Instagram Bakal Punya Fitur Baru, Kamu Bisa Tahu Berapa Lama Kamu Scrolling

Apa kamu siap mengetahui seberapa lama kamu bermain Instagram?

Berapa banyak waktu luang yang kamu habiskan buat buka Instagram setiap harinya? Satu jam, dua jam, atau sepuluh jam? Apa sih yang biasanya kamu lakukan di Instagram? Apa itu benar-benar penting?

via digitalenterpreneur.id

Satu dekade belakangan ini, Instagram sudah jadi media sosial yang semakin populer dan banyak digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia. Mungkin termasuk juga kamu. Buat mendeteksi orang yang kecanduan sama Instagram pun gampang pula; lihat saja frekuensi unggahan foto dan Instastory-nya.

Tapi itu juga nggak menutup orang yang jarang posting buat kecanduan Instagram. Saya sendiri sering kali betah menatap layar berjam-jam buat menjelajahi konten acak di menu explore atau scrolling di feed Instagram. Keduanya saya lakukan tanpa tujuan yang jelas. Dan itu pastinya menyita banyak waktu saya.

Yup, masyarakat modern kecanduan media sosial dan pihak Instagram menyadari betul hal itu. Oleh karena itu, rencananya Instagram akan menambahkan fitur berjudul “usage insight” yang berfungsi untuk mendeteksi berapa lama waktu yang telah dihabiskan pengguna Instagram. Kabar ini sudah dikonfirmasi oleh Chief Executive Instagram, Kevin Systorm melalui Twitternya. “Kami sedang membangun alat yang akan membantu komunitas IG mengetahui lebih banyak tentang waktu yang mereka habiskan di Instagram – setiap waktu harus positif dan punya tujuan.”

“Memahami bagaimana waktu di dunia maya mempengaruhi orang-orang adalah hal yang penting, dan sudah jadi tanggung jawab semua perusahaan (media sosial) untuk jujur tentang isu ini. Kami ingin jadi bagian dari solusi. Saya emban tanggung jawab itu dengan serius,” lanjutnya.

Seperti diberitakan TechCrunch, informasi tentang fitur baru Instagram ini pertama kali terdeteksi oleh investigator aplikasi, Jane Manchun Wong, yang menemukan kode “time spent” di paket aplikasi Instagram untuk Android (APK). Meskipun begitu, bagaimana detail dari fitur Instagram yang belum dirilis ini belum banyak diketahui. Tapi ada sedikit gambaran; dengan fitur ini orangtua lebih dimudahkan dalam memantau frekuensi penggunaan Instagram dari anak-anak mereka. Remaja dan orang dewasa pun bisa mengatur waktu yang mereka habiskan di Instagram dengan lebih baik.

Tetapi menurut saya, keputusan Instagram untuk menyadarkan para penggunanya ini bisa cenderung terlambat. Mengubah mindset bersosial media tidaklah mudah di zaman teknologi seperti sekarang ini, di mana banyak orang seakan sudah nggak peduli lagi berapa lama waktu yang mereka habiskan di media sosial. Apalagi melihat upaya tersebut datang dari salah satu platform yang sukses bikin orang-orang kecanduan di dunia maya. Terdengar seperti ironi jadinya.

Tapi terlepas dari pemikiran “liar” di atas, saya sendiri berharap fitur ini memang betul-betul bisa membantu dalam mengontrol waktu penggunaan Instagram. Sebab terkadang orang-orang memang butuh diingatkan biar nggak kebablasan menggunakan medsos. Dan siapa tahu dengan mengetahui jumlah waktu yang terbuang sia-sia di medsos, itu bisa jadi semacam shock therapy kecil-kecilan yang punya dampak positif.

Apa kamu siap mengetahui seberapa lama kamu bermain Instagram?

Komentar:

Komentar