Pacar Kamu Sering Nyomotin Makanan Seenaknya? Gak Usah Bete, Itu Tandanya Dia Sayang Sama Kamu

Satu alasan bagus buat nyomot makanan pacar nih

:

Ceritanya kamu lagi ngerayain hari jadian kamu sama pacar dengan makan malam bersama di restoran favorit. Seperti biasa kamu pesan steak wagyu dengan side dish kentang goreng dan si pacar juga pesan menu kesukaan dia yaitu aglio olio pasta. Gak berselang lama setelah makanan datang, tiba-tiba aja dengan enaknya pacar kamu ngambil kentang goreng yang ada di piring kamu.

Haduh, ngeselin banget, deh. Kalau dia memang pengen makan kentang goreng, kenapa gak pesan sendiri aja dari awal coba? Gak usah ngambil jatah makanan kamu, dong.

Eits… jangan marah-marah dulu. Emang sih, makanan favorit kita dicomot sembarangan sama orang lain itu bisa bikin bete. Tapi, kalau yang nyomot itu pacar kamu sendiri, mungkin kamu harus bersyukur karena itu salah satu tanda kalau dia sayang sama kamu.

Kenapa Nyomot Makanan Pacar Bisa Jadi Tanda Sayang?

via getjoys.net

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di Proceedings of the Royal Society, Biological Sciences, saling berbagi makanan adalah salah satu bentuk kegiatan yang bisa ningkatin produksi hormon oxytocin dalam tubuh kita. Tahu sendiri kan kalau hormon yang satu ini berfungsi buat bikin kita ngerasa lebih bahagia?

Lebih jauh lagi, penelitian itu nyebutin kalau saling berbagi makanan sama pacar bisa ngebentuk ikatan yang kuat satu sama lain. Bentuk ikatan yang terbentuk bisa macam-macam, mulai dari ikatan pertemanan, kekeluargaan, sampai percintaan.

Kesimpulan ini didapat lewat penelitan terhadap sekelompok simpanse yang diatur buat saling berbagi makanan secara rutin. Hasilnya menyebut bahwa simpanse yang rajin berbagi makanan punya kadar hormon oxytocin yang lebih tinggi dibanding simpanse yang gak pernah berbagi makanannya dengan simpanse lain.

Dengan hasil penelitian itu, para ahli percaya kalau masing-masing simpanse yang saling berbagi makanan memiliki ikatan yang kuat tentang rasa memberi dan menerima. Lucu banget, ya? Jadi penasaran kalau lagi nge-date jangan-jangan simpanse lebih menyenangkan daripada kita-kita? Hihihi.

via media.npr.org

Selain itu, penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa hubungan antara berbagi makanan dengan meningkatnya hormon oxytocin pada tubuh simpanse bisa diaplikasikan sama manusia, mengingat hewan yang punya komposisi genetik paling mirip sama manusia adalah simpanse. Jadi, efek kebiasaan saling berbagi makanan di antara simpanse bisa diterjemahkan sebagai efek yang sama pada manusia, baik itu dalam membentuk hubungan pertemanan, kekeluargaan, maupun percintaan.

Kalau mau mengutip salah satu isi dari penelitian tersebut, ternyata hubungan yang kuat antar hewan yang terbentuk lewat kebiasaan berbagi makanan gak cuma dialami simpanse, tapi juga mamalia lain kayak babon dan kuda liar.

Studi menunjukan bahwa mamalia yang punya kebiasaan saling berbagi itu cenderung punya jumlah keturunan lebih banyak daripada mamalia yang terbiasa hidup secara individual.

Ternyata keuntungan dari saling berbagi makanan gak cuma satu atau dua, tapi banyak banget, ya. Jadi, kamu jangan buru-buru ngambek kalau makanan kamu dicomot sama pacar, karena lewat hal itu justru dia lagi nunjukin rasa sayangnya sama kamu.

Malahan kalau kamu pengen hubungan kamu sama pacar jadi tambah kuat, jangan cuma biasain berbagi makanan, tapi mulai rajin juga bikin aktivitas bareng yang berkaitan sama makanan, kayak masak atau berburu kuliner bareng. Udah punya daftar tempat kuliner yang mau kalian kunjungi?

18 Shares

Komentar:

Komentar