Ini Nih Alasan Kenapa Smoking Bells Di Jepang Bisa Dicontoh Oleh Indonesia!


:

Semua dari kita pasti sadar dan paham banget kalau merokok adalah kebiasaan yang nggak baik untuk kesehatan. Pemerintah dan komunitas-komunitas pemerhati kesehatan juga udah gencar-gencarnya menyerukan gerakan anti merokok dengan berbagai cara. Tapi, ya tetap aja! Nggak di indonesia, nggak di luar negeri, jumlah perokok masih mendominasi populasi dunia. Buat kamu-kamu yang nggak merokok, ikut menghisap asap rokok adalah salah satu hal yang mengganggu banget. Selain dari baunya yang nggak enak, pastinya juga karena menjadi penghirup asap rokok a.k.a perokok pasif jauh lebih berbahaya. Berbagai cara udah coba dilakukan oleh orang-orang seantero dunia untuk mengurangi jumlah perokok di muka bumi, Jepang salah satunya.

20070215194435_20070215-smoking-415x260.jpg (415×260)
smoking via japandailynews.com

Bukan Jepang dong kalau nggak menciptakan teknologi mutakhir yang membuat kagum negara lain. Inilah satu di antara inovasi yang sudah sejak lama ada di Jepang. Alat ini menjadi solusi bagi orang yang merokok di kafe atau tempat umum. Namanya Smoking Bells, karena bentuknya memang menyerupai bell atau lonceng.Alat ini didesain untuk membuat perokok menikmati asap rokoknya sendiri.

japan-smoking.jpg (768×432)
smokeinJapan via japandailypress.com

Selain itu asap rokok tidak akan mengganggu orang di sekitarnya. Kafe dengan lahan terbatas tidak perlu menyediakan area khusus merokok. Smoking Bells memang belum terlalu banyak dijumpai. Hanya kafe atau restoran tertentu di Negeri Sakura yang sudah menggunakan alat ini. Jika diperhatikan di atas alat ini terdapat cerobong yang menuju ke atas seperti tempat pembuangan asap. Saat makan di tempat ini jangan kaget ya kalau tiba-tiba dimasukan dalam alat menyerupai lonceng kaca ini ya. Bagi kamu-kamu yang maniak rokok pun, nggak perlu merasa nggak enakan lagi kalau lagi merokok. Karena di tempat ini kamu nggak bakal mengganggu orang-orang yang non-smoker. Kamu bisa menikmati seporsi steak sambil ngerokok dengan santainya. Ini nih, penampakan si smoking bells nya!

smoking-bells_20160903_234409.jpg (700×393)
via tribunnews.com

Balik lagi ke negeri kita sendiri, Indonesia. Pemerintah Indonesia juga nggak kalah heboh membuat berbagai undang-undang yang mengatur tentang rokok dan aktivitas merokok. Salah satunya beberapa waktu yang lalu. Pemerintah mengaku mendengarkan usulan kenaikan harga rokok menjadi Rp 50 ribu per bungkus. Oleh karena itu, pemerintah akan mengaji penyesuaian tarif cukai rokok sebagai salah satu instrumen harga rokok.

o-CHILD-SMOKING-INDONESIA-facebook.jpg (2000×1000)

Nah, menurut kamu lebih efektif yang mana, nih? Smoking bells atau kenaikan harga rokok?

 

3K Shares

Komentar:

Komentar