yaitu sapi yang selalu kamu konsumsi susu dan dagingnya. Biasanya sih susu sapi paling enak dibuat milkshake, kalau dagingnya lebih enak dimasak jadi steak. Hem…kok jadi laper ya?

5. Kelinci

via commons.wikimedia.org/NobuTamura – via Facebook.com/Yo Veterinario – via commons.wikimedia.org/Betty Chu

Siapa sangka, hewan kecil berbulu nan imut ini ternyata dulunya nggak semenggemaskan sekarang. Pendahulu kelinci yang disebut Nuralgus sekilas memang mirip secara bentuk. Hanya saja, Nuralgus memiliki bobot enam kali lebih berat.

Selain itu, hewan ini juga nggak bisa melompat layaknya Bugs Bunny. Seiring berjalannya waktu, Nuralgus pun berkembang biak dan melakukan kawin silang. Voila! Akhirnya jadilah kelinci imut yang sering kamu lihat sekarang.

6. Hiu

via flickr.com/James St. John – via commons.wikimedia.org/Albert Kok

Sebenarnya belum ada yang tahu pasti, siapakah sebenarnya binatang yang menjadi nenek moyang dari hewan predator laut ini. Tapi sejauh ini, para ilmuwan sepakat kalau Helicoprion-lah yang paling mendekati.

Begitulah kira-kira sebagian perubahan bentuk hewan. Seandainya kamu bisa kembali ke masa lalu, kira-kira hewan apa sih yang paling pengin kamu lihat langsung?

Komentar:

Komentar