Ketika Kamu Datang Terlambat, Coba Ucapkan Kalimat Ini, deh

Sekarang kamu nggak perlu khawatir lagi kalau datang terlambat

:

Datang terlambat seakan-akan sudah menjadi budaya di negara kita. Bahkan ada slentingan yang bilang ‘kalau tepat waktu bukan di Indonesia namanya’ atau ‘di Indonesia telat udah biasa.’ Meski tidak semua suka atau sering terlambat, namun nggak bisa dipungkiri kalau sebagian besar memang begitu.

Coba jujur ya, siapa yang sering datang jam 8 ketika janjian jam 7? Siapa yang sering dihukum guru karena datang ke sekolah ketika gerbang sudah ditutup? Siapa yang malah masuk kelas ketika dosen sudah selesai mengabsen dan sedang menerangkan pelajaran? Siapa yang datang ketika meeting sedang berlangsung?

Alasan yang dipakai biasanya ya kalau nggak macet, telat bangun, ban bocor, urusan keluarga, sakit perut, atau alasan-alasan klasik lainnya. Entah alasan tersebut memang benar atau nggak, hanya kamu yang tahu.

via starrtherapy.com

Nah, kalau sudah telat gitu, biasanya apa yang kamu lakukan? Apakah pasang wajah tak bersalah, senyum-senyum cengengesan, minta maaf, atau ada kebiasaan lain?

FYI, datang terlambat itu juga ada etikanya, lho. Habisnya, kamu sudah menghabiskan waktu mereka yang menunggumu atau mengganggu momentum yang sedang terjadi pada saat itu.

Menurut Peter Bregman, CEO of Bregman Partners, ketika kamu datang terlambat dan berkata “Maaf saya nggak bermaksud terlambat” atau “Maaf tadi saya terlambat karena (alasan tertentu),” hal tersebut tidak membuat suasana lebih baik. Soalnya mereka yang menjadi korban hanya peduli dengan dampak yang kamu hasilkan, terlepas apapun alasannya.

Editor’s Pick


Faktanya adalah kamu terlambat. Kamu menghabiskan waktu mereka yang menunggumu. Jalanan yang tadinya sepi sudah ramai. Pesawat atau kereta yang ditunggu sudah berangkat. Antrian sudah panjang. Meeting sudah tengah berjalan. Makanya mereka tidak membutuhkan alasanmu.

via jewel92.com

Memang kamu bisa saja memberitahu mereka terlebih dahulu soal keterlambatanmu. Namun hal itu tidak mengubah fakta bahwa kamu datang terlambat. Nah, kalau sudah begitu, yang bisa kamu lakukan adalah mengucapkan kalimat yang tepat pada saat kamu datang.

Daripada kamu sibuk menjelaskan alasan keterlambatanmu, mending kamu menjelaskan dampak yang kamu sebabkan dari keterlambatanmu. Contohnya “Maaf ya, kita jadi terburu-buru naik pesawatnya” atau “Terima kasih ya sudah mau sabar menunggu.”

Kalimat seperti ini membuat mereka yang menunggu merasa dihargai. Mereka merasa kamu bisa berada di posisinya dan kamu benar-benar menghargai usaha mereka yang sebelumnya terganggu akan keterlambatanmu. Ingat, mereka tidak butuh alasanmu.

via mirror.co.uk

Tapi kamu nggak bisa hanya mengandalkan kalimat itu aja, ada beberapa faktor pendukung lain seperti intonasi, gerak tubuh, dan ekspresi wajah. Selain itu, kamu harus benar-benar memastikan bahwa kamu nggak akan mengulanginya lagi.

Nah, sekarang sudah tahu kan apa yang harus dilakukan saat datang terlambat? Siapa yang mau langsung mencobanya?

Komentar:

Komentar