Kamu Nggak Bakalan Bisa Mengakses Internet Secara Bebas di 11 Negara Ini!


:

Media dan internet bukan lagi hal yang asing buat kita, malah ini jadi makanan sehari-hari yang seolah-olah ‘wajib’ banget kita akses setiap harinya. Mulai dari di kampus, di kantor, bahkan sampe rumah pun bakalan masih kita akses. Sebenernya ini bagus banget karena kita akan memperoleh semua informasi dengan mudah, cepat dan tentu saja praktis. Yang jadi masalah, nggak semua konten di internet itu patut dan layak untuk disiarkan, bahkan banyak konten yang kesannya ‘menjebak’ sehingga membuat banyak pihak merasa dirugikan. Ada juga konten di media yang malah menjurus ke hal-hal negatif. Ini terjadi karena negara kita, Indonesia, belum terlalu ketat dalam menyensor konten yang ada di media dan internet. Bahkan kesannya ‘cuek’ dan ‘apatis’, meskipun udah banyak pihak yang jadi korban.

Beda banget sama beberapa negara di bawah ini yang udah ketat banget dalam memberlakukan sensor untuk penyiaran konten media dan internetnya. Kalau ada situs atau berita yang nggak relevan dan merugikan masyarakat, pemerintah setempat bakalan langsung memblokir situs tersebut supaya nggak bisa diakses lagi. Alhasil nggak bakalan ada jebakan batman dan situs abal-abal yang kamu temui di media dan internet yang diakses di negara-negara ini. So, jangan harap kamu bisa internetan secara bebas di 11 negara ini deh. Hmm Indonesia kapan ya?

1. Arab Saudi

via mapsofworld.com

Jangan harap kamu bisa nemuin konten porno atau konten nggak mendidik lain di negara Arab sana. Peraturan pemerintah yang ketat bikin para pembuat situs nggak bermutu nggak bisa berkutik disana. Bahkan sampai detik ini udah ada sekitar 550 ribu situs nggak jelas yang udah diblokir pemerintah Arab. Nggak hanya internet, acara TV yang sekiranya nggak pantas ditayangkan juga nggak bakalan lulus sensor.

2. Vietnam

via mapsofworld.com

Lantaran Vietnam yang masih rawan konflik dan perang sampai saat ini, membuat pemerintah setempat sangat hati-hati dalam melakukan pemberitaan di media dan internet. Nggak ada kebebasan penuh warganya untuk mengakses konten yang sekiranya bisa menumbuhkan konflik. Dan para warga yang punya akun di Yahoo dan Google juga didata khusus layaknya data sensus di Indonesia lho!

3. Korea Utara

via mapsofworld.com

Kalau kamu mau bikin situs atau blog di Korea Utara, kamu harus minta ijin dulu sama pemerintah setempat karena kendali situs internet ada di bawah naungan pemerintah. Situs dan blog yang nggak penting juga diblokir habis-habisan, jadi nggak ada lagi berita atau konten yang merusak di negara tersebut. Bahkan udah banyak situs, blog, dan juga konten televisi telah diblokir oleh pemerintah gara-gara menyajikan konten yang nggak sesuai dengan budaya Korea Utara.

4. Iran

via mapsofworld.com

Hampir sama kayak Korea Utara, di Iran juga memberlakukan pendaftaran dan ijin yang agak rumit bagi orang yang mau membuat blog pribadi maupun platform website. Jadi semua website yang ada disana bener-bener terpilih dan terpercaya lantaran punya ijin khusus dari pemerintah setempat. Pemerintah pun tahu dengan pasti konten dan juga website apa aja yang diperbolehkan buat tayang di Iran.

5. Eritrea

via mapsofworld.com

Negara yang satu ini lebih ekstrim lagi. Nggak ada pihak swasta yang diperbolehkan untuk mengelola website dan media di Eritre. Jadi konten yang ada di TV dan internet semuanya murni milik pemerintah. Cuma orang-orang yang bekerja di media pemerintah aja yang diperbolehkan untuk membuat berita, menulis, atau menyajikan sesuatu via media dan internet. Ini dilakukan karena negara ini belum menjunjung tinggi yang namanya kebebasan pers. Eritrea juga belum percaya pada pihak luar yang memberitakan sesuatu via media.


6. China

via mapsofworld.com

Mungkin karena punya penduduk yang jumlahnya terbesar di duinia, pemerintah China juga melarang penduduknya untuk mengakses internet secara bebas. Ada batasan-batasan yang harus dipenuhi dan banyak juga situs dan konten yang berhasil diblokir oleh pemerintah China.

7. Suriah

via mapsofworld.com

Negara yang rawan konflik satu ini juga nggak membiarkan konten dan media bebas diakses di Suriah. Pemerintah akan langsung bertindak dan turun tangan begitu tahu ada berita yang membahayakan persatuan nasional di Suriah. Beneran langsung diblokir lho!

8. Guinea Khatulistiwa

via mapsofworld.com

Sejak tahun 1979, di negara ini memang nggak dibebaskan untuk mengakses internet. Kamu akan kesulitan untuk membuka link internet apapun saat berada disini. Jadi internet dan sesuatu yang behubungan dengan media merupakan barang mahal dan sangat langka di Guinea. Mungkin penduduk lokalnya harus migrasi ke negara sebelah dulu jika benar-benar butuh buat mengakses internet.

9. Myanmar

via mapsofworld.com

Myanmar juga merupakan salah satu negara yang sangat takut jika bermunculan berita atau konten yang nggak sepatutnya di negara mereka. Untuk itulah pemerintah turut ikut campur dalam menyensor secara ketat semua media dan internet di sana. Dan ternyata nggak hanya televisi atau internet aja yang mendapat perhatian khusus, berbagai media cetak pun sering mendapat ‘peringatan’ kalau menampilkan hal-hal yang nggak relevan.

10. Uzbekistan

via mapsofworld.com

Salah satu alasan yang bikin penduduk Uzbekistan jarang mengakses internet adalah karena pemerintahnya nggak mengijinkan secara bebas akses internet di negara ini. Hampir semua yang berhubungan dengan media harus melalui badan sensor nasional terlebih dahulu yang cukup ribet prosedurnya. Jadi jangan harap kamu bisa berhubungan dengan orang Uzbekistan via internet sebebas di Indonesia.

11. Belarus

via mapsofworld.com

Kalau di Indonesia hampir semua orang bebas ngomong bahkan menghujat apapun soal pemerintahnya, lain lagi di negara Belarus. Nggak semua pihak bebas memberitakan atau menulis opini apapun tentang pemerintah di Belarus, karena bakal ada pemblokiran dan juga penangkapan. Mirip jaman-jaman orde baru nih.

 

 

Komentar:

Komentar